Life Balance

Beranda » 2013 » Juni

Monthly Archives: Juni 2013

BEDANYA DAHLAN DAN KITA SOAL MOBIL LISTRIK

 

Disaat kita memikirkan kecemasan: mobilnya nyetrum nggak? Kalo banjir mati nggak? Dahlan sudah memikirkan apa yang akan terjadi kalo cadangan minyak kita habis? Padahal menurut beberapa ahli, cadangan minyak kita akan habis 11 tahun lagi! Berapa banyak minyak yang harus kita impor? Berapa banyak subsidi yang harus ditanggung negara akibat konsumsi BBM yang terus menggila. Dengan mobil listrik, Dahlan mungkin sudah membayangkan betapa banyak manfaat yang bisa dilakukan kalau negara sudah tak perlu mensubsidi BBM. 300 triliun pertahun subsidi itu bisa dialihkan untuk membangun jembatan Selat Sunda, tahun depannya lagi bikin jembatan Selat Bali. Tahun depannya lagi bisa membangun jaringan kereta api di Sumatera dan Kalimantan.

 

Disaat kita memikirkan wong gak ada mobil listrik aja listrik udah byar pet, gimana nanti kalo ada mobil listrik, Dahlan bekas dirut PLN itu mengungkapkan fakta menarik. Mobil litrik itu dirancang untuk di charge pada malam hari memanfaatkan listrik yang biasanya terbuang percuma. Terbuang? Iya, karena ternyata pembangkit listrik itu siang malam menghasilkan listrik dengan watt yang sama, selama ini listrik dini hari (setelah jam 9 malam sampai subuh) itu mubazir. Ini yang akan dimanfaatkan untuk menchage mobil listrik. PLN menurut Dahlan nantinya akan mengenakan tarif yang murah untuk listrik dini hari ini.

Disaat kita memikirkan mana bisa sih kita bikin mobil dan bersaing dengan Jepang, Dahlan memakai logika lain. Untuk mobil bensin kita sudah tertinggal puluhan tahun, percuma kita membuat mobil bensin. Tapi untuk mobil listrik, negara lain juga baru mulai serius melakukan riset. Dan belum ada mobil listrik yang benar-benar sukses. Kita punya peluang lebih besar untuk bersaing dan memenangkan perlombaan ini.

Disaat kita pesimis dengan keahlian putra-putra bangsa memproduksi mobil listrik, Dahlan sudah mengamankan Ricky Elson. Anak Padang pemilik puluhan paten motor listrik di Jepang. Ricky dengan karir mapan di Jepang, bersedia kembali setelah mendapatkan jaminan dukungan penuh dari Dahlan. Gaji menteri BUMN-pun diserahkan semua untuk menggaji Ricky, meskipun nilainya belum bisa menyamai gaji Ricky di Jepang. Selain Ricky masih ada beberapa tenaga ahli lain dalam tim Putra Petir yang bekarja keras mewujudkan mimpi dan harga diri bangsa.

Disaat kita menyalahkan: Ah, ada mobil listrik bikin macet aja! Kita lupa bahwa ada atau tidak ada mobil listrik, jalanan tetap macet. 7.141.586 motor terjual di Indonesia tahun lalu. 1.450 mobil terjual setiap hari! Sialnya duitnya mengalir ke negara lain. Sialnya udara polusinya kita yang menghirup. Dahlan berpikir jauh kedepan. Polusi ini harus dihentikan. Kesehatan anak cucu harus dijaga dari sekarang. Jalan satu-satunya adalah mobil listrik yang tanpa polusi.

Disaat kita terlena enaknya menjadi konsumen mobil, Dahlan gemas memikirkan harga diri bangsa. Apa mau 30 tahun lagi kita tetap menjadi negara konsumen persis seperti yang terjadi sekarang? Apa kita mau terjatuh kelubang yang sama 2 kali?

Disaat kita memikirkan entar kalo baterainya habis mau dicharge dimana? Dahlan sudah memerintahkan Pertamina dan PLN untuk membuat prototipe Stasiun Pengisian Bahan Bakar Listrik (SPBL). PT Pertamina berencana menambah stasiun pengisian mobil listrik (electric vehicle charging station) di beberapa SPBU. Sedangkan PLN membangun SPBU Listrik.

Kita juga lupa bahwa mobil-mobil listrik ini bisa dicharge dimana saja.

Disaat kita memikirkan: Ah, paling komponennya impor? Dahlan sudah mendorong Nipress, sebuah pabrik baterai di bekasi untuk memproduksi baterai litium khusus mobil dan motor listrik. Pertengahan tahun ini sudah akan diproduksi massal. Dahlan juga pada beberapa kesempatan menantang ilmuwan dan mahsiswa untuk menemukan baterai jenis baru yang cocok untuk mobil listrik.

Disaat kita memikirkan kecemasan dan hambatan, Dahlan bekerja dengan tim putra petir dan BUMN BUMN terkait memproduksi harapan dan menemukan solusi. Disaat kita pesimis, mereka optimis.

Pesimisme itu menyebar begitu cepat, padahal pesimisme itu setengah kegagalan. Sedangkan optimisme itu setengah keberhasilan. Karena itu pesismisme harus di lawan dengan optimisme. Sebab kalau pesimisme menang, maka kegagalan kita sebagai bangsa akan ada di depan mata. Begitu pesan Dahlan berulang-ulang pada berbagai forum. Dahlan sedang berusaha keras menyebar virus optimisme di antara rakyat seperti kita yang dikuasai pesimisme dan apatisme. Kita perlu lebih banyak lagi pemimpin seperti Dahlan.

Jadi apa yang bisa kita lakukan? Kalau kata Dahlan seperti yang diutarakannya di Universitas Peking minggu lalu: Nggak perlu ikut mikirin bagaimana membuat negara maju. Cukup berpikir bagaimana Anda bisa maju. Kalau sudah ada 150 juta orang yang berpikir caranya maju, otomatis negara akan maju.

Tapi ikut-ikutan menyebarkan optimisme juga gak ada salahnya☺ Ayo optimis! Karena pesimisme tidak menghasilakan apa-apa kecuali rasa aman. Aman karena tidak kemana-mana alias stagnan.

(Ahmad Zaini)

Iklan

Rinduku masih terbalut dalam jiwaku

Gambarhanya sebuah coretan hati

Rinduku masih membungkus jiwaku

Aku mengingat akan satu waktu ketika Tuhan menurunkan cinta padaku

Dan aku hampir terjatuh

Disetiap jengkal, aku belajar dari rasa takut

Langkahku sudah membaik dank u tinggalkan semua masa laluku

Aku pernah berdo’a untuk melupakan cintaku

Dan ku tahu, Allah memiliki caraNya sendiri untuk mencintaiku

Aku…  hanya sebuah gelembung kecil yang setiap saat dapat diterbangkan angin

Dapat menghilang dalam sekejap dan mungkin tak kembali

Tapi tangan Allah menggenggamku dalam RahmatNya

Tak Ia biarkan aku tenggelam sendiri dalam perjalanan panjang berliku ini

Akan ada angin baik yang mengarahkan langkahku

Sehingga aku tak menghilang tanpa arah

Betapa beruntungnya aku, memiliki Allah yang selalu mencintai dan menjagaku

Kasih saying dan karuniaNya tanpa batas

Cara Allah mencintai mahlukNya sebanyak jumlah mahluknya

Allah mencintai mahlukNya dengan berbagai macam cara

Dan disetiap jiwa, ia berikan ujian dan cobaan yang berbeda,

Perotlongan yang tak sama, kasih saying yang berlimpah

Maha Suci Rabbku… Tuhan semesta alam

Dan betapa aku mencintaiNya

Aku masih terbungkus rindu dan haus akan perjumpaan denganNya

Jika saja rindu ini tak membelitku, sudah dulu aku menggantung rinduku

Pada sesuatu selainNya

Sedang

Tujuanku adalah Rabbku, bukan yang lain

Tapi tetap saja aku adalah manusia biasa

Mungkin belum waktunya Rabbku menurunkan seseorang

Yang mampu mendampingiku menuju tujuanku,

Bertemu dengan Rabbku, kekasih sejatiku

Jiika tiba waktunya, pastilah ia adalah orang yang dapat mengarahkanku lebih baik

Untuk lebih baik dan lebih baik lagi mencintai Rabbku, kekasih hatiku

Jika tiba waktunya, aku memohon agar ia adalah

Seseorang yang membuatku selalu mencintai Rabbku

Dan membuatku dapat bertemu dengan kekasih sejatiku, Allah

Rinduku

Masih terbalut dalam jiwaku

Masih merindukanMu

(Mataram. 03 June 2013)

But i’m fighting for you Mom

I can’t read what’s here in my mind

But I’m fighting for you Mom….

There is only you who care about me

When every body kicks my mind…..

And I’m standing all alone

This world is hard in every second

But you make it easy to be live

To be strong person is not a decision any more

But it’s a must

I weak….

I was

But you make me learn faster and harder

So that I can touch the peace of my dream

You make me dream higher

Jump higher

Learn higher

And work harder

Because of your love ….

Mataram, 04 June 2013Gambar