Fera Komalasari

Beranda » Uncategorized » Rindu membeku

Rindu membeku

Arsip

Kategori

titik gumpalan yang tak dapat lagi meleleh

ada pada dinding otak

kini mencapai geramnya

Kau sudah menyudutkanku dan aku terhempas jauh…

Bisakah kau bergeming sejenak?

Aku bukan patung yang hanya dapat menyaksikan semua pertandingan konyol

aku bukan patung yang hanya dapat terdiam

aku ingin berucap sesuatu

lewat musim beku kali ini

rinduku mulai membeku

bukan karena dinginnya hari

tapi karena sudah sekian lama rindu ini berada disini

tak berpindah…

dan kini ia benar-benar membeku

tapi aku ingin bertanya

akankah pesan ini sampai jika kutitipkan lewat musim?….

Rinduku membeku dan aku hampir mati membeku pula karena rasa itu

maka kumohon dengarlah lubuk hatimu

ada sebuah pesan istimewa yang terselip malam ini

melalui hembusan bayu

buka mata hatimu dan dengarlah baik-baik

akan ada pesan malam ini dari seseorang yang kau buat membeku lantaran rindu berat

yang mungkin belum pernah kau temui sebelumnyaGambar


1 Komentar

  1. lalefatma mengatakan:

    Well done dik.
    Apalagi kalau rima teratur indah
    Semua akan menjadi kisah
    bukan hanya memainkan apa yang ada dalam perasaan
    tapi juga rima dalam kiasan

    Good luck dik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Oktober 2013
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: