Fera Komalasari

Beranda » Uncategorized » Saya Lima Bersaudara

Saya Lima Bersaudara

Arsip

Kategori

Saya sedikit lupa bagaimana rasanya melihihat adik bayi yang masih berusia satu hari atau berhari2 hadir dalam kehidupan saya. Sebelas tahun yang lalu… Denpasar masih petang kala itu. Wangi semerbak bunga di jalan beraspal mulai tercium. Subuh hari, saya tidak pernah mendengar kumandang azan di Kota ini jika saya tidak berada di Masjid Polda Bali yang berlokasi kurang lebih 2 km dari tempat tinggal. Pun… Pagi menyibak aromanya. Saya suka sekali menunggu pagi di tempat ini. Pagi itu, saya mendengar Bapak menyuruh saya melakukan ,entah apa saya lupa, ya… Katanya adik saya sudah lahir. Iya… Adik mungil saya lahir di sebuah Puskesmas di daerah Waribang. Jalan sebelum Jalan Sedap Malam atau Jalan Wr. Supratman masuk ke dalam. Atau lebih tepatnya puskesman di samping SDN 8 Kesiman, tidak terlalu jauh dari SDN 13 Kesiman, tidak jauh pula dari sekokah saya di SDN 5 Kesiman. Pagi itu katanya Bapak tidak ada di samping untuk mengumandangkan azan di telinga adik saya jadi di panggillah orang muslim di luar yang sedang berjalan. Untung saja ada orang muslim. Saya mengingat sekali tanggal itu tepat dengan harinya. Sabtu, 13 September 2003. Saat itu saya sedang duduk di bangku kelas 6 SD adik saya yang kemudian hari di beri nama Gita Rahayu Septihari terlahir dengan selamat. Iya… Aroma Kesiman masih kental terasa di ingatan saya. Aroma susah senang hidup di Denpasar. Saya sangat suka tempat itu. Entah mengapa. Mungkin karena banyak memori masa kanak-kanak saya yang ada di tempat itu. Pun… Kini saya masih mencintai Denpasar.
Itu September 2003, 11,5 tahun yang lalu. Usia Gita sudah banyak ternyata.
Di bulan yang sama dengan bulan kelahiran saya, dan di kelas adik saya Gita yang sama pula dengan saya saat itu, kelas 6 SD, saya memiliki adik lagi. Namanya Alisha (Artinya: Mulia, protected by God), Ramania (artinya: Menyenangkan), Almeta (artinya Berambisi kuat menggapai tujuan). Alisha Ramania Almetha. Malam-malam adik saya menelfon, katanya Bapak minta di carikan nama beserta artinya. Saya mengantuj sekali ketika pada malam hari jam 0.05 Bapak yang menelfon kala itu menagih janji saya untuk mencarikan nama. Saya mengatakan bahw Bapak harus menunda untuk memberikan nama berhubung saya kehabisan kuota kemarin pagi. Bapak mengatakan tidak bisa. Lantas subuh hari saya terbangun dan langsung berlari ke warnet dan mencari nama yang bagus. Entah angin apa yang datang… Begitu banyak nama yang indah dan ada beberapa lis nama: 1) Asha Hasna Nafisa (Yang tertib dan menjadi kebaikan yang berharga)
2) Adelina Kabsa Fadilah
(Pemimpin yang cantik, mulia dan unggul).
3). Audey Nayla Muthmaina
(Yang kuat, sukses dan jiwanya tenang)
4). Shamita Himmah Fatiya
5) Aurelia Faghra Karimatunnisa
6) Almeta Annora
(Bercahaya dan berambisi tinggi menggapai tujuan)
7) Anggun Ramania Almetha
(Cantik, menyenangkan dan berambisi kuat menggapai tujuan)
8) Alisha Ramani Almetha
(Mulia, menyenangkan dan kuat menggapai tujuan)
Dari kedelapan nama tersebut kemudian Bapak berembuk (bukan dengan saya) untuk menentukan nama bayinya. Sayapun pulang dari warnet dan langsung jalan2 dengab Gita ke Udayana minggu pagi. Ini hari ke 7 si baby lahir sekaligus pemberian nama. Akhirnya saya bertanya via telpon siapa nama baby tsb.
“Alisha Ramania Almetha”
Yang berarti Wanita yang Mulia, dijaga oleh Tuhan, menyenangkan dan berambisi kuat menggapai tujuan.
Namanya Alisha. Sebenarnya saya menggabungkan Alisha dengan Ramania Almetha dengan suatu tujuan. Karena Alisha berarti pribadi yang mulia jadi saya berharap ia memiliki jiwa yang mulia, baik dan penyayang. Mengapa Almetha? Ketika mama mengetahui nama si Baby, mama langsung berkata, “Metha? Itu nama mu dulu waktu bayi dan di ganti menjadi Fera”. Ma… apa mama tidak tahu? Metha dan Fera itu memiliki makna yang mirip. Metha berarti anak yang berambisi kuat menggapai tujuan sedangkan Fera berarti, Mimpi, kepercayaan dan kebenaran. Sama ma… Jadi perkataan dokter Wire saat saya masih kecil dahulu yang mengatakan bahwa mama harus mengganti nama Metha Komalasari sengan dalil kalau namanya metha nanti kalau besar di panggil Etak Etak itu salah besar. Kedua nama itu memiliki tujuan dan karakter yang hampir sama: Berfokus pada mimpi dan tujuan. Sekarang Alisha menggandeng nama almetha. Semoga adik kecik itu menjadi anak yang baik, cerdas, mulia, pemimpi seperti kakaknya ketika Ia sudah besar kelak.šŸ™‚
Dan beginilah rasanya sebagai kakak…. Saya lima bersaudara sekarang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Februari 2015
S S R K J S M
« Sep   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: