Fera Komalasari

Beranda » Puisi » Rintik

Rintik

Arsip

Kategori

Mungkin… sisa rintik semalam masih ada

Aku terjebak dalam ruang tak berwaktu ini,

Hanya angin dan debu yang menampar bayanganku

Aku ingin sigap dan berlari pulang

Tapi tak kuasa…… kakiku terlampau lemah untuk menggantungdiantara jari-jemari air

Semalam, aku masih memimpikan sebuah paras indah

Tapi kini, mimpiku hilang ditelan cakrawala yang kianmembenciku

Aku dibenci cakrawala karena mengharapkan rintik itu turun

Dan… aku benar-benar merangkak untuk berlari kesekiankalinya

Tapi… kabut menghantam dahiku

Aku tak dapat meliaht ke kejauhan karenanya

Lantas, aku terkapar ditempat bisu ini

Hanya berlindung serbuk pelangi setelah rintik-rintik itutumpah semalamaan

Rintik-rintikku…. Dimana kamu?

Aku merinduknmu… hanya ingin berjumpa untuk sesaat saja

Hanya sebagai pengobat rindu ini….

Rintik tidak tahu kalau aku terpojok ditempat ini….

Rintik hanya tahu bahwa aku baik-baik saja setelah beberapawaktu mengunjungiku

Rintikku…. Dengarkanlah aku…

Aku merindukanmu dan ingin berjumpa denganmu….

Dan pandangan ini tak lagi sepenuhnya milikku….

Karena kau tahu, satu sisinya telah dibawa oleh hujanrintik-rintik semalam

Rintikku… aku sedang terjatuh dan aku membutuhkanmu

Lalu akankan kita berjumpa lagi?

Ah Rintik hanya sebuah kenangan yang tak mungkin kembalilagi

Dan membuatku membeku disini untuk kedua kalinya

(Fera)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Juli 2013
S S R K J S M
« Jun   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: