Fera Komalasari

Beranda » Uncategorized » Jangan memarahi saya

Jangan memarahi saya

Arsip

Kategori

Kalau pada saat itu saya ingin menangis, maka jangan cegah saya untuk menangis

karena itulah cara saya melelehkan beban dalam diri saya

jika pada saat itu saya mengeluh, maka jangan pula larang saya

karena saya memang sedang membutuhkan teman yang mendengar ocehan saya

walau kalian hanya pura-pura mendengar

jangan mengkritik atau memarahi saya

jangan melukai hati saya karena kritikan itu

Saya tidak akan mengeluh jika saya sedang merasa benar-benar bersemangat

dan saya juga tidak pernah mengeluh kecuali didepan sahabat saya

Di bangku kuliah ini saja, hanya dua orang tempat saya mengeluh

mereka yang bersedia mendengar ocehan tidak jelas dari saya

dan saya tidak melakukan itu jika tidak pada sahabat saya

jadi suatu saat jika menemukan saya mengeluh banyak,

maka pada saat itu saya sudah menganggap orang itu dekat

namun jika saya dilarng mengeluh maka, saya tidak akan melakukannya

dan itu berarti ada ‘BATASAN’ diantara kita

saya tidak bisa lagi menceritakan hal-hal detail dalam kehidupan saya

tidak lagi bisa dikatakan sangat dekat

saya yang ‘KRISIS KEPERCAYAAN INI’ sangat tidak mudah mempercayai orang lain

saya hanya bercerita ‘APA’ saya hanya pada orang terdekaat dalam kehidupan saya

Ketika orang itu ‘MEMBATASI’ saya maka saya akan sangat bersedih

saya teringat dengan salah seorang sahabat SMA saya

Namanya MAULIA. Saya memang punya cukup banyak teman. tapi …

teeman yang satu ini ‘ISTIMEWA’

mengapa istimewa?… Karena dia mau mendengar semua ocehan saya

Tidak pernah kebratan ketika saya bercerita yang tidak jelas.

Saking ‘ISTIMEWANYA’ sampai saat ini dia adalah sahabat terbaik dalam kehidupan saya

Kelebihan dia itu ‘CUMA SATU’

Tidak pernah marah meskipun saya sering memarahinya

Memang orangnya ‘SUPER KALEM’

sampai-sampai …. saya hampir tidak pernah mendengar perkataan kasar ataupun keras keluar dari mulutnya.

Orang kedua yang spesial adalah “Devi”. Dia teman sekelas saya dibangku kuliah. Saya mulai menjadi orang yang sangat menyebalkan ketika saya duduk dibangku kuliah…. Saya marah, ya dia nggak marah. tapi kadang… dia juga ikut marah. Tapi ketika kamu berdua punya masalah, sayalah yang menjadi APINYA. Saya selalu menyulut API dan dia selalu mencoba untuk MEMADAMKANNYA. Ya… saya memang API yang susah di PADAMKAN. Padamkanlah saya dengan AIR, dengan kata-kata lembut tanpa bentakan, tanpa amarah, dengan ketulusan. saya bisa merasakan apakah orang itu tulus atau tidak. Saya jujur sangat menyayangi sahabat saya yang satu ini walau saya seringkali terlihat angkuh dan tidak menyenangkan. Saya rasa, dia memang anak yang baik dan tidak suka membuat masalah seperti saya. Saya yang suka membuat ‘ONAR’ ini rupanya benar-benar membutuhkan pasangan yang ‘SUPER PENYABAR’. Entah itu pasangan berupa sahabat ataupun SUAMI nantinya. Suami saya tentunya harus orang yang benar-benar sabar menghadapi saya yang serba tidak sabaran dan sering membuat ulah ini. OH ya… sahabat saya yang satu ini adalah orang ternyaman untuk diajak ‘BERCERITA’. Dia adalah pendengar dan penasihat yang baik. Kalau saya bercerita masalah apapun entah itu keluarga, cinta, pengalaman, atau apalah namanya, saya tidak pernah mendengar raut wajah bosan atau tidak menyenangkan dari wajahnya. saya tidak pernah mendengar kata ‘JANGAN BEGITU’ atau sesuatu yang dapat mematahkan hati saya untuk bercerita. Dia bahkan selalu ‘HEBAT’ dalam memberikan feedback.

Orang Ketiga yang ”SPESIAL’ adalah Efri.  Dia itu temen sekelas juga. Dia spesial karena baik banget. Lembut dan menyenangkan. saya selalu suka orang-orang yang lembut karena saya adalah orang yang keras. Dia pendengar yang cukup baik walau ngak Keren seperti Devi dalam memberikan feedback. hahaaa….

Mostly, semua kehidupan saya itu MAULIA yang mengetahui, Meskipun dia sobat  aliah saya tapi saya selalu mencarinya dan kita nggak lose contact. Dan benarlah saya memang nggak bisa bercerita banyak selain kepada orang terdekat saya. Privasi itu nggak berlaku bagi orang-orang yang dekat dengan saya dalam hal ini hanya privasi saya bukan  privasi orang lain….

Ketiga orang itu yang rasanya memang gado-gado dalam kehidupan saya… Hahahaa

Itulah sahabat saya dan saya tidak pernah bisa tanpa sahabat dekat. Sahabat pertama yang super lembut dan pendengar yang baik, sahabat kedua yang super menyenangkan dalam mendengar dan membri masukan, dan sahabat ketiga yang merupakan orang yang cukup baik dalam mendengar. Dan saya sayang mereka semua….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

April 2014
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: