Fera Komalasari

Beranda » MOTIVATION » Antara Ketuhanan Facebook dan Tembok ratapan Yahudi

Antara Ketuhanan Facebook dan Tembok ratapan Yahudi

Arsip

Kategori

Ada satu hadits yang ingin sekali saya perdengarkan kepada pengguna Facebook, twitter beserta jejaring-jejaring social lainnya. Saya awali tulisan ini dengan sebuah hadits riwayat At-Thabrani:

Ada 3 hal yg termasuk pusaka kebajikan,yaitu merahasiakan keluhan,merahasiakan musibah dan merahasiakan shodaqoh (HR At Thabrani)

Bukan bermaksud menyinggung atau bagaimana, hanya saja ada kekeliruan yang sangat mencolok dalam cara pandang masyarakat islam modern ini. Facebook dipertuhankan oleh umat islam yang sebenarnya dapat menyubat keislaman seseorang. Sebelum berdo’a kepada Tuhan, mereka terlebih dahulu berdo’a kepada Tuhan baru, berkeluh kesah dengan Tuhan baru, mencertakan Aib dengan Tuhan baru, menceritakan shadaqah dengan Tuhan baru, dan lain sebagainya. Padahal, Allah telah menyembunyikna aib setiap muslim akan tetapi merekalah yang membuka aib mereka sendiri.

Hal yang paling miris adalah ketika kita berbuat baik kepada seseorang, yang pada awalnya itu adalah urusan kita dengan Tuhan akan tetapi akibatnya runyam, Hilangnya amal kebaikan karena adanya rasa riak dalam diri.

Tak heran pula, jika bercerita tentang tembok Ratapan Yahudi yang dianggap sama-sama keramat baik oleh umat Islam sedunia dan oleh kaum Yahudi. Dalil mereka-mereka yang menjadikan facebook sebagai tembok ratapan mereka adalah karena ini zaman yang serba modern, kita tidak boleh berfikir statis. Oh tidak….. jangan salah. Berapa banyak keluhan yang dilontarkan setiap detik oleh pengguna facebook? Berapa banyak aib yang mereka umbar setiap detik? Berapa banyak foto yang tak menutup aurat dengan sempurna dipertontonkan kepada siapa  saja yang ingin mengintip? Sesungguhnya setiap mereka akan bertanggung jawab akan hal ini dihari kemuadian.

Padahal terang-terangan Allah telah mengingatkan kepada manusia untuk menutup aurat mereka kepada yang bukan mahram, namun masih saja kebanyakan manusia berbuat fasik. Mereka tahu tapi tidak mau tahu. Jika mengingat hari akhir, ada baiknya berfikir tentnag hal yang satu ini:

Setiapwaktu, kapan saja dan dimana saja, seseorang yang bukan mahram, dapat melihat foto-foto seorang wanita yang tidak menutup aurat mereka dengan pasti. Itu tentu saja dapat membangkitkan perasaan mereka, mengagumi kecantikan sang wanita, dan lain sebagainya. Setiap waktu itu pula, baik ketika wanita itu tertidur ataupun terbangun, pada malam hari, siang hari, tak pandang waktu, sesungguhnya dosa wanita itu berlipat-lipat, dua kali lipat dari dosa lelaki bukan mahram yang melihat foto-foto itu. Mereka tak menyadarinya tapi malaikat mencatatnya. Kelak, dihari pasti, manusia akan menyesal akan apa yang pernah dibuatnya didunia.

Mengumbar aib mereka, padahal Allah telah menyembunyikan aib mereka, mempertontonkan aurat padahal Allah menyuruh setiap wanita untuk menutup aurat, bergibah, memfitnah, riak, menyombongkan diri, dan masih banyak lagi yang dicaplok dari facebook dan media sosial lainnya.

Lantas bagaimana? Janganlah mengeluh di facebook, melainkan mengeluhlah kepada Tuhanmu, Jangan meratap kepada facebook melainkan merataplah kepada Tuahanmu. Jangan ceritakan aibmu kepada orang lain, akan tetapi jagalah ia, karena Allah telah menjaga aibmu. Jangan Riak, dan jagalah dirimu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Ya… itulah yang seharusnya dijaga oleh umat islam sekalipun ini adalah zaman modern.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Juli 2013
S S R K J S M
« Jun   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: