Fera Komalasari

Beranda » Uncategorized » Pengalaman Nyeri haid ‘Primary Dismonorhea’

Pengalaman Nyeri haid ‘Primary Dismonorhea’

Arsip

Kategori

Seminggu sebelum haid adalah masa seperti orang ngidam saat hamil. Pengen rujakan terus. Pengen yang asem dan ada sambal terasi tanpa gula. Ribet sekali memang menjadi wanita. Belum lagi sudah 3 tahun belakangan gara-gara minum obat resep dari dokter buat ngilangin sakit saat hari pertama haid ternyata berdampak buruk. Ngerasain nyeri (maaf) area payudara selama seminggu sebelum haid. Padahal dulunya sama sekali nggak kayak gitu. Parahnya pas hari-H yaitu saat datang bulan hari 1-2 nyeri haid atau dikenal dengan istilah ‘Primary Dismonorhea’ melanda. Baru setahunan ini berani minum asam mefenamat sehingga nyeri haid itu tidak terlalu parah. Pernah pingsan saat jam kuliah gara2 nyeri haid, pingsan diatas motor saat ada ujian dari dosen, pingsan dijalan waktu mau pergi ke rumah temen pas acara maulid, dan banyak lagi…. Kalau berkaca penyebab nyeri luar biasa itu saya cuma bisa kasi tau dulu saat kelas satu tsanawiah saya ada sedikit sakit dan dokter memberikan saya obat 2 kaplet besar beserta beberapa obat tambahan. Sejak saat itu saya resmi haid alias datang bulan. Parahnya datang bulan yang tak biasa. Rasa sakit luar biasa dan bertambah luar biasa saat saya Aliah dan kuliah. Sampai2 seringkali gara2 masalah haid itu saya sering tidak masuk kelas saat aliah begitu juga saat kuliah. Mual, muntah, diare, nyeri pinggang, terkadang saking sakitnya sampai pingsan, sampai2 saya menjerit kesakitan. Saya hanya tidur dikamar selama 2 hari full tanpa aktifitas. Primary dismonorhea. Itu namanya. Dua kali ke dokter spesialis katanya saya baik2 saja hanya gangguan hormon dan akan hilang ketika sudah menikah. Bahkan kata banyak orang penyakit ini akan hilang setelah berhubungan intim. Itu letak kuncinya. Mereka berbicara kurang senonoh jika menyebut itu. Sebenarnya juga itu maksud dokter tapi diperhalus dengan bahasa menikah. Lantas apa saya harus menunggu entah sampai kapan surat hodog saya turun baru penyakit gangguan hormon ini hilang? Parahnya dokter tidak bisa mengobati. Semakin diobati malah muncul nyeri payudara seminggu sebelum haid. Nasib menjadi wanita yg harus disyukuri T.T saya seringkali menangis hanya karena masalah ini dan sering histeris saat haid  tiba. Oh Lord… Parahnya saat haid itu tiba dan saya merasakan kesakitan yang luar biasa, saya ingin sekali menikah agar sakit haid itu segera berakhir. Tapi kalau sudah hari ke tiga saya beristighfar tidak lagi berfikir demikian karena rasa sakitnya telah hilang. Malam ini saya benar-benar dalam posisi tidur yang tidak enak karena (maaf) rasanya nyeri payudara melanda dan harus membuk BH saat tidur. Saya bahkan tidak bisa menyentuhnya karena nyeri yang buat saya geram. Hal tidak menyenangkan kadang terjadi, seseorang tidak sengaja menyenggol bagian dada dan rasanya luar biasa sakit. Ingin marah tapi malu dan tidak etis. Saya berbicara fiqih dan dalam islam itu adalah ilmu yang wajib di ketahui. Haid adalah salah satu dari ilmu fiqig.
Ini hanya pengalaman saya tentang sakitnya primary dismonorhea yang dialami sebagian besar wanita, bukan hanya saya.
Lucunya saya pernah berdoa saat nyeri haid hari pertama, “Ya Allah turunkahlah jodoh saya agar saya tidak merasa sakit lagi” sembari menangis kesakitan. Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan seseorang yang terkena dismonorhea dengan level sakit yang luar biasa. Berdoa meminta jodoh yang pada saat itu sebenarnya tidak pernah diinginkan sama sekali karena belum cukup matang rasanya. Itulah momen-momen Allah menguji kesabaran sebenarnya. Apakah seseorang itu ikhlas dan sabar atau malah sebaliknya. Ilmu ikhlas dan sabar itu adalah 2 ilmu yang kedudukannya sangat tinggi. Saya selalu berdoa semoga dengan rasa sakit yang saya terima Allah lantas menggugurkan dosa-dosa saya yang telah lalu dan yang akan datang. Karena sejatinya ketika ujian diberikan kepada seorang hamba adalah untuk mendekatkan sang hamba dengan pemilik kerajaan langit dan bumi. Sakit apapun itu, ujian apapun itu.
Saran buat yang mengalami penyakit yang sama: Primary Dismonorhea itu tidak perlu diobati. Jika merasa nyeri saat hari-H, minum saja ‘ASAM MEFENAMAT’ 3X1 selama 2 hari (Saran dari saya). Penyakit ini hanya akan hilang setelah melakukan hubungan intim alias menikah (Kata dokter tempat saya periksa begitu bukan kata saya ya jadi menurut dokter ya obatnya menikah)  Periksakan ke dokter kandungan segera.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Desember 2015
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: