Life Balance

Beranda » 2014 » Maret

Monthly Archives: Maret 2014

Karena nggak semua yang kita ingin bisa kita MILIKI…..

Iklan

Karisa kecil penghibur hati

GambarGambarGambar

Kalau tadi saya cerita haari ini saya bener-bener galau…. sekarang saatnya saya bercerita saya bener-bener bahagia.

Karisa adalah cucu pertama Mr. Syahdan (read: dosen bhs. Inggris). Sekarang ibu Karisa sedang menempuh study untuk spesialisasi kedokterannya- hehehe tapi nggak tau dimana. Karisa saat ini berusia 9 bulan. Oh iya, Mr. Syahdan punya dua orang anak. Anak yang satunya lagi saat ini berusia kurang lebih 27 tahun dan sedang menempuh Master degreenya alias S2 di Amerika. Baiklah.. semoga saja anak bapak bisa menjadi pemudi yang bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa.

Saya teringat cerita babak beberapa waktu yang lalu ketika Anak bapak dihadapkan pada dua pilihan sulit antara memilih Bekerja di Chefron(karena sudah diterima- dengan gaji kalau nggak salah ingat 27 juta/bulan) atapu melanjutkan S2 nya di Amerika. Bapak memberkan petuahnya kepada sang anak, “Kalau kamu menabung selama 5 tahun, mungkin cukup untuk melanjutkan kuliahmu di Amerika (tanpa beasiswa maksudnya) tapi sekarang bayangkan, kamu tidak hoby pada bidang itu lantas jika menerimaya mungkin tahun-tahun pertama kamu akan merasa bahagia karena gajinya banyak. Tapi bagaimana nantinya dengan tahun-tahun slanjutnya?”

Well…. Sebagai manusia… saya bisa mengambil pelajaran dari petuah-petuah yang Bapak sering berikan didalam kelas saat jam mengajarnya…..

Gambar

Jadi teringat peristiwa waktu itu… :0

Kalau buka daftar nilai…. nilai ini yang menenangkan hatiku. Dapet ‘A’ sendiri dikelas…. 🙂

Alhamdulillah..

inget banget waktu itu kenceng-kencengnya perjuangan kesalah satu negara.. hhehe

tapi Allah menggantinya dengan nilai yang baik, yaitu IP 3,9.

Sekarang juga harus seperti itu…

Nggak boleh nyerah

apalagi udah denger cerita tentang anak-anak Mr. Syahdan.Udah lihah first baby beliau pula.

Kan jadi semangat….

Walau hati saya berat buat semangat T.T

huhuhuuu……

Percobaan pertama: GAGAL

Entah harus menangis atau bagaimana…… melihat pekerjaan yang disusahakan begitu beratnya kini ku saksikan jatuh dihadapanku. Kecewa atau apalah namanya…. Itu yang kurasakan. Kesedihan begitu mendalam yang kualami tak tertebus dengan tangis. Aku tak bisa mengeluarkan air mata walau setetes karena sakitnya yang begitu menyiksa. Aku ini apa? Baru diderai hal seperti ini saja sudah patah arang. Ah…. Aku tak mau seperti ini. Lihat saja cotoh terbaik kita….. sipembuat lampu. 999 kali GAGAL, tapi ia masih terus berusaha keras, berjuang, pantang mundur. Pada usahanya yang ke 1000 akihrnya ia berhasil menciptakan sebuah penemuan ‘luar biasa’ yang manfaatnya bisa kita rasakan sampai detik ini, sebuah lampu.

Jadi… kalau percobaan pertama GAGAL, jangan takut ya…. masih ada percobaan yang ke dua atau ke tiga yang ku yakin insyaallah pasti kan berhasil. 🙂

Insyaallah… seperti kata sebbuah coretan di HP ku:

Jika salah, perbaiki

Jika ‘GAGAL’, COBA LAGI

Tapi jika kamu MENYEAH

Semuanya selesai….

Sujud Panjang

Waktu berjalan begitu cepat dan kini aku sudah berada disini… aku berkelana begitu jauhnya

tak peduli asap mengepul

selalu saja ada cerita diantara desir angin

diantara kepulan asap hitam atau putih….

Segala nada parau itu kusambut dengan lagu rindu

pada kekasih hati yang sangat ku rindui

Aku bercerita pada malam tentang rinduku yang membara

betapa inginku berjumpa denganNya

betapa rinduku sudah tak terbendung lagi

Dikala pagi, aku mulai lupa bahwa hari kemarin sangatlah buruk

aku selalu ingin memperaikinya

dan kerinduan itu bertamabh lagi

Kerinduan yang entah kapan akan berakhir

kerinduan yang hanya pujaan hatiku sajalah yang mengetahui

Ia yang selalu memelukku dalam pekat

selalu menerangiku dalam gelap

selalu mencintaiku tanpa kata

Kekasihku

pujaan hatiku

Aku sangat merindukan perjumpaan denganMu

bila waktu ku dekat akan berjumpa denganMu

maka izinkan aku diwaktu-waktu terakhir ini

banyak mengingatmu

izinkan aku bersujud padaMu dengan khusyuk

sujud panjang

sujud yang banyak

tak ada yan gtahu betapa aku mencintaiMu

tak ada yang tahubetapa aku merindukanMu

dan aku lelah dengan kehidupan duniawi….

maka izinkanlah aku tidur dipelukanMu dengan tenang

bersamaMu selama-lamanya

Dilema

Kamu tidak akan pernah tersesat kemanapun kamu pergi selama kamu berpegang pada tali Allah….

 

Ra…. ini adalah bulan-bulan ujian buat kamu. Kamu sudah dapet pekerjaan, meskipun part time job. Beberapa hari yang lalu kamu dapet panggilan kerja sebagai ‘marketing manager’ disalah satu perusahaan kosmetik ternama di Indonesia. Lantas…. karena dua alasan kamu menolaknya. Menolak secara langsung…. duh… kenapa ngggak fikir-fikir dulu?

Dan hari ini, 12 Maret 2014, ketika aku dala tidur lelap… seseorang menelfonku. Aku tidak menebak siapa yang menelfon. Kagetnya ternyata aku dapet panggilan interview dari Bank Mandiri. Ya ampun… galau tingkat layang-layang. Besok pagi harus hadir buat interview di Bank Mandiri Pejanggik. Oh MG…. Sedangkan besok penarikan KKN jam 10-an lebih. Oh My God…..

Ya Allah help… T.T

tapi bagaimanapun, nggak ikhlas kalau harus melepas pekerjaan ngajar. Udah comfort banget kerja disini. Ya Rabb…. gimana nih?…