Fera Komalasari

Beranda » MY LIFE » TERJUN BEBAS DAN MELAYANG BEBAS

TERJUN BEBAS DAN MELAYANG BEBAS

Arsip

Kategori

Sebelumnya, saya ingin mengawali tulisan ini dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim.

Kedua kata “terjun” dan “melayang” sebenarnya suatu konsep dasar yang akan saya gunakan untuk menggambarkan suatu kondisi dimana ada perbedaan yang mencolok diantara keduanya. Itu sebenarnya. Tapi ini sebaliknya…. Terjun bebas dan melayang bebas merupakan dua istilah kuno yang sering digunakan oleh para mahasiswa untuk mengawali kondisi mereka saat menerima Kartu Hasil Studi setiap semester berakhir.

Baiklah, sebenarnya  antara terjun benas dan melayang bebas  sama saja. Yang membedakannya adalah terjun, adalah suatu kondisi dimana kondisi seseorang benar-benar jatuh kebawah- (red- nggak jatuh ke atas). Sedangkan melayang bebas adalah suatu kondisi dimana suatu kondisi dimana seseorang dapat merangkak langsung berlari dan terbang ke atas tanpa hambatan. Kedua istilah ini benar-benar pasti akan sering dialami oleh setiap mahasiswa. Mahasiswa tipe apa mahasiswa tipe apapun.

Well… sebenarnya ketika seseorang berada dipososi atas, lantas ia pada suatu waktu terjun bebas hingga terkadang frustasi, maka yang terjadi sebenarnya adalah tali pelatuknya sedang ditarik sekencang-kencangnya. Seperti ketapel, kalau tidak ditarik kencang, maka ketapel tidak dapat melesat kencang. Begitu pula dengan kondisi tatkala mahasiswa sedang terjatuh. Jika ia hanya merasakan diatas saja tanpa pernah merasakan jatuh, maka dunia kuliah itu tentu akan terasa begitu-begitu saja baginya. Seperti terjun payung… parasutnya ingin jalan-jalan sebentar saja kedasar jurang. Dengan begitu, ia bisa merasakan dalamnya jurang. Well… ia dapat mendongak ketempat yang pernah ia loncati, bahkan ia dapat melihat ke tempat lebih tinggi lagi. Tidak percaya? Coba saja kalau orang-orang berada pada posisi benar-benar dibawah, tentu ia akan sering mendongak ke atas, lebih atas dari tempat tinggi yang ia pernah tempati.  Jadi saya rasa, sama saja ketika orang terjun bebas dan melayang bebas. Kalau melayang bebas, ya… roket yang digunakan memang lagi pengen terbang kencang saja…. Kalau lagi terjun bebas ya, parasut yang digunakan lagi pengen terjun kebawah saja…. Ya, kita nggak boleh negative thinking. Dari setiap perjalanan yang kita alami, harus pintar-pintar menarik hikmahnya. Nggak boleh berkecil hati. Kalau kondisi semester ini lagi anjlok, artinya semangat kita sedang dipompa kencang-sekencang-kencangnya. Kalau lagi melayang bebas pakai roket, artinya kita harus lebih giat lagi biar nggak jatuh terjun bebas kebawah. Well….

Buat semua teman saya yang mengalami terjun bebas, mari kita berkiat lebih keras lagi agar semester ini lebih dari semenster-semester sebelumnya agar bisa mengimbangi nilai yang sempat anjlok.

Keep spirit and do your best!!! Insyaalah…..

Gambar

terjun bebas tapi masih bisa selamat

Gambar

harus bisa melesat lebih cepat😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

Maret 2013
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: