Fera Komalasari

Beranda » Pendidikan » English Syntax

English Syntax

Arsip

Kategori

SYNTAX

——–à  Pelajaran mengenai STRUKTUR KALIMAT

Sejauh kita belajar bahasa inggris, kita telah memfokuskan pada morphologi dan phonologi, dan semua itu kita telah memfokuskan pada tingkatan kata. Sekarang kita balikkan perhatian kita untuk menganalisa unit struktur yg lebih besar dari bahasa : penyusunan kata-kata dan kalimat. Dalam memfokuskan bagian struktur yang lebih besar ini, kita akan menemukan beberapa kekayaan SYNTAX dari bahasa manusia.

Mari kita mulai dengan mempertimbangkan sebuah kalimat yang tidak pernah anada dengar sebelumnya:

Seseorang yang direbus hidup-hidup di panci rebusan adalah dalam keadaan tidak memiliki kedudukan untuk keuangan revolusi anggota sayap kiri.

Mungkin kalimat ini tidak pernah ditulis atau diungkapkan sebelumnya. Meskipun begitu, sebagai native speaker Bahasa Inggris, anda dapat memahami kalimat (SEPANJANG ANDA TAHU ARTI DARI KATA-KATA INIVIDUAL).  Pada klaimat lain, meskipun anda tidak menemukan kalimat khusus pada pengalaman lingustik anda sebelumnya, namun anda mampu untuk mengerti itu karena anda mengenal kesatuan yang terkenal/lazim (kata-kata yang anda tahu) dikombinasikan dalam sebuah novel tapi secara tepat.

Semua kita sebagai native speaker dari sebuah bahasa, adalah bisa menghasilkan dan memahami jumlah tidak terbatas dari kata-kata dan kalimat dari bahasa itu, banyak darinya yang tidak pernah kita deengar atau hasilkan sebelumnya. Bagaimanaka h itu mungkin pembicara dari sebuah bahasa dapat membawa tugas yang begitu mengesankan? Satu hal yang jelas: kita tahu bahwa para pembicara tidak dapat dengan mudah mengingat semua kata-kata dan kaliamat dari sebuah bahasa. Ini dikesankan oleh contoh: (1) jika anda dengan mudah telah mengingat semua kalimat dari Bahasa Inggris, bagaimana bisa anda mengerti sebuah kalimat yang tidak pernah diarahkan kepada anda sebelumnya dan sebenarnya kita dapat menunjukan itu tidak mungkin, pada dasaarnya, untuk seorang pembicara untuk mengingat semua kalimat dari  bahasa aslinya.

Sekumpulan contoh sederhana akan menunjukkan ini.  Anggap saja pertama contoh sederhana dalam bahasaInggris: Kim is brilian. Perhatikan bahwa kita dapat kalimat yang lebih panjang dari Bahasa Inggris menggunakan kalimat pertama ini, dengan menempelkannya kedalam kalimat yg lebih panjang. Mary thinks that Kim is brilliant. Kalimat ini jika dikemblaikan dapat ditempelkan pada kalimat sejajar yang lebih besar: Pat said Mary thinks that Kim is brilliant. Tentu saja, ada, pada dasarnya, tidak ada batas pada proses penempelan ini:  Darby told me that the newspappers reportet that quite a few professors  were of the oppinion that is was most likely that Sid was spreading rumors that Pat had said that Marry thinks that Kim is brilliant. Tentu saja, sepanjang dan kalimat yagn susah dipakai mungkin tidak akan digunakan dalam pembicaraan yang sesungguhnya. Kalimat itu cukup panjang untuk menegangkan ingatan kita. Tetapi sebagai pembicara asli dari bahasa Inggris kita dapat memutuskan dengan intunisi bahwa semua contoh yang telah kita bicarakan lebih jauh adalah bentuk yang baik: mereka memenuhi pola teratur dari struktur kalimat dalam bahasa Inggris bahwa kita menemui pada banyak kalimat dan kata-kata yang lain. Kita akan kembali kepada pembahasan tentang intunitive judgement (memutuskan dengan intuitive /tidak sengaja), yang sangat penting dari setiap pembicara pengetahuan linguistik. Tapi pada poin ini, catatan bahwa tak masalah seberapa panjang kita membuat kalimat tertentu kita selalu dapat menempelkan kalimat itu agak panjang. Ini berarti bahwa jumlah kalimat dalam bahasa Inggris ( atau bahasa lainnya) adalah tidak terbatas: kita tidak dapat secara mendalam mendaftar semua kalimat dalam sebuah bahasa, karena tak masalah berapa banyak bahasa yang kita miliki didaftar tersebut, akan selalu ada kalimat yang lain yang lebih panjang yang tidak kita cantumkan didaftar tersebut. Tentu saja, kalimat sendiri lainnya itu adalah tidak terbatas didalam panjang kalimatnya. Sebuah kumpulan tidak terbatas adalah, dalam akibat, daftar tidak pernah berakhir, dan untuk alasan itu daftar seperti itu tidak mungkin dapat dirasakan kedalam ingatan.

Jangkauan tidak terbatas dari banhasa ini membaaw kekayaan yg penting dari arti susunan kata-kata dan kalimat dalam bahasa. Itu adalah arti adalah gabungan- arti dari semua susunan kata-kata dan kalimat adalah fungsi dari arti dari bagian tersendiri dari semua susunan kata-kata dan kalimat-kalimat itu. Contohnya, arti keseluruhan kalimat dari Kim is brilliant adalah fungsi dari arti dari kata individual dan cara dari kata-kata tersebut disusun dan tersususun didalam kalimat (kita akan memiliki perjanjian yang lebih bagus untuk mengatakan tentang syntatic struktur (struktur kalimat) pada chapter ini. Arti dari kata  Mary thinks that Kim is brilliant adalah sebuah fungsi dari arti dari kalimat  Kim is brilliant dan arti dari Mary thinks, dan sebagainya. Pada mode ini, makna terbesar adalah “digabungkan” arti dari bagian yang lebih kecil. Menggunakan kesatuan yg lazim (kata) yang dikombinasikan dan dikombinasikan ulang pada jalan baru (menjadi susunan kata-kata dan kalimat), kita dapat menghasilkan dan memahami jumlah tidak terbatas dari ekspresi novel dalam bahasa kita.

Sejak pembicara asli dari bahasa tidak dapat mengingat setiap gabungan kata-kata atau kalimat dari bahasa mereka, diberikan sejumlah kumpulan kata-kata dan kalimat yg tidak terbatas, pengetahuan linguistik mereka tidak dapat disifatkan sebagai daftar gabungan kata-kata atau kalimat. Bagaimanapun kemudia, dapatkah kita mensifatkan pengetahuna linguistik dari pembicara sli sebuah bahasa? Kita akan berkata bahwa pembicara pengetahuan linguistik dapat dikarakteristikan sebagai kumpulan terbatas dari prosedur bahwa dari dasar untuk kemampuan pembicara untuk menghasilkan dan menggabungkan jumlah tidak terbatas dari gabungan kata-kata dan kalimat dari bahasa tersebut. Grammar adalah kumpulan aturan dan prinsip yang terbatas untuk menagkap sifat beraturan dari bahasa.

Menunjuk kepada pengetahuan linguistik dari native speaker, kita mulai untuk menyentuh perbedaan antara 2 konsep yang digambarkan secara mencolok dalam pembahasan SYNTAX akhir-akhir ini: perbedaan antara kemampuan dan hasil. Dalam membahas konsep ini, kita akan mengikuti garis pada umumnya, pekerjaan dari ahli linguistik Noam Chomsky (lihat referensi): sebenarnya, pendekatan umum kita kepada syntax (struktur kalimat) pada bagian ini adalah berdasarkan pengaruh pekerjaannya.

Kemampuan dan hasil

Mempertimbangkan fakta bahwa native speaker dari bahasa dapat membuat ssejumlah keputusan secara intuisi tentang bahasa mereka. Contohnya, sebagai pembicara asli dari bahasa inggris kita dapat membuat keputusan intuisi pada contoh (2a) adalah bentuk kalimat yang bagus dalam bahasa inggris, padahal contoh (2b) adalah bentuk yang tidak benar. (mengikuti kebiasaan linguistik, kita menaruh kalimat yg aturan tidak benar ( ill-form) dengan tanda bintang, *.)

(2)

a. The dog bit the horse.

b. *dog the horse the bit.

Catatan bahwa kita tidak harus memeriksa buku grammar mewawancarai kelompok besar pembicara bahasa inggris agar membandingkan bahwa (2a) dapat membuat keputusan tertentu, yg dikenal dengan keputusan secara grammar, tentang kalimat itu bentuknya benar atau tidak. Kemampuan kita untuk membuat keputusan mengenai contoh seperti (2a) dan (2b) mencerminkan pengetahuan linguistik kita; dengan mengetahui bahasa inggris secara bai, kita tahu bahwa (2a) adalah baik, sedangkan (2b) adalah buruk. Pengetahuan ini adalah bagian dari pada kemampuan linguistik sebagai native speaker (pembicara asli) dari bahasa inggris.

Perbedaan Kemampuan-hasil diniatkan untuk menggambarkan perbedaan antara pengetahuan linguistik dari pembicara yg baik dari sebuah bahasa (competence/kemampuan) dan hasil yg sebenarnya dan perbandingan dari pembicaraan oleh pembicara itu (performance/hasil) untuk mengambil contoh sederhana, anggap saja bahwa pembicara yg baik dari bahasa inggris menjalani pembedahan gigi yg luas, yg membuiatnya tidak dapat berbicara. Akankah kita berkata bahwa dia kehilangan pengetahuannya dalam bahasa inggris? Tentu saja tidak. Itu adalah, dalam terminologi kemampuan kita akan berkata bahwa pembicara masih mempertahankan pegangannya dalam bahasa inggris; akan tetapi karena keterbatasan hasil/penampilan (sakit otot rahang dan gigi) menimpa alat vokal pembicara. Dengan cara yg sama, pembicara bahasa inggris yg baik dibawah kendali alkohol mungkin kehilangan lafal pengucapan, melupakan kata,menggunakan

Pengaruh antara perubahan bentuk (transformassional)

Kita telah memeriksa dua kasus dimana analis sperubahan(bentuk)dapat menghitung keadaan yg terputus, tapi itu tidak cukup untuk menunjukkan apakan model transformasional

 Struktur grammar susunan kata-kata (hal. 2010)

Dalam standar model perubahan bentuk itu dianggap bahwa pembuatan susunan kata-kata dihasilkan oleh aturan struktur susunan kata-kata (aturan PS) seperti:

(a)    S              —-> NP Aux VP

(b)   NP          —-> Art N

(c)    VP          —-> V NP

Setiap aturan adalah rumus utama atau perincian, bagaimana diwakili oleh simbol-simbol tertentu- simbol kiri dari anak panah-  merupakan diagram pohon. Contohnya, aturan PS (51a) mengatakan bahwa S (kalimat) dapdat didirikan atau diperluas sebagai rangkaian NP Aux VP. Ini ditunjukan didiagram pohon 5.16. aturannya juga mengataka bahwa NP (naun phrase) dapat diperluas sebargai Art (article) N dan VP (verb phrase) dapat diperluas sebagai V NP. Perluasan ini diilustrasikan di pohon 5.17. dengan memasukkan kata-kata yang tepat, kita mendapat strruktur  5.18.

Catatan, setiap label pohon merujuk kepada tangkai pohon. Pohon 5.18 mencangkup tangkai-S, tangkai NP, tangkai-Aux (article), tangkai-VP danseterusnya. Kita dapat mengatakan bahwa tangkai-S mendominasi tangkai NP,Aux, dan VP; tangkai NP mendominasi tangkai Art dan N; tangkai-VP mendoninasi mendominasitangkai V dan NP dan seterusnya. Kita juga menggunakan istilah silsilah ketika membahas hubungan antara tangkai dipohon. Contohnya; tangkai NP, Aux dan VP dipohon 5.18 diistilahkan sebagai saudara dimana S sebagai ibu .

tree 5.16          S          tree 5.17                 S           tree 5.18                              s

NP        Aux        VP                 NP      Aux     VP                          NP            Aux         VP

Art          N      V          NP            Art       N                    V         NP

Art          N                                                  Art     N                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     The sun          will  dry  the  grapes

Disini, NP, Aux dan VP adalah saudara setangkai .

Kembali lagi dipohon 5.17

Bagaimanakan kita tahu kata apa yagn akan dimasukkan kedalam struktur tersebut? Kita akan berasumsi bahwa bagian dari grammar kita berisikan kosa kata. Pada kosa kata tersebut kata-kata didaftarkan dengan bagian dari pembicaraan;contohnya the sebagai artikel, sun sebagai noun, will sebagai aux. Verb, dry sebagai verb dan sebagainya.

Bukan sebuah perkara bahwa setiap NP dari bahasa nggris harus berisikan artikel atau VP harus berisikan sebuah objek NP. Kita mengatakan bahwa ada pilihan  apakah aka menggunakannya atau tidak dan diberi tanda kurung.

(52) (hal.212)

a. S         — NP Aux VP

b. NP     —(Art) N

c. VP      — V (NP)

bagian dalam tanda kurung mungkin dipilih dalam membangkitkan struktur pohon; bagian yang lain harus dipilih jika strukturny baik.

Sebagaimana yang telah kita lihat, NP dalam bahasa inggris berbagai macam modifiers setelah Noun (contohnya; Klausa, the men who offered her diamonds). Kita telah melihat bahwa noun dapat juga diikuti oleh prepositional phrases (PP) sebagai modifiers:

(53)

a)the house in teh woods

untuk membentuk beberapa gabungan kata-kata – kita dapat memodifikasi aturan NP mengikuti;

(54)

NP—(Art) N (PP)

Sekaran gkita menambahkan aturan PS (phrasee structure) untuk mengembangkan prepositional phrases:

(55)

PP—Prep NP

Ini adalah kumpulan dari aturan PS, yang disebut sebagai phrase srtucture grammar.


4 Komentar

  1. honzu Joe mengatakan:

    Thank y informasina! Smoga artikelna dapat membantu tmn2 laina. oya ini website saya : http://progressive-edu.com/. Semoga kita bsa sling sharing dan Sling berkunjung . smga bermanfaat…

  2. ferakomalasari mengatakan:

    aamiin🙂
    Web Mas bagus yah….
    kaya isi…

  3. khar-sarwin mengatakan:

    bagus apanya fera?

  4. […] yang direbus hidup-hidup di panci rebusan adalah dalam keadaan tidak memiliki kedudukan untukKEUANGAN revolusi anggota sayap […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Maret 2013
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: