Fera Komalasari

Beranda » Pendakian » Yang Harus Diperhatikan dalam Mendaki Gunung

Yang Harus Diperhatikan dalam Mendaki Gunung

Arsip

Kategori

Yang Harus Diperhatikan dalam Mendaki Gunung
Untuk pendakian gunung di Indonesia yang berhutan dan beriklim tropis, perlengkapan yang diperlukan agak berbeda dibanding kalau mendaki di daerah sub-tropis di Eropa atau Amerika. Hutan yang lebat dan lembab, juga cucuran hujan yang sering terjadi, membuat teknik mendaki gunung di sini mempunyai tekhnik yang khas.

Perlengkapan utama dari kegiatan yang mengandalkan kemampuan berjalan kaki ini tentunya adalah sepatu. Sepatu yang baik harus mempunyai sol yang baik dan terbuat dari karet atau karet sintesis. Sol sepatu itu juga harus mempunyai “kembang” yang besar sehingga mampu “menggigit” medan yang licin.

Perlengkapan lain adalah ransel. Dengan ransel, beban berat yang dibawa pendaki gunung gampang dibawa, karena titik berat jatuh di pundak dan punggung. Pengepakan ransel juga harus diperhatikan, misalnya; barang yang berat harus diletakan paling atas, hal ini dimaksudkan agar beban di dalam ransel itu tepat jatuh di pundak dan punggunng, bukan di tempat lain.

Jangan Memakai Celana Jeans
Banyak pendaki yang mengira kalau memakai celana jeans adalah praktis dan tahan robek. Sebenarnya memakai jeans bisa membahayakan pendaki gunung, apalagi kalau di gunung curah hujan besar seperti gunung di Indonesia. Bahan celana ini susah sekali kering dan menjadi berat kalau basah, selain itu, badan pamakai akan terasa lebih dingin dan membuat penurunan panas tubuh makin cepat. Ini dapat memperbesar terjadinya hipotermia. Celana terbaik adalah celana dari bahan katun.

Jas Hujan
Karena kemungkina besar hujan terjadi du gunung, jas hujan atau jaket hujan penting sekali dibawa. Sering sekali kematian di gunung disebabkan tidak dibawanya jas hujan, karena pendaki dapat kehilangan panas tubuh yang drastis karena kehujanan dan dapat menyebabkan hipotermia.

Tenda Yang baik
Seorang pendaki memerlukan istirahat yang banyak karena setelah melakukan pendakian yang mengeluarkan banyak energi. Tanpa tenda seorang pendaki tidak akan bisa beristirahat dengan baik bahkan tidak bisa tidur sepanjang malam.

Sleeping Bag
Udara gunung yang dingin menbuat pendaki harus menjaga panas tubuhnya. Untuk itu diperlukan sebuah kantung tidur (sleeping bag) agar dapat menjadi hangat dan mampu menghasilkan energi untuk pendakian besoknya.

Kompor
Dalam gunung yang tropis tidak bisa diharapkan pembakaran memakai kayu karena dapat menyebabkan kebakaran hutan. Oleh karen itu dalam pendakian harus membawa kompor. Sekarang banyak sekali jenis kompor untuk pendakian atau acara outdoor yang simpel dan ringan.

Logistik makanan
Dalam pendakian gunung seorang pendaki memerlukan 3000-4000 kalori sehari untuk memerlukan kegiatannya di gunung. Udara yang dingin membuat pendaki harus memenuhi kalori agar terjaga panas tubuhnya.

Kompas dan Peta
Perlengkapan yang tak kalah penting adalah golok, senter, dan obat-obatan dll. Dan yang paling penting lagi adalah mampu membaca peta dan menggunakan kompas atau altimeter.

Namun, semua itu harus diseimbangkan dengan keadan fisik dan mental seorang pendaki gunung. Utamakan keselamatan dan kesehatan di gunung, jangan meremehkan sesuatu hal apapun yang ada. .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya

April 2012
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

follow My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: