Life Balance

Beranda » 2014 » Mei

Monthly Archives: Mei 2014

AMERICA IN SCENCE

AMERICA IN SCENCE

STUDENTE EXCHANGE

(27 Mei 2014/ 27 Rajab 1435 H)

2012 and 2013 must be the worst year ever. I remember clearly about that year, How hard I try to go abroad but failed. I tried to apply student exchange to USA. I can’t tell you how worst the day I had since I didn’t received the letter of notification that told me I was accepted to that program. I took 1 year to study there. I remember how hard I try…. I remember I pray to my Lord.. I remember everything. I thought I was so stupid since they never gave me any accepted notification. You know, I make a passport, TOEFL ITP test, then looking for reference to 2 lecturers and one of my teacher in high school. I did many things. Then the notification that I waited for has never came yet. I cried a lot like crazy people who was waiting for her boy friend or like Romeo cried for Juliet. No body knows how sad I was. I remember I cried to Pusat Bahasa Unram – and forced them to conduct the TOEFL ITP test every time, but the TOEFL ITP couldn’t be done if the capacity of people less than 12. I try every time until then they allowed the TOEFL ITP to be conducted. Then, when the test had been conducted, I waited for the result. I went to the Pusat Bahasa cried a lot to my lecturer force them to gave me the test result. I remember what they said. It was day minus 1 of the deadline. I almost failed then I tied a lot. Alhamdulillah In 30 November- I sent the application with my friend- Devi. Then the day after sent the letter got worst. I cried because there was no notification I got. It felt like I was dying….. Today …. I got something…..

“THEY SENT ME ACCEPTED NOTIFICATION AT THAT YEAR”

This morning I take a walk jut to ask about the wall clip of my photo outside my house. I of my far neighbor called me and ask me, “Does your name is Era Komalasari?”

“Oh yes… what’s goin’ on?”, I said

“There was a post man last day ask about your name. But I don’t know if your first name is Era (She just know if my name is Mala because everybody in my home call me Mala – not Fera). He said you get a job. “

“Oh, actually yes, it was a NPWP number, a Tax card.”

“I didn’t know if your name is Era. It means that you should look for that card in post office. Years a go a postman asked the same thing- You got a letter from London and looking for you- He asked Fera Komalasari. I don’t have a child named Era, because my child name is Mala and now she’s in Denpasar. I have any friend from London neither “

“Seriously? My name Is Fera. Oh God. It was the notification from USA. I almost crazy waiting for that notification. Why He didn’t look for me till he found me? It was the most important letter in my life and I’ve been waiting for that letter till today. I cried a lot, so many days because of that. Oh God.”

……………………..

“If it is so, then why didn’t you write the famous name here- Gang Modes Yeni for instance then the postman will send it there and you’ll get it”, They suggest.

……………………………………….

T.T

I can’t talk. IT WAS THE ACCEPTED NOTIFICATION. They I told my mom after home. She said why the postman didn’t look for the RT’s home?….. What had he done?

Should I say something better? They promise would send me a letter if I had accepted in that program. Then I failed got that letter because of my nick name in home is MALA. THE THE POSTMAN hard to find me because my first name is FERA- NOT MALA. If I have a new home one day, I will never use name- MALA- but FERA so that the postman easily can find me.

Yaa Allah.. you know how hard I tried, I was accepted actually. I was one of 30 selected participants that should get the second selection. IF THE POSTMAN COULD FIND ME AT THAT YEAR, I WOULD BE IN NEW YORK IN 2013. Ya Allah… please CHANGE it to be something better-I want to be there Ya Allah…. I want. For postman wherever you are…. You should find me if it’s on other occasion because it’s about DREAM. Didn’t you know if it’s important for the people you look for?

My mother said, ” That’s not you fortune….. You may get something better from your Lord one day. “

AMERICA…. I LOVE YOU…. Give me more opportunities to go there.

Allah I NEED YOUY

2 days ago, I got mail from Macquaire University. Then, I Confused choosing to study or work because I’ve accepted working on a bank. Firstly, the univ text me from gmail- invited me to come to macquaire agenda in Denpasar but I couldn’t go. I replied the text then they text me back. I was so surprised by the language used. It felt like THEY NEED ME whereas actually -I NEED THEM. Its’ not THEY NEED ME but I NEED Them. The University asked my phone number and wanted to call me whenever I can and wanted me to text them If I have questions. It sounds like “AA? Seriously? I never get a friendly university like this before, especially in my own country. Then why this university as friendly as this?”….

Australia is the best neighbor country for Indonesia…. Then my confusion adding to choose study or work… Ya Allah… give me the best in my life.

Gambar

I cried and sad so many days. I cant stop it…. I can’t … because my dream from the first time I school in high school was just studying in Australia. I haven’t get my graduation yet, it’s on September this year I will have my graduation.

Then tonight I realize it… I read from Tere Liye’s fb post that I HAVE ALLAH. Why didn’t I ask Allah’s help? Why didn’t? Then I know.. Allah will always with me where ever I’m. On the other occasion, I got something:

Gambar

Why don’t somebody told me yesterday or the day before yesterday then I would never cry…. Allah I need You. I PUT MY TRUST IN YOU.

 

 

 

Sekolah lagi

mimpi-mimpi yang terkubur itu seperti helaian pasir yang masuk kemata. Sangat menyakitkan. Ini benar-benar menyakitkan ketika mengubur mimpi bersama ribuan asa. Mimpi ini adalah alasan mengapa aku masih hidup dan bertahan seperti ini. Mimpi tetaplah kan menjadi mimpi dan takan berubah. Rasanya menyakitkan. Malam ini aku menerima inbox dari Macquire University, di Sydney Australia. Untuk tahun ini, staff Sidney meng-inbox lagi setelah tahun 2013 kemarin beerapa pesan dari Mc. Univ ku terima. Ah rasanya ingin menangis tersedu-sedu. Aku ingin S2, Aku ingin S2, karena itu adalah NAFASKU. Kuliah adalah nafasku dan aku tak pernah ingin pergi jauh dari dunia akademik. Dunia akademik adalah nadiku. Dan aku sangat ingin S2. Ya Allah aku ingin S2. Tapi bagaimanapun aku tidak boleh membuang kesempatan untuk kedua kalinya. Aku menerima job di Bank sebagai Teller. Aku cukup bahagia akan tetapi aku lebih bahagia mendengar kata S2 terlebih apabila aku bisa masuk kedalamnya. Ya Rabbi Hamba ingin S2…. bahkan mendengar pengumuman lolos bekerja di Bank-pun tak dapat menandingi kebahagiannku membayangkan aku dapat S2 di Universitas pilihanku di Australia. Ya Allah, saat ini aku berusia 22 tahun dan 3 tahun kontrak di bank harus ku kerjakan dengan sangat baik. Pada usia 25 tahun kontrakku disana selesai. Aku ingin menikah diusia 24 dan S2 langsung setelah kontrakku selesai. Iri sekali rasanya. Aku iri pada mereka yang menempuh study mereka di Australia atau Amerika.. Ya Allah izinkanah diri ini S2 di Australia atau Amerika.

Bukan Keberuntungan akan tetapi Kerja Keras

Pelajaran yang sangat berarti ketika kamu dihadapkan bada dua hal dan kamu harus memilih salah satu dari kedua hal tersebut padahal kedua hal tersebut adalah sama-sama berarti. Tahu nggak firman Allah dalam surat Al-Mulk yang mengatakan bahwa Allah itu tidak meciptakan segala sesuatu didunia ini melainkan semua itu adalah seimbang?… kalau belum coba buka surat Al-Mulk dan baca terjemahannya. Kalimat Allah tersebut berlaku mutlak dalam kehidupa kita. Jika kita menginginkan agar selalu mendapatkan hasil waahh… dan dapat melakukan banyak hal lantas salah satunya gagal, hmmm jangan kecewa karena anda tidak boleh serakah. Bukankan ada tinggi, ada rendah, ada hitam ada putih, ada gagal dan ada sukses. Itu merupakan bentuk dari keseimbangan yang Allah berikan. Jika keseluruhannya sukses tanpa ada kegagalan, maka kalmat Allah dalam surat Al Mulk yang mengatakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu itu dengan seimbang tidak akan pernah ada. Lihatlah sekali lagi, maka kita akan faham maksud Allah. Juga jangan bersedih hati jika gagal disatu hal karena bisa jadi itu merupakan hal yang membuat sukses dikemudian hari. Contoh kesil saja, ketika itu saya sudah mati-matian memperjuangkan driri saya untuk dapat mencapai Russia. Dua bulan lebih adalah hal yang tidak sebentar dan saya bersama harapan-harapan itu. Saat itu say duduk di semester 6 dan saya mengorbankan kesibukan untuk membuat tugas kuliah saya. saya tidak peduli dengna tumpukan-tumpukan kertas yang harus segera sayakerjakan. akan tetapi saya tetap mengerjakannya karena seperti apapun saya tetap mmeperhatikan kuliah saya terlebih semester 6 merupakan semester tersibuk sepanjang sejarah kuliah saya. Semau tugas saya kerjakan H-1 (Ha misus satu). Bahkan saat ujian semester, yang nilainya mostly diambil dari paper. wah tak terkalahkan, saya mengerjakan saat malam hari meski jumlahnya sangat banyak dan selesai saat pagi hari :D… Namun sya gagal mencapai Russia karena kendala teknis. Well…. Saya menangis dan kecewa sejadi-jadinya. Akan tetapi saya tersenyum riang ketika menyaksikan prnint KHS, IP 3,90. Waww… mata kuliah sebanyak itu dan saya berhasil mencapainya. Akan tetapi jika dilihat usaha saya yang minim kemarin terutama tugas H-1 dan tidak belajar saat ujian nilai ini sangat fantastis. Alhamdulillah. Dari situ saya menarik kesimpulan, keringat kita tidak akan perrnah sia-sia.. Bisa jadi kita melakukan banyak hal untuk satu hal dan tidak berhasil pada hal tersebut akan tetapi kita akan berhasil disatu hal lainnya karena Allah Maha Adil. Tidak mungkin Allah tega melihat hambanya yang telah lelah bersusah payah dalam satu hal dan meninggalkannya dalam hal lain. Ingat: Allah Maha Adil dan Maha Melihat, Allah tidak pernah tidur.

Cerita kedua, ini hanya contoh kecil. Saya sangat lelah membuat KTI atau Karya Tulis Ilmiah. Pada saat yang bersamaan saya harus mengorbankan salah satu dari dua kegiatan yang saya lakukan. Saya lebih memilih tes di bank Mandiri dari pada presentasi Mahasiswa Berprestasi. Padahal saya memperjuangkan untuk sekedar mendaftar kemarin dan itu tidak main-main. Sampai saya meneteskan air mata dijalan bolak balik rektorat untuk memeinta persetujuan pihak rektotrat agar saya bisa ikut Mawapres saat hari pendaftaran berakhir dua hari sebelumnya. Dan saya mengorbankan Mawapres. Dengan perasaan tidak karuan, saya mengikhlaskannya. Mungkin itu bukan jalan saya. Dan akhirnya daya mendapat panggilan kerja dari bank Mandiri sebagai Teller.

Ini bukanlah hal yang luar biasa akan tetapi marilah kita lihat maksud kedua cerita diatas. Yang kita lakukan itu bukan semata-mata karena keberuntungan akan tetapi berkat kerja keras kita pada hal lain (bisa jadi kerja keras kita yang tertunda alias  gagal) dan Allah menggantikannya dengan hal yang lebih baik pada hal lain. Artinya adalah kita sebagai manusia harus melakukan hal apapun yang ada dihadapan kita dengan sebaik mungkin dan jangaa pernah putus harapan. Allah Maha Melihat, Allah Maha Tahu dan Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 🙂

Semoga bermanfaat.

LOMBOK POETRY- Banyumulek

Gambar

Lombok Poerty… Kalau denger kata gerabah khususnya di Pulau Lombok hal pertama yang diingat pertama kali pasti BANYUMULEK. Well pasti begitu. Nggak heran desa yang satu ini selal disebut-sebut sebagai desa gerabah. Pasalnya dalam satu desa income rata-rata penduduk memang dari gerabah. Gerabah yang dijualpun berbagai vasiasi rupa. Mulai dari gerabah dalam ukuran kecil sampai besar. Misalnya saja gelas gerabah dijual hanya Lima ribu rupiah. Atau mau mencari pot untuk tempat hiasan bunga? Ada juga terjantung besar dan motifnya. Tadi pagi saya membeli satu pot yang tingginya sekitar 35 cm dengaN harga 25.000 rupiah. Wah murah ya… kalau yang besar berapaan? Murah juga kok, Cuma 85.000 rupiah doank. Kalau harga piringan buat buah berapa? Saya beli dengan harga 25.000. Murah banget kan? (PIRINGAN YANG SAYA PEGANG DI GAMBAR ATAS) Nah … apalagi kalau barang2 lainnya, harganya dijamin terjangkau deh pokoknya. Padahal saya nggak nyari di Pasar seni Banyumulek lho. Saya belinya ya dideket-deket pasar seni itu :D….

Kalau melancong ke Lombok, Jangan lupa ya mempir ke Pasar Seni Banyumulek dan sekiarnya karena rugi banget deh kalau sampai melewati part yang satu ini. Sama halnya dengan saya saat jalan-jalan ke bali kemarin. Rugi banget rasanya kalau nggak jalan-jalan ke Paras Seni Sokawati Denpasar. Wahh bahkan dalam lima hari, saya berkunjung (buat shoping sih) sebanyak tiga kali. Bukan angka yang besarr tapi itu menandakan kita juga butuh oleh-oleh buat dibawa pulang ke pulau tercinta 🙂

Gambar

TAHAP SELEKSI TELLER BANK MANDIRI

 

Setelah bercerita tentang apakah saya harus memilih S2 atau kerja di bank mandiri saya akan bercerita alur atau tahapan seleksi bank Mandiri secara gambling hehehe…

Setelah mengajukan aplikasi lamaran pada bulan januari, saya mendapat telefon untuk interview awal pada 14 Maret 2014.

Catat: 14 Maret interview awal

Pada tahap ini semua kandidat LOLOS untuk mengikuti PSIKO TEST tanpa sisa.

Pada Pertengahan Mei 2014: Psikotest dilakukan

Hasil dari psiko test yang dikirim psikiater kepada pihak Bank adalah apakah akdidat itu: Sangat Disarankan, Disarankan, Dipertimbangkan atau tidak disarankan. Jangan takut menjawab. Memang psikotest ini cukup rumit dan lama SEKITAR 6,5 JAM. Ups… kalau ingin bertanya apa saja sih yang ditanya dalam psiko test ini? Saya sudah menuliskan postingan ini sebelumnya pada bulan MEI kemarin saat saya belum diterima kerja di Bank. Coba check file bulan Mei.

Secara garis besar psiko test ini seperti TPA dan tes2 aneh lainnya. >.<

Juni awal adalah panggilan untuk Melakukan MEDICAL CHECK UP. Pertama kali saya cukup kaget karena darah saya diambil sebanyak 4 botol darah (ukuran kecil). Nggak tau bahasa medisnya apa. Setelah itu tes ECG atau tes denyut jantung. Ups… menyebalkannya harus buka Baju dan full. Saatnya untuk tes BB dan Tinggi Badan. Eh timbangannnya pake IBM. Tinggi saya yang awalnya 158 tiba-tiba jadi 150 karena berat badan saya tidak proporsional yaitu 37 (hahhahah.. bolehlah ketawa sepuas hati). Lebih menyedihkan lagi, harus ukur ini itu termasuh linkar pinggang, pinggung, lengan dan lingkar ini utu :D.

Perjalanan bolak balik 2 jam ke RSJ… Disana tes HIV pun dilakukan. Sekembalinya, Di Klinik catur warga, rongen trakea dan USG dilakukan. Setelah balik ke lab eh ternyata tes audiometri di dokter spesialis THT diklnik dpan mall. Saya fikir tes tht yang akan dilakukan itu menyangkut tenggorokan secara keseluruahan. Dan saya agak takut lantaran waktu itu sempat radang tenggorokan selama satu bulan. 😀 untung Cuma test audiometri. Tes ini Cuma tes pendengaran biasa. Kita masuk keruangan khusus dan harus memencet tombol yang telah diberikan saat mendenga bunyi yang diklik oleh dokter spesialis dari luar. Siang jam2 pemeriksaan fisik oleh dokter dilakukan. Mulai dari disuruh menggenggam kedua tangan, membuka mulut, dan ini itu. Komentar dari dokter yang tidak enak didengar adalah “Kamu terlalu kurus” T.T… huaaa…… sekitar jam 4, pengambilan darah dilakukan. Ini dilakukan untuk mengetahui (nggak tau namanya maklum bukan anak IPA) kadar ini itu dalam darah setelah puasa. Eh semalamkan diwajibkan puasa dari jam 10 malam da tadi berbuka jam setengah dua siang. 😀

Akhirnya boleh pulang juga. Tapi wajib balik jam setengah delapan isya nantinya. Setelah selesai itu ini tahap terakhir Cuma tes mata doank. Seneng denger kalau minus mata sebelah akna berkurang dari minus -1 menjadi munus -0,75 J Alhamdulillah

Setelah tes itu semua berakhir akhirnya tinggak tuggu pengumuan saja. Satu minggu setrlahnya Alhamdulillah pada 12 Mei 2014 dapet panggilan untuk interview atau pengumuman lolos dan penempatan kerja. Jadi semua proses itu memakan eaktu kurang lebih 5 bulan.

 

S2 atau Bekerja di Bank Mandiri? Sebuah awal yang bagus… Insyaallah

 

Sekalipun ini bukanlah sesuatu yang cetar membahana atau sesuatu yang sangat WAWW seperti teman-teman saya yang berhasil S2 keluar negeri, saya akan tetap bercerita. Apapun ini saya tetap bersyukur karena ini adalah merupakan karunia Allah SWT.

Januari lalu iseng2 saya memasukan aplikasi Lowongan kerja di dua perusahaan berbeda. Pertama adalah di Wardah Cosmetic sebagai advisor dan yang kedua adalah di bank Mandiri sebagai teller. Karena semester saya yang sudah menginjak usia tua pada saat itu (Semester 7 . red) saya berfikir jauh-jauh kedepan untuk mencari pekerjaan karena dorongan perkataan kaka2 tingkat yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan mencari pekerjaan itu sangat susah. Masa iya? Mungkin iya bagi yang tidak mau berusaha mati2an (hehe becanda). Setelah selesai mengajukan aplikasi, saya langsung tes – wardah cosemtik. Ajaibnya… saya nggak pernah pberharap buat lolos, tapi eh beneran ditelfon sama orang wardah poinnya saya lolos dibagian Marketing Manager. Lhaa????… tanpa mikir panjang saya langsung mengambil tindakan dan berkata bahwa saya tidak mau. Setelah saya menceritakan hal tersebut kepada mama, mama sangat geram. Rupanya mama tidak menghargai keputusan saya untuk menolak hal itu. Teman-teman mama malah semakin membuat panas saja, eh tapi ya sudahlah. Saya menyesal menolak setelah mama berkata demikian. Hari-hari berlanjut dan rupanya saya tidak menyesal lagi. Kebetulan itu adalah bulan Februari 2014 dan saya sedang KKN. Saya tidak berharap apa-apa tentang lamaran di Bank Mandiri waktu itu. Namun pada tanggal 13 Maret saya cukup kaget mendapat telfon dari bank Mandiri yang mengharuskan saya untuk datang interview besok pagi jam setengah 8 di Mandiri Pejanggik. Parah…. Kejadian Desember tahun lalu terulang kembali. Masih terekam dimemori bahwa pada hari PENARIKAN PPL saya mendapat panggilan kerja dari Smart English dihari yang bersamaan dan saya harus memundurkan jadwal interview kerja menjadi jam 3 siang. 19 Desember 2013 silam dan kejadian itu berulang kembali kini. Dengan akal yang cukup bisa diandalkan, saya pergi ketempat wawancara pada hari penarikan KKN. Alhamdulillah… meski banyak kendala Allah menolong saya untuk melewatinya. Dalam benak saya, sepertinya saya akan lolos disini karena sekenarionya hamper sama dengan PPL kemarin :D.

Saya tidak berfikir untuk mendapat panggilan apa-apa lagi dengan bank Mandiri. Mei pun datang dan saya harus melakukan banyak hal. Mulai dari seleksi Duta Bahasa Tingkat Provinsi sampai Pemilihan Mawapres Tingkat Fakultas. Rabu, Mei sekia sekian. Saya mengorbankan Presentasi KTI Mawapres untuk ikut PSIKO TEST di depan Dinas Kehutanan Provinsi. Padahal saya sudah tes bahasa inggis dan tahap terakhir untuk menjadi seorang Mahasiswa Berprestasi adalah presentasi KTI. KTI atau Karya tulis ilmiah yang sudah saya buat dengan tetesan keringat itu akhirnya tikak terpakai. Tapi yakinlah tidak ada keringat yang menetes dengan sia-sia. Allah tidak tidur, Allah terus mengurusi mahluknya. Dan Allah Maha Bijaksana atas segala sesuatu.

Keesoka harnya, dihari yang sama saya menghadiri TM Duta Bahasa sampai sore. Untungnya acara itu selesai jam setengah 4 padaha hati saya sduah dag dig dug. Ini adalah sesi interview setelah melewati psikotest kemarin. Seumur hidup itu pertama kali dalam hidup saya mengerjakan soal sebanyak itu dan dalam waktu yang relative singakat 6,5 jam. Soalnya lebih dari seribu dan hamper saja membuat kepala saya nyut-nyutan. Alhamdulillah…. Selesai sesi interview… saya tidak berharap banyak karena saya tahu saingannya sangat banyak. Cukup membuat kaget : 60 orang.

Seminggu kemudian, dengan perasaan yang tak karuan saya mengangkat telfon dari Bank Mandiri yang mengabarkan kepada saya bahwa saya harus mengikuti MEDICAL CHECK UP besok pagi jam setengah delapan dan saya harus berpuasa dari jam sepuluh malam. Haaahh???… jadi saya lolos tes aneh kemarin? Saya fikir saya tidak akan dipanggil lantaran saya tidak terlalu lihai mengerjakan psiko test kemarin. Akhirnya saya datang. Menyebalkannya ini adalah hal yang memalikan. Saat tes ECG atau rekam denyut jantung, saya diharuskan untuk membuka baru atas. Huftt >.< malu… menyenangkannya alhamdulillah bisa dapet Full medical check up gratis dari ujung kaki ke ujung kepala (hehehe seperti lagu Ahmad Dhani).

Harap-harap cemas saya menunggu hasilnya dirumah… saya mulia ragu akan dipanggil karena dokter berkata bahwa saya terlalu kurus. Dubrak… saya bercerita kepada mama bahwa dokter berkata demikian dan mamapun memberi petuah, “Kalau rezekimu disana nak, insyaallah kamu pasti dapet. Tapi kalau rezekimu bukan disana ya kamu harus bersabar.”

Dahsyatnya perkawaan mama ku. Dan benar saja beberapa hari setelah itu tepatnya 10 MEI 2014 bank mandiri menelfonku dan mengatakan bahwa saya harus interview lusa pada tanggal 12. Alhamdulillah ternyata benar, saya diterima. Dijelaskan oleh piminan sebagai interviewer didalam behawa kemarin yang ikut tes itu adalah 80 orang dan hanya 7 ini saja yang diambil. Sebelumnya yang mengikuti medical check up adalah 20 orang.

Saya tidak bisa berkata apa-apa. Mungkin tidak seheboh ketika kamu mendapat pengumuman LOLOS S2 ke AUSTRALIA, AMERIKA atau negara2 maju lainnya atau Negara2 hebat lainnya. Seperti apapun itu saya bersyukur sekali atas karunia Allah yang diberikan kepada saya. Saya akan melakukan yang terbaik sebisa saya untuk pekerjaan saya, Insyaallah. Dan saya harus mengubur MIMPI saya untuk S2 selama saya bekerja disini. Dan tentunya MIMPI saya sebagai DOSEN. Terlepas dari semua itu, Saya selalu inat bahwa rezeki orang tidak mungkin tertukar. Jika disini adalah jalan saya untuk sukses maka percayalah jalan itu akan selalu ada. Allah selalu bersama orang-orang yang mengingatNya.