Life Balance

Beranda » 2013 » November

Monthly Archives: November 2013

Banyak hal yang tak dapat diungkap oleh hati

meski kau coba untuk mengusutnya secara tuntas

selalu saja… hati itu lembut dan otak itu keras

seperti apapun seseorang yang kau cinta

kau kan selalu memandangnya dengan indah

sekeras apapun otakmu meganalisa

bahwa dia bukan orang yang tepat

tapi haitmu selalu menang

hati mengalahkan otak

otak menganalisa buruk namun hati membela

bahwa ia adalah orang yang sangat engkau cintai

dan kau tak bisa untuk membencinya

 

 

 

Iklan

Are You Moslems?

 

Gambar

I’m confuse why…. WHY… it’s a big WHY for moslems who proclaim  their self as a moslem but they don’t do what Allah says. Allah has remains you for taking care of you eyes from man or woman which is not your husband or wife. But the real fact is…. moslems still deny what Allah says.

Moslems confuse about their destiny… their life partner. They think that if they don’t have a girl or boy friend… they will not marry or they will not happy latter in their household. Woww

Allah has decided your life partner before you was born in this world. What you should do right now  is just make your relation with Allah becomes better and better. Never be sad because of your destiny because Allah has chosen you a man or a girl to be your life partner. 

Be a good moslem

Dear moslems

are you moslem? Do you believe in the Holly Qur’an?

If you believe…. just trust your God

If you don’t believe…. do what ever you want…

Dream that never change

It’s been a busy days…. I don’t even understand about my self how do I feel in this 3 months. Since the job vacancy in my town is very limit. You know? I was crazy for three months thought about it. What can I do after graduation? Where should I work?

Ok… I’m a University student and That was the first time in my life I confused. I’m looking for a good thing which made my spirit came back again but if fail. Well… But I don’t thing the same case happen when I came to the jungle and stayed a night there. It was a great night for sleeping in the wood and I found my spirit again. It was Saturday night…. 6 days ago. I knew I had a reason to enter this university and that’s my dream since teen. How do I broke it just by thought unnecessary thing?…. That’s too stupid and I should wake up for a bad 3 months

Gambar

Australia… it’s the reason of why I’m here… in this University. I wanna go there, I wanna get my master degree there. I love that country even though I never go there before. This is my pray for going there- I wish my master degree will be there.

Gambar

Hahahaa… can you imagine it? You shouldn’t arguing something but just take the opportunity. You do, you win!

Gambar

you know…. It sucks… T.T

many people just wishing something in social media (including me :D)

What I gonna do it should be START DOING. Stop wishing Ok!

Gambar

this is why for three months I got depressed.

The only reason is you gave up with your dream. And there is one thing which made your spirit came back… it’s because your dream. The dream that never change. You never give up for that now.

Business and Employment Co-operatives

Business and Employment Co-operatives (BECs) offer entrepreneurs the chance to develop their business and move towards self-employment in a sheltered and supported environment.

Dating from 1996 in France, BECs offer a potential entrepreneur the chance to create their business within the sheltered environment of a larger social enterprise. They reduce the financial risk facing people starting a new business, and provide a half-way house between employment and self-employment. Many BECs target services to unemployed people or disadvantaged groups, or specialise in certain sectors that present specific barriers to start-ups.

The model employed in France involves entrepreneurs keeping their unemployed status until they have completed a test trading period and their business is ready for launch. In this phase any revenues to the business can be spent on projects for the business – for example marketing. In the second phase the entrepreneur becomes a salaried employee of the BEC, which, in return, receives 10% of sales revenues. In this phase the ‘salaried entrepreneur’ benefits from training, networks and administrative support, including legal services, book-keeping and insurance. Once established, the entrepreneur can either spin out or become a full voting member of the BEC and continue to pay a 10% administration charge.

There are now 70 BECs in France operating in over 100 locations, and the model is also being used in Belgium and Sweden. The largest BEC is Paris-based Coopaname, which was set up in 2004 and looks after 300 entrepreneurs with a collective turnover of  €1.6 million. Outcome statistics detail the positive influence Coopaname has had on individuals’ employment statuses and incomes. Finally, although the initiative is open to everyone, 95% of Coopaname’s users were previously unemployed or benefiting from basic income support.

FROM: http://jobsinnovators.org/2013/03/26/business-and-employment-co-operatives/

Sifat Manusia (Plegmatis, Melankolis, Sanguinis, Koleris)

– Melankolis, si Sempurna –

 

ada 4 sifat manusia selain melankolis, korelis, sanguis dan plegmatis nanti satu persatu akan dibahas deh. melankolis duluan, sesuai sifat saya :malu:.

Melankolis, kalau nemu temen orangnya pemikir, sensitip, romantis, teratur (kalau saiya sih ancur :ngakak), bisa dipastikan 99.99 persen dia tipe orang melankolis. si melankolis mempunyai rasa empati yang tinggi, tak jarang kalau ada temen yang ada masalah dialah orang pertama yang merasakanya bahkan menjadi pendengar yang baik. selain berempati, melankolis juga romantis banget, jagi bikin puisi kayak saiya :malu:.

si melankolis ternyata punya bakat perfeksionis harus sempurnaaa. saya juga kadang kalau ada yang kurang misalkan dalam tulisan ini bakalan mengeditnya hingga ratusan kali (lebay, maklum lah melankolis ). dia juga tipe pemikir (entah kenapa agak beda dengan saya, kalau saya kadang bertindak baru berfikir ), orang bertipe ini cenderung mempunyai rasa seni yang tinggi, suka akan gambar, grafik dll, cukup berbakat menjadi seorang seniman entah musik atau pelukis, tapi yang jelas lukisan saia jelek.

Mereka juga kadang suka sekali namanya berkorban, bahkan mengorbankan diri mereka sendiri demi orang lain, tidak suka menonjolkan diri a.k.a low profile lebih memilih bekerja dibalik layar, keknya nggak mau terkenal.

ok, sudah cukup membanggakan diri sebagai melankolis. sekarang kita bahas sisi jeleknya, hehehehe. tipe melankolis orangnya super sensitif, bahkan anda tiup rasanya kayak ditabok hehehehe. mereka suka yang namanya menyendiri, kadang juga terjebak dimasalalu dengan ratusan kisah sedih sambil meratapi nasip dan suka membesar besarkan masalah, mengapaaaaaaaa aku beginiii.

melankolis umumnya tertutup, kalau ada masalah biasanya diumpetin, kalaupun dibagi, pastilah dibagi dengan orang yang paling diapercaya entah keluarga ataupun teman (so guys, kalau anda dicurhati sama melankolis dijaga baik baik kepercayaanya ). mereka juga kadang suka meremehkan diri mereka sendiri, padahal apa yang dikerjakanya mungkin lebih bagus dengan orang lain, istilahnya rumput tetangga lebih hijau dan juga takut kegagalan pikoke pikiranya negatip mulu nggak ada motivasi. idealis, kalau dirasa sesuatu tidak sesuai kehendaknya mereka kadang suka ngedumel.

MELANKOLIS:
KEKUATAN:
* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
* Sensitif
* Mau mengorbankan diri dan idealis
* Standar tinggi dan perfeksionis
* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
* Hemat
* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)
* Kalau sudah mulai, dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
* Sangat memperhatikan orang lain

KELEMAHAN:
* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
* Mengingat yang negatif & pendendam
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
* Hidup berdasarkan definisi
* Sulit bersosialisasi
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
* Memerlukan persetujuan

-Plegmatis, si Pencinta Damai-

 

Sekarang kita bahas si cinta damai dulu deh… agak sulit sih menjelaskan sifat yang bukan sifat sendiri, gpp lah nggak ada salahnya dicoba. kaum plegmatis umumnya menghindari konflik a.k.a netral, bagi mereka Perdamaian itu nomer 1, perdamaian perdamaian, perdamaian peeerdamaian..

Mereka juga baik hati, pribadinya tenang rendah hati dan juga penyabar, terlihat kalem. kalau digabung sama sifat diatas, keknya kerjaan yang cocok jadi diplomat aja deh. banyak dari tipe Plegmatis mempunyai daya humor yang tinggi, menyenangkan untuk diajak gaul.

Nah, kalau tadi dalam si melankolis cenderung memilih sendiri, si plegmatis mereka tipe pendegar, jadi kalau misalkan ada orang yang berbicara anda memperhatikan seorang teman asik mendengarkan dialah si plegmatis. so, mau curhat, pilihlah orang dengan sifat plegmatis .

ok, sekarang buruknya neh, orang plegmatis orang simple, nggak mau melibatkan diri dalam konflik bahkan konflik di dirinya sendiri alias pengen mudahnya kalau ada yang mudah ngapain dipersulit?, kalau disuruh mengambil keputusan sering kali ditunda tunda, jadi punya temen plegmatis keknya harus dicambukin biar jalan, apalagi sifat nggak bersemangat dan malesnya yang nggak ketulungan, heheheh.

selain males, suka menunda nunda dan ambil enaknya ternyata mereka juga kikir, sedikit egois dan penakut.

PLEGMATIS:
KEKUATAN:
* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
* Rasa humor yg tajam
* Senang melihat dan mengawasi
* Berbelaskasihan dan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai

KELEMAHAN:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
* Takut dan khawatir
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
* Kurang berorientasi pada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
* Tidak senang didesak-desak
* Menunda-nunda / menggantungkan masalah.

-Sanguin, si Superstar-

 

Kita bahas si superstar nih, orang dengan tipe sanguis terkenal dengan banyak omongnya, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta mengusasai pembicaraan. sanguis memiliki hasrat untuk bersenang senang yang tinggi, mereka suka akan ketenaran, perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari orang lain.

tipe sanguis juga memiliki rasa optimistis yang tinggi, humoris dan mudah bergaul, emosi mereka juga seperti Plegmatis yaitu cepat berubah, sesaat mereka bisa terlihat bahagia namun beberapa saat kemudian menangis bombay. mereka juga senang mengutarakan joke sehingga membuat orang orang disekitarnya senang.

negatifnya, orang tipe sanguis umumnya berfikiran pendek, sulit berkonsentrasi dan tidak teratur. mereka dapat stres jika terjebak dalam situasi yang mana hidupnya terasa tidak menyenangkan karna orang sanguis takut untuk tidak populer. so, jadi kalau misalkan dalam sebuah kelompok ada orang yang banyak omong, dialah si Superstar.

SANGUINIS:
KEKUATAN:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

KELEMAHAN:
* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”

-Koleris, si Kuat-

 

masuk ke bagian terakhir nih, kita bahas si kuat, orang tipe ini biasanya suka mengatur dan memerintah orang, dia nggak mau ada orang berdiam diri saja sementara dia sibuk kerja/beraktivitas. orang korelis suka akan tantangan, sang suka berpetualang, mereka juga tegas. tak heran banyak dari usahanya yang sukses karna memang sifatnya yang juga pantang menyerah dan juga mengalah.

sisi negatifnya, mereka orang yang tidak sabaran, segalanya harus cepat karna memang sifat keproduktivitasnya yang tinggi. mereka juga gampang sekali marah, dan suka berprilaku kasar. jadi kalau nemu temen kerjanya uring uringan, suka berkata kasar dan gampang marah, dialah Koleris.

mereka juga suka akan kontoversi dan pertengkaran, bertolak belakang dengan dengan plegmatis yang cinta damai. sifat mereka juga kurang bersimpatin dengan sesama suka memanipulasi orang lain dan memperalat orang lain dan juga kalau salah, susah banget meminta maaf.

Orang koleris sedikit mirip dengan sanguis mereka gampang bergaul dan optimistis. mereka juga bisa berkomunikasi dengn baik dan terbuka dengan orang lain, hmm tipe orang seperti ini cocok sebagai pemimpin

dari keempat sifat manusia diatas, dapat kita menarik kesimpulan bahwa:

KOLERIS

KEKUATAN:

* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat

KELEMAHAN:
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer

 

Zikir Taubat

Zikir Taubat

 

Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya (2x)

Robbi zidni i`lman nafia`
Wawafiqni a`malan maqbula
Wawahabli rizqon wasia`
Watub a`laina taubatan nasukha (2x)

~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Aku memohon ampun Ya Allah, Maha Penerima Taubat,

Aku memohon ampun Ya Allah daripada segala dosa,

 

Tambahkan kepadaku ilmu yang berguna,

Berikanlah aku amalan yang dimakbulkan,

Kurniakan kepadaku rezeki yg meluas,

Terimalah taubat kami dgn taubat nasuha…

Belajar Bahasa Korea Praktis

Bagi Korean Drama Lovers….tidak menutup kemungnkinan 60 persen atau lebih menyukai Bahasa Korea secara sadar ataupun tidak. Kali ini, kita akan belajar mengenai Bahasa Korea biar nanti pas ngedengerin serial drama, nggak kagok lagi. Lagipula belajar Bahasa Korea itu keren kok. Selain menambah wawasan, kali aja bisa nyangkut ke negara maju yang satu ini 😀

Percakapan Sehari-hari Bahasa Korea

 

Percakapan sehari-hari

 

Annyeong Haseyo (안녕하세요) = Apa Kabar

Ne (네)/ ye (예)  = Ya

Anio (아니오) = Tidak

Yeoboseyo (여보세요) = Halo

Annyeong-hi gaseyo (안녕히 가세요) = Selamat jalan

Annyeong-hi gyeseyo (안녕히 계세요) = Selamat tinggal

Eoseo oseyo (어서 오세요) = Selamat datang

Gomapseumnida (고맙습니다) / Gamsahamnida (감사합니다) = Terima kasih

Cheonmaneyo (천만에요) = Sama-sama

Mianhamnida (미안합니다) = Minta Maaf

Joesong-hamnida (죄송합니다) =  Mohon maaf

Gwaenchansseumnida (괜찮습니다) = Tidak apa-apa

Sillyehamnida (실례합니다) = Permisi

 

Sedang dalam perayaan

  • Lebaran, ucapkanlah 단식 축제 일축하 합니다  (dansik chukje il chukha hamnida) artinya Selamat Hari Lebaran.
  • 1 Muharram, ucapkanlah ‎1 무하람 새해 건강하시고 복 많이 받으세요 ( il muharam saehae geongan hasigo bok manhi badeuseyo ) artinya selamat tahun baru satu Muharam ( hijriyah ) sehat selalu dan senantiasa berbahagia.
  • 추석 (Chuseok), ucapkanlah 항복한 추석 잘 보내세요 (hangbokhan Chuseok jal bonaeseyo)  biasanya diucapkan kepada orang yang lebih tua, 항복한 추석 잘 보내요 (hangbokhan Chuseok jal bonaeyo) diucapkan untuk orang yang usianya lebih muda dibanding kita.
  • Ulang tahun (생일), ucapkanlah 생일 축하 합니다 (saengil chukha hamnida) artinya Selamat Ulang Tahun.
  • Pernikahan, ucapkanlah 결혼 축하드려요 (gyeolhon chukha deuriyeoyo) artinya selamat menikah.
  • Tahun Baru, 새해 복 많이 받으세요 (saehae bok manhi badeuseyo) artinya Selamat Tahun Baru.
  • Akhir Pekan, 주말 잘 지내세요 ( jumal jal jinaeseyo ) atau 좋은 주말 보내세요 (joheun jumal bonaeseyo ) artinya Selamat Berakhir Pekan.

Ucapan Salam

Sebenarnya ucapan salam cukup dengan 안녕하십니까 ( Annyeong Hasimnikka) atau 안녕하세요 (Annyeong Haseyo)

Sedangkan bahasa korea untuk :

  • Pagi = achim

좋은 아침이에요 ( joheun achimieyo ) = selamat pagi

  • Siang = nat untuk siang masih AM pake ohu
  • Malam = pam

Panggilan keluarga dalam bahasa Korea

  1. Gajok (가죽) = Keluarga
  2. Halmoni (할머니) = Nenek
  3. Harabeoji (할아버지) = Kakek
  4. Appa (아빠) = Ayah
  5. Eomma (엄마) = Ibu
  6. Hyeong (형) = Kakak laki-laki (yang manggil juga laki2)
  7. Oppa (오빠) = Kakak laki-laki (yang manggil perempuan)
  8. Nuna (누나) = Kakak perempuan (yang manggil laki2)
  9. Eonni (언니) = Kakak perempuan (yang manggil perempuan)
  10. Dongsaeng (동생) = Adik (Baik laki/cewek)

 

11. Belajar Hangul

12.  식사 (baca: sik-sa)
artinya = makanan

밥 (baca: bap, *terkadang terdengar seperti phap)
artinya = nasi

죽 (baca: juk)
artinya = bubur

반찬 (baca: pan-chan)
artinya = lauk-pauk

물고기 (baca: mul-go-gi)
artinya = ikan

소고기 (baca: so-go-gi)
artinya = daging sapi

불고기 (baca: bul-go-gi)
artinya = Bulgogi *makanan olahan daging sapi khas Korea

잡채 (baca: jap-chae)
artinya = Japchae *semacam capcay

떡볶이 (baca: ttok-pok-ki)
artinya = Tteokpokki *Kue beras ala Korea yang dicocol pakai saus

비빔밥 (baca: bi-bim-bap)
artinya = Bibimbap *Nasi dengan campuran lauk sayur dan kuning telur di atasnya

잘 먹겠습니다! (baca: jal mok-get-seum-ni-da)
artinya = selamat makan!
*harfiahnya sih berarti Terimakasih atas makanannya

맛있게 드세요! (baca: mat-shi-ge deu-se-yo)
artinya = selamat menikmati (makanan)

김치 좀 더 주세요? (baca: kim chi jom do ju se yo)
artinya = Boleh nambah kimchinya nggak?

나 매력있어요? (baca: na mae ryok i sso yo?)
artinya = Menurutmu aku imut ga?

집에 가고 싶습니다. (baca: jib e ka go ship seum ni da)
artinya = Aku pengen pulang atau Aku mau pergi/kembali ke rumah

저녁에 만나요! (baca: jon nyok e man na yo)
artinya = Sampai bertemu nanti malam

내일 거기서 만나요! (baca: nae il ko gi so man na yo)
artinya = Sampai jumpa besok

오늘 날씨가 참 좋다. (baca: o neul nal shi ga cham jho ta)
artinya = Cuaca hari ini cerah sekali

일본말 잘해요. (baca: il bon mal jal hae yo)
artinya = Aku bisa berbahasa Jepang

시간이 별로 없어요. (baca: shi gan i byol ro ob so yo)
artinya = Kita tidak punya banyak waktu

어디에 가세요? (baca: oh di e ka se yo?)
artinya = Mau pergi ke mana?

난 널 영원히 사랑해! (baca: nan nol yong won hi sa rang hae yo)
artinya = Aku cinta kamu selamanya

영어 하실 수 있어요? (baca: yong o ha sil su i sso yo?)
artinya = Kamu bisa bahasa Inggris?

음식이 맛있었어요? (baca: eum shik i mashit sso sso yo?)
artinya = Kamu suka makanannya?

Source: http://www.korean-flashcards.com

안녕하세요 (baca: an nyung ha se yo)
artinya = Selamat pagi/siang/sore/malam
*Secara umum juga dipergunakan untuk menyapa dan menanyakan kabar seseorang. Jadi fungsinya sama dengan sapaan/salam biasa (greetings).

안녕하십니까 (baca: an nyong ha sip ni ka)
artinya = sama dengan diatas, hanya saja yang ini lebih formal pemakaiannya.
*Ditujukan kepada orang yang lebih tua dan dihormati, seperti: bos, guru, presiden, dll.

어디 사세요? (baca: oh di sa seyo?)
artinya = Dimana kamu tinggal?

좀 도와 드릴까요? (baca: jom do wa deu ril ka yo?)
artinya = Ada yang bisa kubantu?

진심입니까? (baca: jin shim im ni kka?)
artinya = Kamu serius?

사랑해요. (baca: sa rang hae yo)
artinya = Aku cinta kamu

무서워요? (baca: mu so wo yo?)
artinya = Kamu takut ya?
*Takut disini definisinya lebih ke sesuatu yang membuat kita merinding ketakutan, misalnya: hantu, jarum suntik, atau bahkan dimarahin orangtua hehehehe ^^

몇 살 이세요? (baca: myot sal i ye yo?)
artinya = Berapa umurmu?
*Di Korea menanyakan umur itu hal yang biasa. Soalnya mereka bisa menentukan harus memanggil apa ke orang yang bersangkutan. Apa mau dipanggil Onnie, Nuna, Hyung, atau Dongsaeng.

어디서 공부하세요? (baca:oh di so gong bu ha se yo?)
artinya = Kamu sekolah di mana? atau bisa juga artinya Kamu belajar di mana?

이름이 뭐에요? (baca: i reum i mwo ye yo?)
artinya = Siapa namamu?

누구세요? (baca: nu gu se yo?)
artinya = Siapa kamu?

맛있게 드세요! (baca: mat shi ge deu se yo)
artinya = Selamat menikmati (makanan)

Source: http://www.korean-flashcards.com

넌 내게 가장 소중한 친구야. (baca: non naega ka jang so jung han chin gu ya)
artinya = Kamu adalah sahabat baikku

커피 한 잔 드릴까요? (baca: ko pi han jan deu ril ka yo?)
artinya = Kamu mau minum secangkir kopi?

당신은 너무 다정해요! (baca: tang shin eun no mu ta jong hae yo!)
artinya = Ya ampun, kamu manis banget sih!

아야! 머리를 부딪쳤어요. (baca: a ya! mo ri reul bu di chot uh yo)
artinya = Aduh! Kepalaku terbentur!

핸드폰을 꺼주십시오. (baca: haen deu pon eul koh ju ship si o)
artinya = Tolong matikan handphonemu ya

조용히 하세요! (baca: jo yong hi ha se yo!)
artinya = Tolong diam!

저를 따라 오세요. (baca: jo reul ta ra o se yo)
artinya = Ayo ikut aku.

당신의 잘못이 아니에요. (baca: tang shin nye jal mot i a ni e yo)
artinya = Ini bukan salahmu.

좀 도와 주세요. (baca: jom do wa ju se yo)
artinya = Tolong aku atau Bantuin aku dong.

오늘은 저의 생일입니다. (baca: o neu renjo ye saeng il im ni da)
artinya = Hari ini ulangtahunku

나는 불고기를 좋아해요. (baca: na neun bul go gi reul cho a hae yo)
artinya = Aku suka (makan) bulgogi.
*Bulgogi itu makanan Korea yang terbuat dari daging sapi, ada yang sudah pernah coba?

시간이 바로 돈입니다. (baca: shi gan i ba ro don im ni da)
artinya = Waktu adalah uang

 

Belajar Hangul Part 1

 

Kalo mau belajar bahasa asing, pertamanya kita awali dengan mengenal huruf bahasa tersebut.
nah, huruf-huruf korea itu mudah untuk dipelajari, ga kayak belajar bahasa mandarin atau jepang. huruf korea lebih simpel dan lebih mudah dibaca. yuuk, langsung aja kita mulai.

 

VOCAL
아 ——— A —————– ㅏ
이 ——— I —————– ㅣ
우 ——— U —————– ㅜ
에 ——— E —————– ㅔ
오 ——— O —————– ㅗ
으 ——— EU ————— ㅡ
애 ——— AE ————— ㅐ
어 ——— OE ————— ㅓ

 

KONSONAN TUNGGAL
ㄱ —- G / K
ㄴ —- N
ㄷ —- D/T
ㄹ —- R/L
ㅁ —- M
ㅂ —- P/B
ㅅ —- S
ㅇ —- O
ㅈ —- C/J
ㅊ —- CH
ㅋ —- KH
ㅌ —- TH
ㅍ —- PH
ㅎ —- H

 

KONSONAN RANGKAP
ㅃ—- PP
ㅉ—- CC
ㄸ—- TT
ㄲ—- KK
ㅆ—- SS

 

VOCAL RANGKAP
ㅑ ————– YA ——————— 야
ㅠ ————– YU ——————— 유
ㅕ ————– YEO ——————— 여
ㅖ ————– YE ——————— 예
ㅒ ————– YAE ——————— 얘
ㅛ ————– YO ——————— 요

 

VOCAL GABUNGAN
와 ——————- WA
위 ——————- WI
워 ——————- WO
웨 ——————- WE
왜 ——————- WAE
의 ——————- EUI
외 ——————- WE

 

Belajar Hangul Part 2

 

Penyusunan Huruf Mati dan Huruf Hidup

                     

Kali ini kita belajar tentang bagaimana menyusun huruf menggunakan huruf mati (자음) dan huruf hidup (모음).
dimana dalam penyusunan huruf ini terdapat beberapa cara. penyusunan hurufpun dilakukan dengan penulisan persuku-kata. jadi ga sembarang numpuk-tumpukin aja huruf perhurufnya.

huruf hidup dalam bahasa korea dapat diletakan dikiri, kanan atau bawah untuk membentuk suatu kata, berikut contoh penggunaannya: –

가 = ka
갸 = kya

바 = pa
뵤 = pyo
즈 = chu
머 = meo
너 = neo
디 = ti
요 = yo
드 = tu

거 = keo
기 = ki

버 = peo
지 = chi
조 = cho
무 = mo
이 = i
고 = ko
오 = o
두 = too

겨 = kyeo
고 = ko

부 = pu
저 = cheo
마 = ma
나 = na
야 = ya
댜 = tya
도 = to
그 = ku

 

Ketika membuat kata, kamu harus menambahkan campuran huruf mati dan huruf hidup, dimulai dengan huruf mati pada awal kata. dalam beberapa hal, tidak ada perlu menggunakan huruf mati bila di permulaan kata menggunakan ㅇ (null character).

ㅇ+ㅏ= 아 a
ㄹ+ㅡ+ㅁ= 름 rum
ㄱ+ㅏ+ㅁ= 감 kam
ㄲ+ㅜ+ㅇ= 꿍 kkoong
ㅇ+ㅗ+ㅅ= 옷 ot
ㅇ+ㅓ+ㅂㅅ= 없 eop
ㄲ +ㅗ+ㅊ= 꽃 kkot
ㅎ+ㅏ+ㄴ= 한 han
ㄱ+ㅡ+ㄱ= 극 guk

lebih lanjut dalam penyusunan kata
suku kata yang terdiri dari huruf mati dan ” huruf hidup vertikal” ditulis dengan huruf mati pada sisi kiri dan huruf hidup pada sisi kanan
ㄴ + ㅏ = 나 n + a = na
suku kata yang terdiri dari huruf mati dan ” huruf hidup horisontal” ditulis dengan huruf mati di atas sekali dan huruf hidup di bawah:
ㅁ + ㅗ = 모 m + o = moed
jika suku kata punya huruf mati, huruf hidup, dan huruf mati, huruf mati diakhir kata, disebut patch’im (maksudnya huruf pendukung) diletakkan di bawah suku kata tersebut.
ㅁ + ㅏ + ㄴ = 만 m + a + n = man

 

Belajar Hangul Part 3

 

Pola Kalimat dan Jenis Kalimat

 

POLA KALIMAT
chingu, kita belajar POLA KALIMAT nih sekarang.
kalo dalam bahasa inggrisnya belajar GRAMMAR gitu, ribet deh kan yaa pastinya.
kalo dalam Bahasa Korea dikenal dengan susunan pola kalimat :

K + S + O + P

K = Keterangan
S = Subjek
O = Objek
P = Predikat

 

* Posisi Keterangan dapat diletakan sebelum Subjek atau sesudah Subjek. Dan pada setiap bentuk kalimat lengkap selalu di akhiri dengan Predikat.

Contoh :
아침 에 나는 한국 말 을 공부 해요
K S O P
( Acim e Na neun Hangguk marreul kongbu heyo )
Pada pagi hari Aku belajar bahasa Korea

 

JENIS KALIMAT
Ada 3 macam kalimat dalam bahasa korea : kalimat formal, kalimat sederhana, dan kalimat informal. Dari ke 3 macam kalimat tersebut, kalimat informal akan lebih sering kita dengar, selama itu membuat suatu komunikasi menjadi lebih akrab, tidak kasar dan mengurangi sopan santun. kalimat ini biasanya digunakan pada saat berkenalan, antar kolega dan antar teman. Kalimat ini juga dapat digunakan apabila kita berbicara dengan orang yang lebih muda.

 

Catatan :

a. Kalimat formal memiliki beberapa variasi yaitu :
1.Kalimat yang berakhiran – 습니다 ( – seumnida ), untuk ungkapan pernyataan
Kalimat yang berakhiran – 습니까 ( – seumnika ), untuk ungkapan pertanyaan
Contoh : 읽슴니다 ( irkseumnida) membaca.
알겠슴니까? ( algeseumnikka ) mengertikah ?

2.Kalimat yang berakhiran – 입니다 ( – imnida ), untuk ungkapan pernyataan
Kalimat yang berakhiran – 입니까 ( – imnika ), untuk ungkapan pertanyaan
Contoh : 인도네시아 사람 입니다 ( Indonesia saram imnida ) Orang Indonesia
이곳은 뭐입니까 ? ( igotseun muo imnika ). Apakah ini ?
3. Kalimat yang berakhiran – 십시요 ( sipsio ), untuk ungkapan perintah
Contoh : 어서 오십시요 ( Oso Osipsiyo ) Selamat datang
b. Kalimat sederhana memiliki beberapa variasi yaitu :
Contoh : 사랑해 ( sarang he ).Cinta
살아 ( sara ) tinggal
먹어 ( mok’o) makan

 

Belajar Hangul Part 4

 

Subjek, Objek

 

 

1. To be Subjek 는 ( neun ) / 은 ( eun )

저 는 인도네시아 사람 입니다 ( Jo neun Indonesia saram imnida )
Saya orang Indnesia
그 사람 은 한국사람 입니다 ( Keu saram eun Han guk saram imnida )
Orang itu orang korea
Catatan :
a.는 ( neun ) digunakan setelah kata yang huruf terakhirnya vokal
b.은 ( eun ) digunakan setelah kata yang huruf terakhirnya konsonan.

 

2. To be Subjek atau subjek pelaku 가 (ga ) / 이 ( I )

누나 가 울어요 ( Nuna ga uroyo ) Kakak ( Pr ) menangis
방 이 따뜻해요 ( bang I tateutheyo ) Suhu dikamar hangat

Catatan :
c.가 ( ga ) digunakan setelah kata yang huruf terakhirnya vokal
d.이 ( I ) digunakan setelah kata yang huruf terakhirnya konsonan.

B. To be Objek 를 ( reul ) / 을 ( eul )

1. 나는 김치 를 좋아 해요 ( Na neun kimchi reul coah heyo )Saya suka kimchi
2. 나는 한국 말 을 공부 해요 ( Na neun Hangguk marreul kongbu heyo ) Saya belajar bahasa korea
Catatan :

• 를 ( reul ) digunakan setelah kata yang bersifat jamak dan diakhiri oleh huruf vocal
•을 ( eul ) digunakan setelah kata yang bersifat jamak dan diakhiri oleh huruf
konsonan.

Dan juga ….^^
 

Contoh  :

  • Annyeonghaseo : 안 녕 하 세 요 ! (apa kabar / halo)
  • Naneun Qisthi imnida : 나는 키스티 임니다 (Saya Qisthi)
  • Jonun haksaeng imnida : 저는 학냉 임니다 (Saya seorang pelajar)
  • Jonun Indonesia saram iyeyo : 저는 인도네시아 사람 이에요 (Saya orang Indonesia)
  • Fighting : 파이팅 ^^
  • Hwaiting : 화아팅 ^^
  • Saengil chukha : 생일 축하 (selamat ulang tahun)

Kalau mau nulis nama group juga sama :

  • Big Bang            : 빅방
  • So Nyeo Si Dae : 소녀시대
  • Super Junior      : 슈퍼주니어
  • SHINee              : 샤이니
  • Tata Cara Nomor Di Korea
  •  
  • Penomoran di korea dibagi menjadi 2 yaitu cara asli korea dan cara Cina. Bagaimana cara kalian mengucapkan 5 juta 5 ratus lima puluh lima ribu 5 ratus 5 puluh 5 won dalam bahasa korea(5.555.555 won) ??
  •  
  • 1
    일 (하나) il (hana)
  • 2
    이 (둘) ee (tul)
  • 3
    삼 (셋) sam (set)
  • 4
    사 (넷) sa (net)
  • 5
    오 (다섯) oh (tasot)
  • 6
    육 (여섯) yuk (yosot)
    7
    칠 (일곱) ch’il (ilgop)
  • 8
    팔 (여덟) p’al (yodolp)
  • 9
    구 (아홉) gu (ahop)
  • 10
    십 (열) ship (yol)
  • 11
    십일 (열하나) ship-il (yol-hana)
  • 12
    십이 (열둘) ship-ee (yol-tul)
  • 13
    십삼 (열셋) ship-sam (yol-set)
  • 14
    십사 (열넷) ship-sa (yol-net)
  • 15
    십오 (열다섯) ship-oh (yol-tasot)
  • 16
    십육 (열여섯) shim-yuk (yol-yosot)
  • 17
    십칠 (열일곱) ship-ch’il (yol-ilgop)
  • 18
    십팔 (열여덟) shi-p’al (yol-yodolp)
  • 19
    십구 (열아홉) ship-gu (yol-ahop)
  • 20
    이십 (스물) ee-ship (sumul)
  • 30
    삼십 (서른) sam-ship (sorun)
  • 40
    사십 (마흔) sa-ship (mahun)
  • 50
    오십 (쉰) oh-ship (shween)
  • 60
    육십 (예순) Yuk-ship (yesun)
  • 70
    칠십 (이른) ch’il-ship (irun)
  • 80
    팔십 (여든) p’al-ship (yodun)
  • 90
    구십 (아흔) gu-ship (ahun)
  • 100
    백 Baek
  • 200
    이백 ee-baek
  • 1,000
    천 ch’eon
  • 10,000
    만 Man
  • 100,000
    십만 ship-man
  • 1,000,000
    백만 baek-man
  •  
  • bisa dilihat dari diatas ada 2 cara mengucapkan angka, bisa dengan cara korea atau cina. cara korea yaitu dengan 하나, 둘, dst. sedangkan cara cina dengan 일, 이 dst. kedua nya juga digunakan pada kesempatan yang berbeda.
  • Cara korea digunakan untuk menghitung umur dan jumlah suatu benda. Sedangkan cara cina digunakan untuk menyatakan jam berapa, tanggal, uang, nomor telepon, dsb.

Membuat nama Korea

  • Ketika memonton serial drama Korea, sering kali kita mendengar nama-nama yang hampir sama. Sebenarnya apakah nama-nama itu benar-benar sama?
  • Bisakah kita membuat nama Korea tanpa perlu memiliki orang tua yang berasal dari Korea?
  • hehhehee tentu saja bisa…. lihat saja bagaimana prosesnya:

    Nama Depan di liat dari nomor terakhir pada Tahun kelahiran Kamu
    0: Park 1: Kim 2: Shin 3: Choi 4: Song 5: Kang 6: Han 7: Lee 8: Sung 9: Jung

    Nama Tengah di liat dari Bulan Kelahiran Kamu
    1: Yong 2: Ji 3: Je 4: Hye 5: ong 6: Sang 7: Ha 8: Hyo 9: Soo 10: Eun 11: Hyun 12: Rae

    Nama Belakang itu di ambil dari tgl kelahiran Kamu
    1: Hwa 2: Woo 3: Hee 4: Joon 5: Kyo 6: Kyung 7: Wook 8: Jin 9: Jae 10: Hoon 11: Ra 12: Bin 13: Sun 14: Ri 15: Soo 16: Rim 17: Ah 18: Ae 19: Neul 20: Mun 21: In 22: Mi 23: Ki 24: Sang 25: Byung 26: Seok 27: Gun 28: yoo 29:sup 30:won 31:sub

      Bagaimana? sekarang kamu gabungin aja dari urutan mulai dari tahun, bulan dan tanggalnya yaa. So… siapa nama Koreamu frenn???

Kecerdasan dan IQ

Apa itu Kecerdasan dan Apakah IQ itu?

Makna kecerdasan dan IQ

Makna Kecerdasan: Kecerdasan dapat didefinisikan sebagai bagian dari pikiran yang meliputi banyak kemampuan yang saling berhubungan, seperti kapasitas untuk mempertimbangkan sesuatu, untuk merencanakan, untuk menyelesaikan masalah, untuk berpikir secara abstrak, untuk memahami ide-ide, untuk mempergunakan bahasa, dan untuk belajar.

Sangat penting untuk dicatat bahwa kecerdasan bukanlah mengenai seberapa banyak pengetahuan atau keahlian yang dimiliki seseorang; tetapi lebih ke seberapa cepat seseorang mampu menyerap pengetahuan dan keahlian begitu juga dengan seberapa baik kinerja seseorang pada tugas yang bukan merupakan keahliannya.

Definisi IQ: IQ adalah pengukuran kecerdasan. IQ menganggap bahwa terdapat perbedaan kecerdasan di antara orang-orang yang berbeda dari suatu populasi dan mengekspresikannya dengan sebuah nilai dari bagaimana kecerdasan seseorang dalam hubungannya dengan keseluruhan populasi.

Nilai Kecerdasan dan Nilai Tes IQ

Banyak pendapat mengatakan bahwa kecerdasan tidak berhubungan dengan kemampuan kognitif dan banyak pula kritikan mengatakan bahwa tes IQ sebaiknya tidak digunakan untuk mengukur kecerdasan

Kritikan ini tidak sepenuhnya tanpa alasan. Benar bahwa kecerdasan tidak dapat didefinisikan dengan jelas begitu juga dihitung dengan mudah. Kontras dengan dimensi lainnya (tinggi, berat atau kekuatan otot ) yang didefinisikan dengan namanya serta dapat diukur secara objektif.

Namun, kita dapat membuat pernyataan-pernyataan tak terbantahkan mengenai IQ dan kecerdasan seperti yang tertuang dalam buku “Kurva Lonceng”: Kurva Lonceng:

  • Terdapat sebuah kemampuan kognitif umum yang membedakan manusia.
  • Semua tes-tes kecakapan akademis yang telah distandarisasikan mengukur kemampuan kognitif ini hingga beberapa tingkatan, tapi tes-tes IQ, dirancang secara jelas untuk tujuan tersebut, pengukuran tersebutlah yang paling akurat.
  • Nilai IQ cocok sekali dengan apa yang orang-orang maksud pada saat mereka menggunakan kata kecerdasan.
  • Tes IQ yang telah dipersiapkan dengan baik, tidak menunjukkan penyimpangan terhadap kelompok-kelompok sosial, ekonomi, etnik maupun ras.

IQ Sebagai Penentu Kesuksesan

Kritikan terhadap tes IQ dapat disanggah dengan keberhasilan IQ sebagai penentu keberhasilan dalam berbagai bidang.

Meskipun bukan merupakan penentu yang sempurna terhadap kesuksesan akademis maupun pekerjaan, Bahkan para kritikus mengakui bahwa ada kaitan yang kuat antara IQ dengan keberhasilan.

IQ → Kesuksesan Akademis

Tes IQ pada awalnya dirancang sebagai penunjuk kesuksesan akademis bagi murid sekolahan. Barulah kemudian di abad ke 20 penggunaannya meluas hingga ke tempat kerja.

Sementara memang benar bahwa terdapat banyak faktor lainnya yang menentukan keberhasilan di sekolah, namun IQ sering kali menunjukkan adanya korelasi yang tinggi dengan kesuksesan akademis.

IQ → Kesuksesan Profesional

IQ dapat memprediksi keberhasilan di tempat kerja. Mengukur IQ calon karyawan serta mempertimbangkan IQ ke dalam pengambilan keputusan perekrutan adalah alat yang berguna. Namun, pengaturan tes IQ untuk pekerjaan jauh lebih kontroversial daripada untuk bidang akademik.

Kurang dari 50% dari pengusaha di seluruh dunia menggunakan tes IQ sebagai sarana untuk mengevaluasi calon pekerjaan. Terdapat variasi yang beragam di antara negara. Beberapa ini adalah contohnya:

  • 55% — Cina dan Spanyol
  • 30% — India dan Perancis
  • 3% — Amerika dan Jerman

Penelitian ilmiah menunjukkan: Meskipun tes IQ bukan penunjuk yang sempurna akan keberhasilan pelamar kerja di masa yang akan datang, terdapat faktor lainnya yang relevan untuk keberhasilan pekerjaan, namun IQ harus dipertimbangkan. Dikarenakan IQ seorang kandidat berkaitan dengan keberhasilan di tempat kerja. Baru-baru ini, peneliti melakukan perbandingan efektivitas dari berbagai metode pemilihan karyawan: tes IQ, wawancara tidak terstruktur, tes kepribadian dan kuesioner biografi. Hasilnya cukup jelas: IQ merupakan prediktor terbaik dari keberhasilan kerja.

Menurut Schmidt dan Hunter, “untuk mempekerjakan karyawan yang tak memiliki pengalaman kerja petunjuk yang paling valid untuk mengetahui kualitas kinerja-nya adalah kecerdasannya”. Nilai Tes IQ memperkirakan tingkat kinerja dalam setiap bidang pekerjaan. Hal tersebut berarti, untuk kegiatan berkualifikasi tinggi (penelitian, manajemen) nilai IQ rendah cenderung menjadi penghalang dalam mendapatkan kinerja yang cukup, sebaliknya pada kegiatan berketerampilan minim, kekuatan atletis (kekuatan manual, kecepatan, stamina, and koordinasi) mereka akan lebih berpengaruh terhadap kinerja.

Dukungan terhadap bermanfaatnya IQ juga datang dari Justin Menkes dalam artikelnya di Harvard Business Review yang berjudul “Memperkerjakan Eksekutif Cerdas”. Menkes menyatakan: “terlepas dari kurangnya hasil nyata, tes-tes IQ tetap merupakan petunjuk kesuksesan manajerial yang paling baik daripada perangkat pengukuran lainnya. Keengganan dunia bisnis untuk mengunakan pengujian kecerdasan dalam bentuk apapun, telah mencuri dari perusahaan-perusahan sebuah perangkat yang sangat kuat dalam mengevaluasi kandidat untuk pekerjaan atau promosi”.

IQ → Kekayaan

Dengan baiknya IQ sebagai penunjuk kesuksesan dalam pekerjaan, secara positif juga berhubungan dengan penghasilan dan kekayaan. Apabila diringkas dapat kita katakan, semakin tinggi IQ Anda semakin tinggi juga pendapatan, kekayaan dan status sosial Anda.

IQ dari jutawan dengan kemampuan sendirinya di dunia diperkirakan sekitar 115. IQ dari milyarder dengan kemampuan sendirinya di dunia diperkirakan sekitar 120.

 

Tabel tersebut menunjukkan bahwa ada fakta mengejutkan mengenai keterkaitan IQ dengan berbagai pengalaman hidup:

  • Jika Anda ber-IQ rendah, Anda 6 kali berpeluang menjadi pengangguran daripada jika Anda ber-IQ tinggi.
  • Jika Anda ber-IQ rendah, Anda 3 kali lebih berpeluang bercerai dalam kurun waktu 5 tahun setelah menikah daripada ber-IQ tinggi.
  • Jika Anda ber-IQ rendah, Anda 16 kali lebih mungkin untuk mempunyai seorang anak di luar pernikahan daripada jika Anda ber-IQ tinggi.
  • Jika Anda ber-IQ rendah, Anda 10 kali lebih mungkin dipenjara, daripada jika Anda ber-IQ tinggi.
  • Jika Anda ber-IQ rendah, Anda 15 kali lebih mungkin untuk hidup dalam kemiskinan daripada jika Anda ber-IQ tinggi.

 

Apakah yang kita ketahui tentang Kecerdasan?

Terdapat banyak definisi dari arti kecerdasan.

  1. Asosiasi Psikologi Amerika mendefinisikan-nya sebagai berikut:
    • Tiap individu berbeda satu sama lain dalam hal kemampuan untuk memahami ide-ide yang kompleks, beradaptasi dengan lingkungan secara efektif, belajar dari pengalaman, terlibat dalam berbagai bentuk penalaran, dan mengatasi kendala dalam mengambil keputusan. Meskipun perbedaan di antara individu ini sangat nyata, namun hal ini tidak pernah pasti: performa intelektual yang diberikan oleh tiap orang akan bervariasi pada kesempatan dan wilayah yang berbeda, sebagaimana dinilai oleh kriteria yang berbeda.
    • Konsep “Kecerdasan” merupakan upaya untuk memperjelas dan mengatur fenomena yang kompleks ini. Meskipun kejelasan telah dicapai di beberapa area, tidak terdapat konsep yang mampu menjawab semua pertanyaan penting dan memperoleh persetujuan universal. Bahkan, ketika sekelompok ahli teori terkemuka diminta untuk mendefinisikan kecerdasan, mereka memberikan definisi yang berbeda-beda
  2. Definisi kedua istilah kecerdasan berasal dari “Arus Sains Kecerdasan” yang ditandatangani oleh 52 peneliti kecerdasan pada tahun 1994:

Sebuah kemampuan mental yang sangat umum, antara lain mencakup kemampuan untuk berpikir, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir secara abstrak, memahami ide-ide yang kompleks, belajar cepat dan belajar dari pengalaman. Hal ini tidak hanya berupa kecerdasan yang didapat melalui pembelajaran buku, keterampilan akademik yang seksama, atau mengikuti tes. Sebaliknya, hal tersebut mencerminkan kemampuan yang lebih luas dan menyeluruh dalam memahami lingkungan kita –“menangkap”, “memahami” sesuatu atau “memikirkan” apa yang akan dilakukan.

 

Mensa, Kalangan masyarakat yang memiliki IQ tinggi

Terdapat banyak rumor mengenai kecerdasan, termasuk kesalahan dan fakta yang tak sepenuhnya benar mengenai hal tersebut. Untuk mengakhiri kebingungan tersebut, pada tahun 1994 para peneliti ternama berkumpul dan mempublikasikan pengetahuan tentang kecerdasan pada khalayak umum. Berikut ini adalah kesimpulan dari analisis ilmiah mengenai arti kecerdasan.

Pengertian dan Ukuran Kecerdasan

  • Kecerdasan adalah kemampuan mental secara umum yang melibatkan kemampuan untuk berfikir, berencana, mengatasi masalah, berfikir abstrak, memahami ide kompleks, belajar cepat dan belajar dari pengalaman. Anugerah kecerdasan ini tidak selalu diperoleh dari pembelajaran buku, kemampuan akademik yang sempit atau test pencarian bakat. Namun, ini lebih luas dan mendalam untuk memahami lingkungan sekitar — “Menangkap”, “berfikir” tentang sesuatu atau “berfikir” apa yang akan dilakukan
  • Kecerdasan, dapat diukur, dan tes-tes kecerdasan dapat mengukurnya dengan baik. Tes-tes tersebut termasuk di antara yang paling akurat (dalam hal teknis, dapat diandalkan dan valid) diantara semua tes dan penilaian psikologi.
  • Meskipun terdapat berbagai jenis tes kecerdasan, semua tes tersebut mengukur kecerdasan yang sama. Beberapa menggunakan kata-kata atau angka dan memerlukan pengetahuan budaya khusus, yang mana tidak diperlukan pada tes lain dan sebagai gantinya menggunakan bentuk atau desain yang hanya memerlukan pengetahuan sederhana, serta konsep-konsep universal.
  • Hasil IQ tiap individu tersusun dalam satu rangkaian, dari tingkat rendah ke tinggi, yang ditampilkan dengan bentuk kurva lonceng. Banyak orang berada di kelompok rata-rata (IQ 100) dan beberapa dari mereka lebih pandai atau lebih bodoh: Sekitar 3% skor orang Amerika berada di atas IQ 130 dan persentase yang sama dibawah IQ 70

Perbedaan Kelompok IQ

  • Anggota grup ras dan etnis ditemukan di setiap tingkatan IQ. Kurva lonceng saling tumpang tindih, akan tetapi grup tersebut akan berbeda dimana para anggotanya akan membentuk garis IQ. Kurva lonceng untuk grup (Yahudi dan Asia Timur) terletak lebih tinggi dari pada rata-rata orang kulit putih. Sedangkan grup lain (Orang kulit hitam dan orang Hispanik) terletak dibawah orang berkulit putih
  • Kurva lonceng untuk orang kulit putih terletak di sekitar IQ 100; kurva lonceng untuk orang Amerika berkulit hitam sekitar 85; sedangkan mereka yang beretnis Hispanik terletak diantara orang kulit putih dan kulit hitam. Adanya bukti masih belum bisa menunjukkan dimana letak posisi orang Yahudi dan Asia yang dengan IQ 100

Pemahaman Praktis tentang IQ

  • IQ sangat terkait, bahkan mungkin lebih dari sifat manusia lain, dengan pendidikan, pekerjaan, ekonomi dan sosial. Keterkaitan terhadap kesejahteraan dan kinerja seseorang sangatlah kuat di beberapa area kehidupan (Pendidikan, dan Training Militer, ) sedang namun kuat di beberapa hal lain (Kemampuan sosial) dan sedang tapi konsisten (Ketaatan Hukum). Apapun ukuran test IQ, ini sangat penting dalam kehidupan sosial.
  • IQ tinggi merupakan sebuah keberuntungan dalam hidup sebab hampir semua aktivitas membutuhkan pemikiran dan pengambilan keputusan. Tentu saja, IQ tinggi tidak menjamin kesuksesan seperti halnya IQ rendah tidak menjamin kegagalan. Ada banyak pengecualian, namun justru jarang orang sukses dengan IQ tinggi.
  • Keuntungan praktis dari memiliki IQ yang lebih tinggi meningkat seiring pengaturan hidup yang kian kompleks (hal baru, ambigu, berubah-ubah, tak terduga, atau beragam). Misalnya, IQ tinggi umumnya diperlukan untuk melakukan pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi atau pekerjaan-pekerjaan ‘basah’ (profesi kantoran, manajemen): hal ini dianggap sebuah keuntungan dalam tingkat pekerjaan yang sedang (kerajinan, juru tulis dan polisi), tetapi kurang memberikan keuntungan dalam pekerjaan yang membutuhkan pengambilan keputusan secara rutin atau pemecahan masalah sederhana (pekerjaan yang tidak memerlukan keterampilan khusus).
  • Perbedaan dalam kecerdasan tentu bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kinerja dalam pendidikan, pelatihan, dan pekerjaan yang sangat kompleks, namun kecerdasan seringkali merupakan yang paling penting.
  • Karakter pribadi tertentu, bakat khusus, kemampuan fisik, pengalaman dan kesukaan merupakan hal penting untuk kinerja sukses dalam bekerja, namun mereka yang memiliki penerapan yang lebih sempit atau pengalihan terhadap tugas dan pengaturan jika dibandingkan dengan orang yang memiliki kecerdasan rata-rata

Sumber dan Stabilitas terhadap Perbedaan Dalam Kelompok

  • Setiap individu memiliki kecerdasan berbeda berdasarkan perbedaan lingkungan dan keturunan. Perkiraan heritabilitas berkisar dari 0.4 ke 0.8 (dari skala 0-1), yang menunjukkan bahwa genetik memiliki peran lebih besar daripada lingkungan saat menciptakan perbedaan IQ tiap masing-masing individu
  • Anggota dari keluarga yang sama juga cenderung memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda berdasarkan genetik dan lingkungan. Mereka berbeda secara genetik karena saudara biologis berbagi separuh gen dari masing-masing orang tua dan, rata-rata, hanya separuh dari masing-masing. Mereka juga berbeda tingkat IQ karena mereka berada di lingkungan berbeda meski dari keluarga yang sama.
  • Meskipun IQ dipengaruhi oleh faktor keturunan, tidak berarti IQ tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Tiap orang dilahirkan dengan tingkat kecerdasan yang tetap dan tidak berubah-ubah. IQ akan semakin stabil seiring masa kanak-kanak, namun, biasanya akan berubah sedikit setelah itu

 

Teori Pembagian Kecerdasan dan Kekayaan Negara

Apa itu Mensa?

Mensa dibentuk di Inggris pada tahun 1946 oleh Roland Berrill, seorang pengacara, dan Dr. Lance Ware, seorang ilmuwan dan pengacara. Mereka memiliki gagasan untuk membentuk perhimpunan bagi orang-orang cerdas, dimana satu-satunya kualifikasi yang diperlukan untuk menjadi anggota ialah memiliki IQ tinggi. Tujuan awalnya ialah untuk menciptakan perkumpulan bagi orang-orang dengan kecerdasan sangat tinggi yang non-politik dan bebas dari semua perbedaan ras ataupun agama.

Apakah tujuan dari Mensa?

Mensa memiliki tiga tujuan: untuk mengidentifikasi dan mengembangkan kecerdasan manusia demi kepentingan kemanusiaan, untuk mendorong penelitian dalam hal alam, karakteristik dan penggunaan dari kecerdasan, serta untuk meningkatkan kecerdasan dan peluang-peluang sosial bagi para anggotanya.

Berapa banyak anggota yang dimiliki oleh Mensa?

Saat ini terdapat sekitar 100,000 anggota Mensa dari 100 negara di seluruh dunia. Ini menyamai 2,500,000 anggota di seluruh dunia dari perhimpunan IQ tinggi online Intelligent Elite.

Apakah arti “Mensa”?

“Mensa” berarti “meja” dalam Bahasa Latin. Nama tersebut singkatan dari Komunitas Meja Bundar, tak ada keterkaitan sama sekali dengan ras, warna kulit, keyakinan, kebangsaan, usia, politik, atau latar belakang pendidikan sosial.

Bagaimana caranya agar dapat memenuhi syarat keanggotaan Mensa?

Keanggotaan Mensa terbuka untuk orang-orang yang telah mencapai skor dua persen teratas dari populasi umum dalam tes kecerdasan yang telah disetujui yang diberikan dan diawasi dengan benar. Persyaratan IQ karenanya lebih tinggi daripada perhimpunan IQ tinggi online Intelligent Elite dimana hanya IQ di atas 10% diperlukan.

 

IQ → Sukses: Kesenjangan

Abad ke-20 lebih berfokus pada IQ, bukan EQ. Konsep IQ yang diperkenalkan pada akhir Abad ke-19, pada awalnya dipergunakan sebagai prediktor keberhasilan akademis. Dengan semakin dikenalnya konsep IQ, penggunaanya kian meluas tidak hanya sebagai prediktor keberhasilan akademis tetapi juga kesuksesan kerja.

Meskipun benar bahwa mereka yang memiliki IQ tinggi lebih besar kemungkinannya untuk meraih sukses di tempat kerja dibandingkan mereka yang ber-IQ rendah, terdapat kesenjangan besar dalam hubungan antara IQ dan keberhasilan. Banyak orang dengan IQ rendah sukses, namun banyak juga orang dengan IQ tinggi tidak berhasil. Jika Anda melihat keberhasilan di tempat kerja dan juga kesuksesan dalam kehidupan pribadi, semakin jelaslah bahwa IQ saja tidak menentukan keberhasilan.

Dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat melihat contoh dari orang-orang dengan IQ tinggi yang tidak mampu mencapai keberhasilan dalam pekerjaan mereka meskipun kemampuan akademis mereka unggul.

  • Seorang manajer berkecerdasan tinggi tidak dapat mengendalikan emosinya ketika menemukan kesalahan yang dibuat oleh tim kerjanya. Ia berteriak pada mereka, tim kerjanya merasa ketakutan dan karenanya baik dirinya maupun tim kerjanya menjadi tidak produktif.
  • Seorang remaja berkecerdasan tinggi tidak mampu memotivasi dirinya untuk belajar. Walaupun ia memiliki kemampuan belajar yang sangat tinggi, ia hanya duduk bermain game komputer seharian. Akhirnya, dia tidak memperoleh kesuksesan dalam pelajarannya dan putus sekolah.
  • Seorang programmer komputer yang cerdas diharuskan untuk bekerja sama dengan programmer lain dalam sebuah proyek. Meskipun ia memiliki keterampilan program yang hebat, ia tidak dapat berkomunikasi secara efektif dengan tim kerja lainnya. Hasil pekerjaannya tidak memuaskan meskipun kemampuan dan tingkat kecerdasannya tinggi.
  • Seorang peneliti dengan tingkat kecerdasan yang tinggi dipromosikan ke posisi manajemen di bidangnya. Meskipun keterampilan penelitiannya sempurna, ia pemalu dan takut untuk berbicara di depan orang banyak. Karena rasa percaya dirinya rendah, ia tidak dapat memimpin kelompok sehingga hasil keseluruhan dari fasilitas penelitian tersebut tidak memuaskan.

Dari semua kasus diatas, Anda dapat melihat individu dengan IQ tinggi tidak berhasil mencapai kesuksesan karena masalah yang berhubungan dengan emosi: kurangnya pengendalian emosi, kurangnya motivasi, kurangnya keterampilan berkomunikasi serta kurangnya keterampilan kepemimpinan.

Terdapat banyak keterampilan penting untuk meraih kesuksesan yang tidak berhubungan dengan IQ. Dan semua keterampilan ini berhubungan dengan emosi. Kesadaran ini mengantarkan kita pada konsep EQ.

 

Sejarah EQ

Konsep EQ dikembangkan sekitar tahun 1990. Sebelumnya perhatian selalu tertuju pada IQ. Konsep IQ itu sendiri dikembangkan sekitar tahun 1900an. Pada tahun 1900, Alfred Binet salah satu penemu konsep IQ, mulai melakukan tes IQ bagi anak-anak sekolahan. Pada tahun 1918, Angkatan Perang Amerika mulai melakukan tes IQ bagi semua pendaftar. Pada dekade berikutnya IQ menjadi semakin dikenal, sehingga menjadi sebuah istilah yang dikenal luas oleh sebagian besar masyarakat.

Dari tahun 1900 ke 1990, perhatian terpusat hanya pada IQ dan bukan terhadap EQ. Sekitar tahun 1990, orang-orang mulai menyadari bahwa IQ bukanlah satu-satunya penentu kesuksesan. Ada komponen penting lainnya yang tidak dapat disentuh oleh IQ. Bagaimanapun, tidak terdapat konsep terpadu dari komponen lain yang mempengaruhi kesuksesan tersebut.

“Success Intelligence”, sebuah konsep yang dikembangkan oleh Howard Gardner adalah usaha pertama untuk memasukkan faktor emosional ke dalam IQ. Menurut Gardner, IQ baru dapat memprediksi sukses jika mengikut sertakan komponen lainnya di luar “verbal”, “matematika” dan “visual”. “Success Intelligence” dari Gardner tersebut, memiliki tujuh komponen:

  1. Verbal / Linguistik
  2. Logis / Matematika
  3. Visual / Grafis
  4. Musikal
  5. Jasmani / Kinestetik
  6. Interpersonal
  7. Intrapersonal

Tiga komponen pertama (verbal/bahasa, logis/matematika, visual/grafis) sudah termasuk ke dalam konsep dasar IQ. Komponen musikal dan jasmani/kinestetik mencerminkan tingkat keterampilan umum dalam aktivitas musik dan olah raga. Dua komponen terakhir yaitu kecerdasan interpersonal dan intrapersonal, berhubungan dengan emosi dan merupakan langkah pendahulu dari munculnya EQ yang ada saat ini.

Barulah pada tahun 1990, Salovey dan Mayer memperkenalkan istilah “Emotional Intelligence”. Mereka merumuskan Emotional Intelligence IQ, EIQ, yang merupakan IQ berdiri sendiri. Namun EQ baru dikenal setelah Daniel Goleman menerbitkan buku dengan penjualan tinggi “Emotional Intelligence” di tahun 1995. Buku tersebut menarik perhatian publik akan konsep EQ dan memicu penerbitan artikel dan buku dengan tema serupa. Di akhir tahun 1990an, kecerdasan emosional menjadi salah satu perbincangan hangat dalam dunia psikologi. Dan sekarang ini EQ lebih dikenal sebagai pengukuran atas sekumpulan keterampilan penting; pengakuan akan pentingnya hal ini dalam menentukan kesuksesan sangatlah jelas.

 

Uraian Lengkap mengenai Psikologi Manusia

IQ + Kepribadian (tanpa EQ)

Selama lebih dari 100 tahun, psikolog telah mengukur IQ. Bahkan dalam kurun waktu yang lebih lama , psikolog telah mengukur kepribadian manusia. IQ dan kepribadian dianggap perlu untuk menggambarkan psikologi manusia secara penuh. Tes kepribadian mengukur ciri kepribadian yang ada dan tes IQ mengukur kemampuan intelektual. Ini dianggap sebagai ukuran lengkap psikologi manusia.

Namun, sebelum konsep EQ diperkenalkan, terdapat sebuah “kesenggangan”: Ada beberapa jenis keterampilan yang bukan merupakan bagian dari keterampilan IQ juga bukanlah bagian dari kepribadian. Sangatlah jelas bahwa IQ tidak berkorelasi kuat dengan kesuksesan. Telah lama diketahui bahwa terdapat faktor-faktor lain selain IQ yang dapat menjelaskan kesuksesan, dan juga kebanyakan faktor-faktor ini berhubungan dengan emosi. Akan tetapi, faktor-faktor ini seringnya dipandang sebagai bagian dari kepribadian.

Sebagai contoh, seseorang dengan tingkat kecerdasan rendah masih mungkin meraih sukses sebab ia adalah seorang yang “berbaur dengan orang lain” atau karena ia sangat bermotivasi. Seseorang dengan tingkat kecerdasan tinggi mungkin saja gagal karena ia seorang pemalu atau pemalas.

Bagaimanapun juga, kriteria di atas bukanlah merupakan ciri kepribadian melainkan “keterampilan kepribadian”. Seseorang mungkin saja memiliki kepribadian introvert namun bisa “berbaur dengan orang lain”. IQ dan EQ menggambarkan tingkatan keterampilan, namun tidak menggambarkan kepribadian. Kepribadian menggambarkan ciri yang tetap dari kepribadian seseorang. Ciri ini tidak berhubungan dengan keterampilan. Baik IQ maupun kepribadian tidak dapat mengukur keterampilan yang membentuk EQ.

IQ + Kepribadian + EQ

Penambahan konsep EQ ke dalam konsep kepribadian dan kecerdasan telah melengkapi cara pandang kita mengenai psikologi manusia. Sekarang para ahli kejiwaan mengetahui bahwa setiap orang memiliki satu kepribadian, satu tingkatan IQ dan satu tingkatan EQ.

 

Kepribadian menggambarkan karakter seseorang; contohnya introver, ekstrover, “pemikir”, atau “perasa”. Jika anda ingin tahu kepribadian anda, ikutilah test kepribadian Swiss 16 PT secara gratis!

Test IQ digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan anda. Ini menganalisa kemampuan anda dalam berfikir logis, menyerap informasi, menyampaikan pelajaran, dan mengatasi masalah dan merupakan cara tepat untuk memperkirakan kesuksesan anda di sekolah tapi tidak tepat untuk memprediksi kesuksesan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Test EQ digunakan untuk mengetahui tingkat ketrampilan emosi anda. Ini menganalisa kemampuan anda untuk memahami emosi, mengontrol emosi, memotivasi diri sendiri, memahami situasi sosial dan berkomunikasi dengan baik terhadap sesama. Ini cara tepat untuk memprediksi kesuksesan dalam kehidupan pribadi namun kurang tepat, untuk memprediksi keberhasilan dalam sekolah atau pekerjaan. Akan tetapi, kombinasi IQ dan EQ adalah cara tepat untuk memprediksi keberhasilan di sekolah, pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Tiga lingkaran pada diagram diatas saling tumpang tindih. Ini menunjukkan bahwa meskipun EQ, IQ dan kepribadian tidak saling terkait, ada semacam hubungan antara mereka. Orang-orang yang memiliki kepribadian “pemikir” cenderung memiliki skor IQ yang tinggi namun memiliki skor EQ lebih rendah daripada orang yang memiliki kepribadian “penuh perasaan”. Ini tak berarti bahwa setiap orang yang perasa memiliki EQ lebih tinggi dan IQ rendah, akan tetapi ada kesamaan diantara dua hal tersebut.

Orang-orang dengan tingkat IQ yang rendah cenderung memiliki EQ yang rendah pula; seiring dengan IQ yang meningkat, EQ pun bertambah pula. Akan tetapi, ketika skor IQ menjadi sangat tinggi, EQ pada umumnya menurun. Ini tak berarti bahwa orang-orang ber-IQ rendah adalah orang yang memiliki EQ tinggi atau tidak ada orang genius yang memiliki EQ tinggi, akan tetapi demikianlah yang menjadi trend pada penelitian global.

 

Kompetensi Emosional

Tidak ada kompetensi satu pun yang menunjukkan EQ anda. Pada dasarnya test EQ terdiri atas lima komponen:

  1. Kesadaran Diri
  2. Manajemen Diri
  3. Auto Motivasi
  4. Kesadaran Sosial
  5. Manajemen Relasi

 

 

Apa itu kecerdasan emosi?

Emotional Intelligence (EI), sering disebut sebagai Emotional Intelligence Quotient (EQ), menggambarkan kemampuan untuk merasakan, dan mengelola emosi diri sendiri, orang lain dan kelompok.

Mendefinisikan Kecerdasan Emosional

Terdapat banyak argumentasi mengenai pengertian dari EI. Sampai saat ini, terdapat tiga model utama dari EI:

  • Model EI Berdasarkan Kemampuan
  • Gabungan Model EI
  • Model EI Berdasarkan Sifat

Model Berdasarkan Kemampuan

Konsep Salovey dan Mayer yang digunakan untuk mendefinisikan EI dengan kriteria standard mengenai sebuah konsep kecerdasan baru. Melalui riset yang berkesinambungan, definisi EI kemudian direvisi menjadi: “Kemampuan untuk menerima emosi, menyatukan emosi untuk berfikir, memahami emosi dan mengatur emosi untuk pengembangan kepribadian.

Kemampuan berdasarkan tampilan emosi digunakan sebagai sumber informasi yang bermanfaat untuk membantu seseorang mengerti dan mengendalikan lingkungan sosial. Model tersebut menjelaskan bahwa tiap orang itu berbeda tergantung dari kemampuan mereka untuk mengolah informasi dan mengaitkan proses emosi ke pengertian yang lebih luas. Kemampuan ini terlihat dalam sikap adaptasi tertentu.

Model ini mengemukakan bahwa EI meliputi 4 jenis kemampuan:

  • Menyadari Emosi: kemampuan untuk mendeteksi dan menguraikan emosi pada wajah, gambar, suara, dan artefak-artefak budaya – termasuk didalamnya kemampuan untuk mengidentifikasi emosi yang dimiliki seseorang. Menyadari emosi mewakili aspek dasar dari kecerdasan emosional, karena membuat semua pengolahan informasi emosional lainnya memungkinkan.
  • Menggunakan Emosi: kemampuan untuk memanfaatkan emosi untuk memudahkan berbagai kegiatan kognitif, seperti berpikir dan pemecahan masalah. Orang dengan kecerdasan emosional dapat sepenuhnya diandalkan karena dapat mengubah ‘mood’ yang paling sesuai dengan pekerjaan yang sedang ditanganinya.
  • Memahami Emosi: kemampuan untuk memahami bahasa emosi dan untuk menyadari hubungan yang rumit di antara emosi. Sebagai contoh, pemahaman emosi meliputi kemampuan untuk sensitif pada variasi emosi, dan kemampuan untuk mengenali dan menggambarkan bagaimana emosi berkembang dari waktu ke waktu.
  • Mengelola Emosi: kemampuan untuk mengatur emosi baik dalam diri kita maupun orang lain. Karenanya, orang dengan kecerdasan emosional dapat memanfaatkan emosi, bahkan emosi yang negatif serta mengelolanya untuk pencapaian tujuan.

Model Gabungan EI

Model Kompetensi Emosional

Model EI yang diperkenalkan oleh Daniel Goleman ini berfokus pada EI sebagai serangkaian kompetensi dan keterampilan yang mendorong kinerja manajerial, diukur oleh penilaian multi-penilai dan penilaian diri (Bradberry dan Greaves, 2005). Dalam bekerja dengan Emotional Intelligence (1998), Goleman mengeksplorasi fungsi EI dalam pekerjaan, dan menegaskan EI sebagai prediktor terkuat atas kesuksesan di tempat kerja, konfirmasi terbaru dari penemuan ini pada sampel dari seluruh dunia ditampilkan pada Bradberry dan Greaves, “The Emotional Intelligence Quick Book”” (2005).

Model Goleman menguraikan empat susunan utama EI:

  • Kesadaran diri: Kemampuan untuk membaca emosi seseorang dan mengenali dampaknya saat menggunakan intuisi dalam menentukan keputusan.
  • Manajemen Diri: Mengendalikan emosi dan dorongan hati seseorang serta beradaptasi pada perubahan keadaan.
  • Kesadaran Sosial: Kemampuan untuk merasakan, mengerti, dan bereaksi terhadap emosi orang lain dan pada saat yang sama memahami jaringan sosial.
  • Manajemen Hubungan: Kemampuan untuk menginspirasi, mempengaruhi, dan mengembangkan orang lain dan pada saat yang sama mengelola konflik.

Goleman mengikut sertakan serangkaian kompetensi emosional dalam tiap susunan EI. Kompetensi emosional bukanlah merupakan bakat bawaan, tapi lebih pada kemampuan belajar yang harus dilakukan dan dikembangkan untuk mencapai kinerja yang luar biasa. Goleman mengusulkan fakta bahwa individu dilahirkan dengan kecerdasan emosi umum yang menentukan potensi mereka untuk mempelajari kompetensi emosional.

Model Kecerdasan Sosial-Emosional Bar-On

Seorang ahli psikologi Reuven Bar-On (2006) mengembangkan salah satu teknik pengukuran pertama dari EI yang menggunakan istilah “Emotion Quotient”. Ia mendefinisikan kecerdasan emosional sebagai kepedulian dalam pemahaman diri sendiri dan orang lain secara efektif, berhubungan baik dengan orang lain, dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar agar lebih berhasil dalam menghadapi tuntutan lingkungan. Bar-On mengusulkan fakta bahwa bersamaan dengan waktu EI akan berkembang dan hal ini dapat ditingkatkan melalui pelatihan, program dan terapi.

Bar-On memberikan hipotesa bahwa individu dengan tingkat EQ yang lebih tinggi daripada rata-rata umumnya lebih berhasil dalam memenuhi tuntutan dan tekanan lingkungan. Ia mencatat bahwa kekurangan dalam hal EI dapat berarti kurangnya keberhasilan dan menjadi penyebab keberadaan masalah emosional. Masalah-masalah yang dihadapi seseorang dalam mengatasi lingkungan menurut Bar-On, sangatlah umum di kalangan invividu yang kurang dalam sub-skala pengujian realitas, pemecahan masalah, toleransi stres, dan pengendalian dorongan. Secara umum, Bar-On menganggap kecerdasan emosional dan kecerdasan kognitif memberikan kontribusi yang sama pada kecerdasan seseorang, yang kemudian dapat dijadikan indikasi atas potensi keberhasilan hidup seseorang.

Model EI Berdasarkan Sifat

Petrides mengusulkan sebuah perbedaan konseptual antara Model EI yang didasarkan pada kemampuan dan model yang berdasarkan sifat. Sifat EI mengacu pada “konstelasi dari kecenderungan perilaku dan persepsi diri terhadap kemampuan seseorang untuk mengenali, mengolah, dan memanfaatkan informasi-dengan beban emosi”. Definisi EI ini meliputi kecenderungan berperilaku dan kemampuan diri untuk merasakan dan hal ini diukur dengan laporan diri, sebagai kebalikan dari model yang mengacu pada kemampuan mereka mengekspresikan diri dalam tindakan. Sifat EI harus diselidiki di dalam kerangka kepribadian.

Model EI berdasarkan sifat ialah umum dan menggabungkan Model Goleman dan Model Bar-On yang telah dibahas di atas. Petrides ialah kritikus utama dari model berbasis kemampuan dan MSCEIT berargumentasi bahwa mereka didasarkan pada prosedur penilaian yang “secara psikometrik tidak berarti”.

Konseptualisasi EI sebagai suatu ciri kepribadian yang mengarah pada sebuah susunan yang berada diluar klasifikasi khusus dari kemampuan kognitif manusia. Ini merupakan suatu perbedaan yang penting , karena hal ini digunakan secara langsung pada pelaksanaan susunan, teori-teori serta hipotesa-hipotesa yang telah dirumuskan.

4 Dimensi Kepribadian

Tes Kepribadian Swiss 16 PT menggunakan Teori Carl Gustav Jung yang dikembangkan oleh Isabel Briggs-Myers dan Katharine Myers. Berdasarkan teori-teori tersebut, kita bisa mengetahui bahwa kepribadian terdiri atas empat dimensi. Masing-masing dimensi memiliki dua hal ekstrim yang saling berlawanan.

Dalam hal ini, keempat dimensi tersebut ialah:

  • Ekstroversi (E) vs. Introversi (I)
  • Penginderaan (S) vs. Intuisi (N)
  • Pikiran (T) vs. Perasaan (F)
  • Penilaian (J) vs. Pengamatan (P)

Extroversi (E) vs. Introversi (I)

Dimensi “Extroversion-Introversion” menggambarkan apa yang menjadi fokus anda: Selain itu, anda juga bisa sangat fokus pada event internal maupun eksternal

 

Indera (S) Vs Intuisi (I)

Dimensi “Indera-Intuisi” menggambarkan cara anda mengelola informasi; Anda juga bisa bergantung pada fakta yang ada atau informasi dari pola-pola, gambaran besar dan ide-ide.

 

Pikiran (T) Vs Perasaan (F)

Dimensi “Pikiran-Perasaan” menggambarkan cara anda dalam membuat keputusan: anda bisa membuat keputusan berdasarkan logika dan analisis objektif atau berdasarkan evaluasi subjektif, nilai-nilai dan perasaan.

 

Penilaian (J) Vs Penerimaan (P)

Dimensi Penilaian (J) Vs Penerimaan (P) menggambarkan kebutuhan anda akan kepastian dan evaluasi akhir. Anda bisa memilih kepastian dan dengan cepat mengelompokkan sesuatu atau anda bisa memilih tantangan dan meninggalkan sesuatu yang sudah terbuka.

 

 

Mengembangkan kelebihan anda & mengurangi kekurangan anda

Kelebihan dan kekurangan berkaitan erat dengan setiap tipe kepribadian. Bila Anda mengetahui jenis kepribadian Anda, Anda dapat mengambil keuntungan dari kelebihan yang ada serta menurunkan kadar kelemahan Anda. Selain itu, Anda dapat menggunakan pengetahuan ini pada saat memilih karir atau pasangan.

Mengantisipasi Kendala

Bila Anda mengetahui jenis kepribadian Anda, Anda dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan hidup. Anda dapat belajar untuk memodifikasi perilaku alami Anda ketika situasi memerlukan respon yang lebih tepat dan efektif. Misalnya, jika Anda seorang pemikir dan situasi mengharuskan Anda untuk menenangkan teman yang kehilangan orang tuanya, Anda harus menyadari bahwa Anda perlu lebih menunjukkan perasaan daripada logika semata. Begitu pula, jika Anda adalah seorang perasa dan situasi mengharuskan Anda untuk membuat keputusan keuangan penting, Anda harus menyadari bahwa Anda perlu menggunakan keterampilan pikiran bukan sekedar mengandalkan intuisi Anda.

Anda tidak boleh membenarkan perilaku tidak tepat dengan alasan hal itu sudah merupakan kepribadian Anda. Jika Anda introvert, Anda harus menantang diri untuk berinteraksi dengan orang lain bukan lantas berlaku kasar menghindari mereka. Dan, jika Anda extrovert, Anda harus menantang diri untuk membiarkan orang lain berbicara bukan mendominasi percakapan.

Kendala akan berkurang bila Anda mengetahui dan memahami tipe kepribadian, kelebihan dan kekurangan orang lain. Misalnya, jika Anda tahu seseorang jenis ESFJ (pemberi perhatian), Anda tahu bahwa Anda dapat menangani orang tersebut lebih baik dengan memberikan pujian daripada kritikan.

Memilih Tugas, Karir dan Mitra

Ketika anda mengetahui tipe kepribadian, akan lebih mudah untuk memilih aksi, karir dan pasangan yang sesuai dengan kepribadian anda

Misalkan, jika anda termasuk orang sosial (ekstrovert) dan suka berpetualang (pengamatan), anda akan mencari pasangan yang memiliki kepribadian penilaian (judging). Tak peduli ekstrover atau introver, yang penting anda dapat menemukan pasangan hidup yang bisa mengimbangi dan melengkapi sisi petualang anda.

Berhati-hatilah, bagaimanapun juga tipe kepribadian yang saling melengkapi namun bertolak belakang dapat menjadi kendala, dimana tipe kepribadian yang berlawanan mungkin mengalami kesulitan berkomunikasi dan memahami satu sama lain.

 

 

Alamat Media untuk Puisi dan Cerpen

Alamat-alamat Media untuk Cerpen, Puisi dan Opini

1. Republika sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.com

Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuat puisi. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberapa rekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cair.

2. Kompas opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Ada konfirmasi pemuatan cerpen/puisi dari redaksi via email. Honor cerpen Rp. 1.100.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), seminggu setelah pemuatan, honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

3. Koran Tempo ktminggu@tempo.co.id

Biasanya Nirwan Dewanto—penjaga gawang rubrik Cerpen Koran Tempo, meng-sms penulis terkait pemuatan cepen/puisi jika penulis mencantumkan nomer hp di email pengiriman. Honor cerpen tergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp. 700.000,-  honor puisi Rp. 600.000,- (pernah Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer seminggu setelah pemuatan.

4. Jawa Pos sastra@jawapos.co.id

Jawa Pos menerima karya-karya pembaca berupa cerpen dan puisi atau sajak. Cerpen bertema bebas dengan gaya penceritaan bebas pula. Panjang cerpen adalah sekitar 10 ribu karakter. Honor cerpen Rp. 900.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (referensi Isbedy Stiawan Zs), ditransfer seminggu setelah cerpen/puisi dimuat.

5. Suara Merdeka swarasastra@gmail.com

Kirimkan cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal 9.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp. 350.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda—jika ada.

6. Suara Pembaruan koransp@suarapembaruan.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

7. Suara Karya redaksi@suarakarya-online.com, amiherman@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

8. Jurnal Nasional tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

9. Seputar Indonesia redaksi@seputar-indonesia.com, donatus@seputar-indonesia.com

Tidak setiap hari Minggu memuat cerpen. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

10. Pikiran Rakyat khazanah@pikiran-rakyat.com, ahda05@yahoo.com

Cerpen tayang per dua mingguan. Honor cerpen Rp. 350.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

11. Tribun Jabar cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com

Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasa Sunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp. 200.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

12. Kedaulatan Rakyat redaksi@kr.co.id, jayadikastari@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

13. Joglo Semar (Yogyakarta)

harianjoglosemar@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

14. Minggu Pagi (Yogyakarta)

we_rock_we_rock@yahoo.co.id

Terbit seminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

15. Surabaya Post redaksi@surabayapost.info, surabaya_news@yahoo.com, zahira@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

16. Radar Surabaya radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 200.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

17. Lampung Post lampostminggu@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau minta tolong teman yang ada di Lampung untuk mengambilkan ke kantor redaksi.

18. Berita Pagi (Palembang)huberitapagi@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

19. Sumatera Ekspres (Palembang)citrabudaya_sumeks@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

20. Padang Ekspres yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- s/d Rp. 125.000,- honor puisi Rp. 75.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkan honor ke kantor redaksi.

21. Haluan (Padang)nasrulazwar@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- honor puisi Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

22. Singgalang (Padang) hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

23. Riau Pos budaya_ripos@yahoo.com, habeka33@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

24. Sumut Pos redaksi@hariansumutpos.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

25. Jurnal Medan nasibts@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

26. Analisa (Medan) rajabatak@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

27. Sinar Harapan redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

28. Jurnal Cerpen Indonesia jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

29. Majalah Horison horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com

Honor cerpen Rp. 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yang dimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomer rekening.

30. Majalah Esquire cerpen@esquire.co.id

Honor cerpen Rp. 1.000.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

31. Majalah Sabili elkasabili@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

32. Majalah Suara Muhammadiyah redaksism@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

33. Majalah Ummi kru_ummi@yahoo.com

Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp. 250.000,-  ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan.

34. Majalah Kartini redaksi_kartini@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- Sebulan setelah pemuatan honor ditransfer ke rekening penulis.

35. Majalah Alia majalah_alia@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 300.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

36. Majalah Femina kontak@femina-online.com, kontak@femina.co.id

Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat.

37. Majalah Sekar sekar@gramedia-majalah.com, majalahsekar@gmail.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- dibayar sebulan setelah majalah terbit.

38. Majalah Story story_magazine@yahoo.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepon dari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 6 bulan sampai setahun. Honor cerpen Rp. 250.000,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

39. Majalah Gadis redaksi.gadis@feminagroup.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tiga halaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp. 850.000,- ditransfer seminggu setelah majalah terbit.

40. Majalah Annida-online majalah_annida@yahoo.com

Ada konfirmasi pemuatan cerpen via email redaksi Annida-online. Honor cerpen Rp. 50.000,- honor epik (cerita kepahlawanan) Rp. 100.00,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer.

41. Majalah Bobo bobonet@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

42. Kompas khusus Cerpen Anak opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,- Resensi buku anak honor Rp. 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.

43. Tabloid Nova nova@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Sumber: http://waroengkoe-rumahkreatif.blogspot.com/2012/06/alamat-media.html

Mohon dikoreksi kalau email yang salah atau sudah tidak terpakai lagi. Terima kasih.

SUMBER: Kompasiana.