Life Balance

Start here

Statistik Pengunjung blog

  • 622,638 hit

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Januari 2017
S S R K J S M
« Des    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Laman

Why Jakarta is Very Hot like in Hell since January 1 2017?

​Why Jakarta is very hot like in hell since 1 January? 

I’m gonna try to answer it since many people describe something beyond geography. 

Jakarta in Perihelion makes it burning like hell from 1-4 January 2017. (But the climax will be on January 4th).

It just a moment when the earth is in the closest poin to the sun.  It just about two weeks after the December solstice.  Distance from the sun’s center to earth’s centre will be 147.100.998 km or 91.404.322 mill. 

While when it in aphelion (the eart is reaching the farthest point to the sun in orbit,  or after 2 weeks after June solstice)  and the distance will be 152.092.504 km. 

When does perihelion happens each year? The answer is vary. Each year commonly occour in 3 or 4 January.  The burning sensation we may feel in a couple of days not only in that date. Jakarta really feels like hell or I can say the sun just like few meters above our head and I can’t wear kinda long shirt. Some people I met were talking about this burning sensation last nite and they said that the air con didn’t work at all then I thought I should stay home at least till perihelion go may be till 4…

Equinox,  Solstice,  Seasons,  Perihelion and Aphelion they just like our friend on earth. So just take it easy when you get the sensation that you never like. Ok. This is January 3 and tomorrow will be the aphelion point. We may feel burning sensation more than today. Be prepare. 

Psalm 34 (02012016)

​Psalm: 34. 4. I sought the Lord, and he answered me; he delivered me from all my fears. 5. Those who look to him are radiant; their faces are never covered with shame. 6. This poor man called, and the Lord heard him; he saved him out of all his troubles. 7. The angel of the Lord encamps around those who fear him, and he delivers them. 8. Taste and see that the Lord is good; blessed is the one who takes refuge in him. 9. Fear the Lord, you his holy people, for those who fear him lack nothing. 10. The lions may grow weak and hungry, but those who seek the Lord lack no good thing. 11. Come, my children, listen to me; I will teach you the fear of the Lord. 12. Whoever of you loves life and desires to see many good days, 13. keep your tongue from evil and your lips from telling lies. 14. Turn from evil and do good; seek peace and pursue it. 15. The eyes of the Lord are on the righteous, and his ears are attentive to their cry; 16. but the face of the Lord is against those who do evil, to blot out their name from the earth. 17. The righteous cry out, and the Lord hears them; he delivers them from all their troubles. 18. The Lord is close to the brokenhearted and saves those who are crushed in spirit. 19. The righteous person may have many troubles, but the Lord delivers him from them all; 20. he protects all his bones, not one of them will be broken. 21. Evil will slay the wicked; the foes of the righteous will be condemned. 22. The Lord will rescue his servants; no one who takes refuge in him will be condemned. –

The last day in 2016

​Jeremiah: 29. 11. For I know the plans I have for you,” declares the Lord, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. 12. Then you will call on me and come and pray to me, and I will listen to you. 13. You will seek me and find me when you seek me with all your heart. 14. I will be found by you,” declares the Lord, “and will bring you back from captivity. I will gather you from all the nations and places where I have banished you,” declares the Lord, “and will bring you back to the place from which I carried you into exile.” – 

Kilas 30 Desember 2016

Tidak sejauh aku mengerti kehendak-Mu dalam hidupku

Tidak dapat membaca dengan jelas setiap jalan baru yang Kau buat bahkan setiap tetes rasa sakit dan air mata yang tumpah

Pedih sangat berada dimasa terkelam dalam kehidupan

Ingin sekali memahami-Mu lebih dalam lagi namun sangat berat untuk menjalani jalan-Mu

Penderitaan berbanding lurus dengan rasa bahagia luar biasa yang didapatkan ketika semua masa berat itu terlewatkan. Seringkali begitu

Namun kali ini sungguh teramat berat. Aku tak tahu bagaimana harus menyelesaikan semua ini dan keputusan macam apa yang harus aku ambil.

Dipenghujung tahun ini,  30 Desember 2016, aku tidak menerka sebelumnya akan hari ini dalam hidup sebelumnya. Perjuangan panjang yang sangat melelahkan dan membuatku seringkali meneteskan air mata.  Satu tahun yang lalu ditanggal dan Bulan yang sama…  Aku masih berlari-lari dan berjalan cepat ditempat itu.  Sebuah pulau kecil yang sangat Indah dan melihat ratusan orang menggunakan sepeda setiap waktu. Saat itu aku mulai berpikir tentang kebebasan hidup,  betapa indahnya.  Lagipula saat itu aku sudah tidak mau S2 linier dengan jurusanku.  Aku ingin hidup yang berbeda dan tidak monoton.  Merasakan bagaimana pahitnya tertolak saat lamaran S2 membuatku berria-ria sekarang.  Aku sangat berterimakasih kepada Negara.  Aku berhutang terimakasih yang sangat besar karena jika Negara meloloskanku saat itu,  tentulah jalanku tidak akan seperti jalan yang digariskan Tuhan.  Aku sangat bersgukur dan entah bagaimana menjelaskannya.  Walau seringkali ku lihat betapa bahagiana teman-temanku S2 linier di luar negeri dengan kampus-kampus rating tinggi di dunia. Terkadang iri akan tetapi aku berpikir,  bukan itu pekerjaan yang harus kamu selesaikan. Aku tidak mau menjadi pecundang dengan kabur dari tugas dan tanggungjawabku.  Aku tahu aku ini apa dan untuk apa aku dilahirkan.  Bukan untuk bersenang-senang dalam dunia dan melupakan jiwa-jiwa yang terhilang.  Aku bahkan seringkali berpikir,  aku lelah dengan semua derita ini dan ingin berhenti.  Aku mau melanjutkan mimpiku.  Aku akan S1 kedokteran di Jemab atau Russia dan tidak akan pusing-pusing lagi disini.  

Oh…  Tapi seberapa kali aku ingin keluar,  sebesar itu juga tangan Tuhan mencegahku.  Aku tertunduk diam dan hanya bisa menatap sekat-sekat kamarku. Aku tidak mengerti bagaimana harus menjalankan semua ini seorang diri.  Pedih tak terhingga. Jalan mengikut Dia adalah jalan yang sangat menyakitkan dan penuh penderitaan.  Akan lebih banyak rasa pedih dan tangis. Dia tidak hanya memanggil kita untuk bersukacita didalam Dia tetapi memanggil kita untuk menderita.  

Aku tidak mengerti makna dari setiap jalan walau aku mencoba untuk membaca setiap jalan-Nya.  Memang teori selalu lebih gampang dari pada praktik. Namun praktik itulah kehidupan. 

Badai kelam dalam hidup sebelumnya membuatku kuat dan bertahan hingga detik ini.  Rasanya sudah sangat terbiasa jauh dari orang-orang yang disayang.  Dari keluarga.  Walau ada masa-masa rindu Mama,  adik,  teman-teman lama itu, bermunculan satu persatu.  Badai seakan sudah menjadi teman namun tidak sedahsyat itu saat bangku kuliah dulu.  Aku membaca segala hal dan maksud dari segala peristiwa bukan hanya dalam hidupku secara pribadi namun juga fenomena alam maupun kehidupan orang lain.  Disetiap akibat pasti ada sebab. 

5 cm.  Ingat film itu?

Aku memutuskan tidak akan menyerah bagaimanapun beratnya Medan kehidupan yang harus aku tempuh.  Tuhan…  Wala akau tak dapat memahami kedalaman hati-mu namun aku selalu ingin mengerti Engkau dalam setiap hembusan nafasku.  Trimakasih banyak atas Kasih setia-Mu didalam kehidupanku. 

iniPerjalanan Biru

Perjalanan itu memang nggak selalu mulus.  Aseli. Ini adalah journey ke sekian yang melelahkan dan menguras tenaga serta otak.  Cerita hari ini sadis banget.  Di kota yang sebesar ini gue samasekali nggak nemuin tempat buat ngeprint.  Aseli.  Parahnya,  buat nyari tempat ngeprint gue bareng temen harus jalan sejauh satu kilo lebih dan balik satu kilo lebih.  Alhasil?  Ambruklah rasanya cuma bisa berbaring sampai sore bahkan malam.  Ini momen liburan memang saya juga tahu tapi ini sebenarnya dunia yang sesungguhnya.  Libur sebulan dan nggak belajar tapi malah ngelakuin aktifitas lain itu sesuatu banget.  Tahun baru lusa bray…  Gue pengen banget new year an di Gili Trawangan kayak tahun kemarin.  Seru gile. Apalagi party di Villa Ombak cuy…  Itu rame pake banget.  Gue jadi inget tahun kemarin New year an bareng si Finland Mika. Gue cuma sempat ambil foto Mika doank.  Muka gue masih sembunyi-sembunyi…  Ehhh…. 

Tapi newyear tahun ini nggak jelas dan nggak tahu bakalan kemana.  Gue sebenarnya pengen liburan ke Bogor sesekali tapi mungkin bukan sekarang waktunya.  Lombok yang jauh dimatapun belum bisa terjangkau apalagi ya mau ke Gili Trawangan.  Tapi nggak apa-apa deh. Berharap tahun baru kali ini bakal berkesan seperti tahun kemarin. 

Oh ya…  Cuma ini foto hari ini yang menarik hati.  Perjalanan gue, masih panjang baget dan perjuangan gue buat menyelesaikan semua tugas gue membutuhkan tenaga ekstra,  pemikiran ekstra,  doa dan usaa yang ekstra. 

Makasi ya hari ini luar biasa banget capeknya…  Road gue bareng satu orang temen nggak habis-habis ternyata dari tanggal 24 sampai hari ini.  Eh tapi sebenarnya gue pengen bersyair walau ini udah jam 02.11 Dini hari. 

Apa yang lebih kurindu dari terbang dengan kedua sayapku diantara Taman bunga

Apa yang lebih Indah dari melihat diantara ribuan bunga itu satu tangkai bunga yang sedang mencoba berjuang sekuat tenaga untuk mekar merekah tersenyum mengenalkan diri pada dunia… 

Apa bau yang lebih ku ingat dari semerbak wangi-wangian bersama ribuan warna bunga dan pepohonan yang sedang berbuah… 

Tak dapat dilukiskan dengan sempurna semua kata dan kerinduan akan berjuta hal yang tertimbun di memori… 

hanya sebuah bahasa sederhana dari kupu-kupu yang menyukai bunga,  aroma,  keindahan dan petualangan…

Kesaksian Surga dan Neraka 1

Kesaksian – Rahasia Surga dan Neraka – Bag 1

Akhir dunia akan datang segera. Oleh karena itu sungguh-sungguh, tekun berdoa (1 Petrus 5: 7). Saya bersyukur kepada Allah atas anugerah-Nya atas hidup saya. TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. (Mazmur 28: 7). Tuhan berjanji untuk mengunjungi saya di 9 Februari 2013 dan Ia melakukannya. Dia adalah Tuhan yang setia. (Mazmur 33:11).
Pada 9 Februari 2013, sekitar pukul 13:00, saya berbaring di tempat tidur, ketika saya hendak pergi tidur  mendengar suara yang mengatakan, “Ini saatnya anak-Ku. Siapkan diri kamu sekarang juga!” Lalu saya  meminta agar darah Yesus mencuci bersih saya. Tiba-tiba saya jatuh ke dalam tidur nyenyak. Ketika saya membuka mata, saya mendapati diriku di ruang di mana saya memiliki pertemuan pertama saya dengan Yesus Kristus. Aku melihat Yesus Kristus, masuk. Dia berkata, “Anak-Ku, Aku ingin menunjukkan banyak hal hari ini, karena ini adalah terakhir kali Aku akan mengunjungimu. Kamu harus memberitahu mereka apa yang kamu lihat karena kamu belum memberitahu banyak orang tentang apa yang Aku tunjukkan sebelumnya.” Tuhan mulai menangis karena ini. Saya sedih ketika Ia menangis karena saya. Ketika meninggalkan ruangan, Tuhan berkata, “Anak-Ku, mari. Aku tunjukkan Penghakiman Besar.” Kemudian kami tiba di hadapan tahta besar.
PEMBUNUH
Ketika kami tiba di hadapan takhta besar saya melihat seorang wanita di sana mengatakan, “Aku sangat menyesal.” Tuhan berkata, “Lihatlah wanita itu menangis. Dia tahu dia tidak bisa masuk Surga dan itulah sebabnya dia menangis.” Saya bertanya kepada Tuhan untuk memberitahu saya alasan mengapa wanita itu memiliki pikiran itu. Tuhan menjawab, “Anak-Ku, lihat dia.” Lihatlah! Aku melihat kisah hidupnya. Dia adalah seorang Kristen ketika ia masih di Bumi. Dia sedang mencari seorang pria untuk menikah dan Tuhan mengatakan kepadanya untuk bersabar, tapi keinginannya untuk menikah begitu kuat. Dia tidak menunggu waktu Tuhan. Sebaliknya, ia meracuni temannya sehingga dia bisa menikahi suami temannya. Karena racun, temannya meninggal (Matius 5:21). Kemudian dia menikah dengan suami almarhum temannya. Kemudian, suami menemukan bahwa dia bertanggung jawab atas kematian istri pertamanya. Dia kemudian meracuni dirinya dan wanita itu juga meninggal. Itulah mengapa wanita itu menangis di hadapan takhta penghakiman (Lukas 11:47).
Tuhan berkata kepada saya, “Aku memperingatkan dia untuk tidak melakukan itu tapi dia tidak pernah mendengarkan Aku dan sekarang dia menangis minta tolong dan sebuah kesempatan kedua. Hal ini tidak mungkin. Kerajaan-Ku adalah tempat suci. Ini bukan tempat untuk pembunuh. Aku memperingatkan kamu untuk bertobat tapi kamu tidak pernah mendengarkan Aku. Sudah terlambat untuk kamu.” (Yesaya 59: 1-3). Tuhan mengatakan kepadanya, “Pergilah dari pada-Ku!” Dan badai besar membawanya ke tempat siksaan yang kekal !! (Matius 25: 41,46) Jangan mencabut nyawa atau membunuh karena yang melakukan salah satu ini adalah bahaya penghukuman itu. Bertobatlah sekarang dan diselamatkan! Kemudian kami meninggalkan tempat itu.

Harap mengerti hal ini: kedatangan Kristus hanya untuk yang Setia, Tabah dan Yang berjaga-jaga. Hal ini tidak cukup, hanya memenuhi syarat untuk kedatangan-Nya; Anda harus hidup berjaga-jaga setiap saat dan menunggu. Menghitung hari untuk kekekalan adalah satu-satunya hal yang penting dalam hidup ini. Tidaklah cukup hanya untuk memperingatkan dan mengawasi orang lain. Anda juga harus mengawasi diri sendiri dan mengambil pelajaran untuk keselamatan jiwa Anda sendiri. Setiap kali pikiran kedatangan Kristus memenuhi Anda dengan rasa takut atau ketakutan, hal ini menunjukkan masih ada sesuatu yang salah dan Anda perlu untuk mengizinkan Roh Kudus melakukan pekerjaan-Nya di dalam kamu (Filipi 2: 12-13).
Anda lebih baik mengejar ketinggalan, daripada terpisah pada saat Pengangkatan. Jika Anda melewatkan Pengangkatan, Antikristus akan mengejek iman Anda dan Anda akan dihukum lebih untuk hal sepele karena kebenaran. Bagaimana jika Anda mati sebelum pengangkatan? Anda harus selalu siap untuk kedatangan Tuhan. Jika Anda mati dan Anda memiliki bahkan satu noda di pakaian Anda, Anda akan dibuang. [Catatan: Pernyataan ini akan menyebabkan banyak kontroversi dalam Gereja, 1 Yohanes 5:17 Semua kesalahan adalah dosa, dan ada dosa yang tidak mendatangkan maut.]. Jika Anda terus berbuat dosa terhadap Allah berpikir Anda masih punya waktu untuk bertobat Anda hanya menipu diri sendiri. Lebih baik untuk bertobat dari dosa-dosa Anda SEKARANG karena besok mungkin sudah terlambat bagi Anda. “JANGAN MEMBUNUH!”
Tuhan membawa saya ke neraka. Kami melewati terowongan yang sama yang kami gunakan selama pertemuan pertama saya tiba di neraka. Neraka telah diperbesar sendiri karena Iblis bekerja keras. (Yesaya 5:14)
250 TAHUN DI API NERAKA

Saya melihat seorang pria berteriak di api neraka berkata, “Apakah kamu di sini untuk menyelamatkan aku? Saya telah di sini selama 250 tahun. Aku telah menunggu untuk melihat apakah aku akan menemukan penyelamat, tapi aku sudah menyerah. Tapi sekarang yang aku lihat kamu, aku ragu jika kamu berada di sini untuk menyelamatkan aku.” Tuhan mengatakan kepadanya, “Aku mengirim banyak hamba-Ku kepada kamu untuk memberitahu kamu untuk bertobat tapi kamu tidak pernah mendengarkan Aku. Mereka bercerita tentang realitas api neraka tapi kamu mengatakan kepada mereka itu tidak nyata,. Itu adalah lelucon, dan kamu pikir hidup kamu adalah yang terbaik. Kamu hanya menghabiskan waktu kamu dengan  minum alkohol, pindah dari satu hotel ke hotel lain, berzinah (1 Korintus 6: 9-11, Yakobus 4: 4). Kamu  sakit parah sampai ke titik kematian, tapi Aku tidak mengizinkan kamu untuk mati sehingga kamu akan bertobat dan diselamatkan tetapi kamu bahkan tidak pernah ingin mendengar nama-Ku disebutkan. Sekarang kamu sedang mencari penyelamat. Aku tidak bisa menyelamatkan kamu lagi. sudah terlambat untuk kamu.” (Amsal 1: 24-33)

Tuhan menangis ketika Ia berbicara dengan pria itu karena Ia tidak memiliki kesenangan dalam kematian orang berdosa. (Yehezkiel 18: 30-32). Sementara Anda masih di bumi, Anda memiliki kesempatan untuk bertobat, tetapi setelah kematian, tidak ada lagi pertobatan. Yesus adalah hanya penyelamat hidup tetapi bukan dari orang mati. Napas Anda adalah kesempatan Anda. (Pengkhotbah 12: 1-8) Kami meninggalkan tempat itu.
GADIS BERUMUR 15 TAHUN  LAMA DI API NERAKA
Tuhan membawa saya ke tempat lain di api neraka. Saya melihat seorang gadis di sana menangis. Ada begitu banyak cacing dan serangga di tubuhnya. Setiap kali ia menyingkirkan satu, banyak cacing akan kembali ke tempat tertentu di mana cacing pertama ia singkirkan. Ketika dia melihat kami, dia berteriak-teriak minta tolong. Aku bertanya alasan dia berada di sana. Dia menceritakan kisah hidupnya, “Ketika aku masih di Bumi, aku suka pergi ke klub untuk menari. (1 Timotius 5: 6) Orang tua aku tidak pernah memperingatkan aku karena aku adalah satu-satunya anak yang mereka lahirkan. Aku suka mengikuti anak laki-laki dan berhubungan seks dengan mereka (1 Tesalonika 4: 3-8). (Efesus 5: 3-6), aku pernah mendengar tentang api neraka tapi aku tidak pernah ingin mendengarkan. Banyak teman-teman aku mengatakan kepada aku untuk bertobat tapi aku malah membenci mereka . Lalu aku hamil dan ibu aku mengingatkan aku ambisi aku untuk menjadi seorang pengacara. karena pernyataan ini, aku gugurkan kehamilan dan meninggal. Lalu aku berakhir di api ini. Aku telah di sini selama sepuluh tahun disiksa. Jika aku menyingkirkan salah satu cacing, akan lebih banyak menggantikan mereka di tubuh aku. Mohon tolong aku. Aku sekarang siap untuk bertobat.”

Saya sangat sedih ketika mendengar ceritanya. Tuhan mengatakan kepadanya, “Kamu tidak bisa bertobat lagi. Sudah terlambat untuk kamu.” Tuhan menangis dengan perasaan mendalam untuk dia tapi Ia tidak bisa lagi menyelamatkannya. Gadis itu berteriak mengatakan, “Tidak, tidak! Tidak, tidak! Hal ini terlalu panas! Aku ingin mati!” Tapi dia tidak bisa menemukan kematian. (Wahyu 9: 6) Saya meminta Tuhan untuk membawa saya kembali karena saya tidak tahan menyaksikan caranya gadis itu sedang disiksa.
Orang tua dengarkan saya. Ajari anak Anda jalan Tuhan. Ajarkan mereka firman Allah. Koreksi mereka jika mereka telah melakukan kesalahan apa pun terhadap Tuhan. (Efesus 6: 1-4) (1 Yohanes 2: 1-6). Didiklah seorang anak di jalan yang patut baginya, dan ketika ia sudah tua ia tidak akan menyimpang dari itu (Amsal 22: 6). Kami meninggalkan tempat itu dan pergi ke daerah lain.
GADIS BERUMUR 14 TAHUN LAMA DI API NERAKA
Kita harus berhati-hati dan membersihkan diri di dunia yang penuh dosa ini karena banyak penemuan kami menajiskan kami di hadapan Allah (Pengkhotbah 7:29). Tuhan menunjukkan seorang gadis di api neraka. Siksaan nya begitu mengerikan sehingga dia berteriak, “Cukup! Cukup! Mohon bawa aku keluar!” Dia menggunakan tangan kirinya untuk menutup telinganya saat dia masturbasi dengan objek yang sangat panas di tangan kanannya. Dia menangis getir tapi dia tidak bisa berhenti masturbasi.
Saya bertanya alasan mengapa dia melakukan itu dan dia menceritakan kisah hidupnya, “Saya berusia 14 tahun ketika aku meninggal. Ketika aku masih di Bumi, aku suka mendengarkan musik duniawi. Setiap kali aku mendengarnya, aku ada hasrat seksual dan itu membawa aku untuk masturbasi. Aku mendengar tentang tempat siksaan, tapi aku tidak pernah percaya itu nyata. Banyak hamba Allah memperingatkan aku tentang musik duniawi tapi aku menyebut mereka bodoh. Mereka memperingatkan aku dikhotbah mereka bahwa masturbasi adalah dosa, tapi aku mengatakan kepada mereka Allah penuh belas kasihan. Sekarang aku percaya mereka tidak bodoh. Alasan aku menutup telinga aku karena aku masih mendengar musik duniawi itu dan itu menyakiti aku. Alasan aku menggunakan benda ini karena ini yang digunakan untuk masturbasi ketika aku masih di Bumi. Mohon tolong aku! aku tidak bisa menghentikan ini! Hal ini menyakitiku! “
Tuhan mengatakan kepadanya, “Aku tidak bisa membantu kamu lagi. Kamu telah membuat kasih karunia Aku tidak berguna di Bumi, tetapi di tempat ini, tidak ada lagi kasih karunia. Sudah terlambat bagi kamu  untuk bertobat!” Dia menjerit tetapi Tuhan mengatakan kepadanya, “Aku tidak bisa mengubah kata-kata Aku. Hal ini sudah ditulis. Firman-Ku berlaku selama-lamanya.” (Matius 24:35) (Matius 13:31) Orang tua, harap memperhatikan anak-anak Anda (2 Korintus 0:14) (Efesus 6: 1) Ingat bahwa murka Allah datang pada anak-anak durhaka (Kolose 3: 6). Kemudian kami meninggalkan tempat itu dan pindah ke daerah lain.
PRIA BERUMUR 25 TAHUN DI API NERAKA
Tuhan membawa saya ke tempat lain dalam api neraka di mana saya melihat seorang pria berteriak, “Aku  akan mendengarkan! Aku akan mendengarkan! Silahkan, aku siap untuk mendengarkan!” Saya bertanya alasan mengapa dia ada di sana dan dia berkata, “Ketika aku masih di Bumi, aku mencintai berhubungan seks dengan anak perempuan, terutama para pelacur. Teman saya mengatakan kepada aku untuk bertobat dan diselamatkan tapi aku menjawab bahwa aku tidak ingin mendengarkan setiap khotbah bodoh – aku siap untuk api itu, tinggalkan aku sendiri. Tapi sekarang aku siap untuk mendengarkan dan bertobat. Mohon! Mohon tolong aku! ”

Tuhan mengatakan kepadanya, “Aku memberimu cukup anugerah sampai kamu meninggal pada usia 25 tahun, tapi kamu tidak pernah mendengarkan peringatan Aku. Sekarang kamu memohon untuk mendengarkan. Sudah terlambat untuk kamu. Tidak ada yang dapat memberitahu kamu tentang Aku di sini karena semua orang di sini mencari cara untuk melarikan diri. Setiap jiwa yang tiba di sini tidak akan pernah keluar lagi, sudah terlambat untuk kamu (1 Tesalonika 4: 3)… Tubuh kamu bukanlah untuk percabulan (1 Korintus 6:13 ).” Pria itu menjerit.
Saya memohon Tuhan untuk membawaku pergi dari tempat itu karena saya tidak bisa melihat mereka lagi. Jadi kami meninggalkan api neraka.
KERAJAAN ALLAH
Kemudian Tuhan membawa saya ke Surga. Puji Tuhan! Terpujilah TUHAN, Allah Israel dari kekal sampai kekal! Amin dan Amin (Mazmur 41:13). Surga sangat indah. Tanah seperti cermin. Saya sangat senang dan saya punya pikiran saya bahwa saya tidak akan pernah meninggalkan. Saya mendengar suara-suara indah dari malaikat memuji Allah (Mazmur 103: 1-3). Tuhan berkata, “Katakan kepada umatKu kerajaan-Ku  sangat nyata. Diberkatilah mereka yang mewarisinya.” Banyak hal indah, bunga-bunga indah ( Mazmur 119: 129-135).
POHON KEHIDUPAN
Tuhan membawa saya ke tempat di Surga di mana saya melihat Pohon Kehidupan di kejauhan. Itu sangat indah, bersinar seperti emas (Wahyu 22: 2). Tuhan berkata, “Aku memelihara Pohon Kehidupan ini bagi umat-Ku. Katakan kepada mereka bahwa diberkatilah mereka yang memegang segala perintah-Ku, bahwa mereka memiliki hak atas Pohon Kehidupan.” (Wahyu 22:14) Kemudian kami pindah.
ANAK-ANAK YANG DIGUGURKAN PEREMPUAN 



Tuhan membawa saya ke ruang yang sangat besar di Surga dan saya melihat banyak anak-anak kecil yang penuh dengan kemuliaan Allah. Mereka memuji Allah (Mazmur 86: 11-13). Tuhan berkata, “Ini adalah anak-anak yang digugurkan perempuan di bumi. Mereka milik Aku dan mereka berada dalam Kerajaan Mulia-Ku.” (Psalm89: 1-2) Lalu kami meninggalkan tempat itu.
KUNJUNGAN MALAIKAT GABRIEL
Sementara Tuhan berbicara dengan saya, lihatlah, saya melihat seorang malaikat. Dia tinggi dan tampan, mengenakan mahkota di kepalanya. Tuhan berkata, “Ini adalah Malaikat Gabriel.” Saya sangat senang bertemu dia dan Tuhan menyuruhnya untuk membawa saya ke banyak tempat lain di Surga sehingga saya akan mampu untuk memberitahu orang lain apa yang saya lihat.
RAJA DAUID DI SURGA
Malaikat Gabriel membawa saya ke sebuah rumah yang sangat besar di Surga. Dia berkata, “Ini adalah rumah Raja Daud.” Saya berkata bahwa saya ingin melihat Raja Daud muka dengan muka. Kami memasuki kamarnya di mana saya melihat raja Daud memuji Tuhan dengan mazmur dan menari (Mazmur 34: 1-6). Aku menyapanya dan ia memanggil namaku, “Senayon, selamat datang.” Saya terkejut bahwa ia tahu namaku. Dia berkata, “Senayon, kamu tidak lagi memuji Tuhan. Kamu tidak ingin menari untuk Tuhan. Ketika kamu memuji Tuhan dan kamu menari untukNya, kasih karunia-Nya akan lebih dekat dengan kamu.” Saya bertanya, “Bagaimana Anda tahu ini? Apakah Anda melihat saya di bumi? Atau Anda mengetahui hidup saya di Bumi?”
Dia tertawa dan berkata, “Saya tidak berbicara sendirian.” Saya kemudian menemukan itu Tuhan berbicara kepada saya melalui dia. Dia memberi saya sebuah buku kecil yang mengatakan, “Makan itu. Makanlah.” Ketika saya makan buku, saya sangat haus. Aku berkata, “Aku haus. Aku haus.” Mereka memberiku darah Yesus Kristus untuk minum. Ketika saya meminumnya saya gemetar seolah-olah saya itu demam selama lebih dari lima menit.
Sementara aku gemetar; Malaikat Gabriel dan Raja Daud yang berlutut mengatakan, “Kemuliaan bagi Allah!” (Mazmur 29: 1-11). Ketika saya berhenti gemetar, Raja Daud berkata, “Sekarang kamu akan memuji Tuhan dan menari untukNya. Beritahu orang-orang untuk memuji Yang Maha Kuasa dan kasih karunia-Nya akan lebih dekat dengan mereka.” Malaikat Gabriel berkata, “Senayon, Anda harus melihat banyak hal di sini. Mari kita pergi.” Aku berkata, “Tidak, saya tidak ingin meninggalkan Raja Daud.” Dia mengabaikan saya. Kemudian kami meninggalkan rumah Raja Daud.
RUMAH NABI ELIA
Malaikat Gabriel membawa saya ke rumah besar, rumah lain yang indah di Surga. Dia bilang itu rumah Nabi Elia. Saya sangat gembira. Saya berkata, “Saya ingin melihatnya!” Malaikat Gabriel membawa saya ke rumah di mana seorang pemuda yang sangat tampan keluar. “Senayon, selamat datang!” Saya sangat senang melihatnya. Saya berkata, “Kau sangat kuat di Bumi. Saya telah membaca tentang Anda di dalam Alkitab.” Dia menjawab, “Api membara di dalam hati Anda. Anda akan lebih kuat dari saya.” (2 Korintus 10: 4-5) Dia mengatakan kepada saya banyak hal tentang diri saya. Malaikat Gabriel berkata, “Senayon, kita harus pergi sekarang karena Anda memiliki banyak hal untuk melihat di sini.” Kemudian kami meninggalkan rumah itu.
RUMAH RASUL PAULUS
Malaikat Gabriel membawa saya ke lain rumah yang sangat besar di Surga. Itu terbuat dari emas, dihiasi dengan batu mulia. Dia berkata, “Ini adalah rumah Rasul Paulus.” Saya berkata bahwa saya ingin menemuinya. Dia adalah seorang model bagi banyak orang Kristen. Malaikat Gabriel membawa saya ke rumah dan lihatlah, saya melihat seorang pria sangat muda beristirahat di sebuah ruangan yang indah. “Senayon,” katanya, “Selamat datang. Aku sangat senang melihat Anda.” Saya terkejut bahwa mereka tahu nama saya. Mereka tahu karena kemuliaan Allah di dalamnya. Itu tidak perlu bagi saya untuk memberitahu mereka nama saya.
Dia mulai bercerita kisah hidupnya dalam kitab Kisah Para Rasul (Kisah Para Rasul 8: 1-4) (Kisah Para Rasul 9: 1-31). Ketika ia selesai, ia berkata, “Aku memanfaatkan anugerah yang Yesus berikan kepada aku dan aku tidak pernah menyia-nyiakannya.” Dia memberi saya sebuah buku kecil dan berkata, “Makanlah. Makanlah.” Ketika saya makan itu, saya tidak haus. Bahkan, itu sangat manis. Rasul Paulus berkata, “Sekarang Anda akan memberitakan Injil dan mengajarkan kesaksian Yesus Kristus. Anda akan mengajarkan beberapa surat aku yang belum aku tulis.” (Roma 8: 35-39). Malaikat Gabriel dan Rasul Paulus memuji Tuhan. (Roma 4: 20-25) (2 Korintus 5: 13-18) Kemudian kami meninggalkannya. Saya  merasa sangat senang. Surga begitu indah dan penuh dengan kemuliaan Allah. (Wahyu 21:18).
RUMAH BAPA ABRAHAM
Kemudian Malaikat Gabriel membawa saya ke tempat lain di Surga di mana ada suatu rumah besar, rumah yang indah dihiasi dengan batu mulia dan bunga. Dia mengatakan bahwa itu adalah rumah Bapa Abraham. Saya bertanya Malaikat Gabriel untuk membawa saya ke sana untuk melihat Bapa Abraham. Kami pergi ke sana dan ketika saya melihat Bapa Abraham, saya berkata, “Bapak Iman, Bapak Iman.” Dia mulai memberi saya saran tentang banyak hal dalam hidup saya. Dia berkata, “Anda harus memiliki iman pada apa pun yang Anda minta kepada Bapa dan bersabar dalam setiap situasi.” (Yeremia 33: 3) (Matius 17:20) Iman adalah nyata. (Matius 21: 21-22) (Ibrani 11: 1). Kemudian kami pergi.
TUJUH MALAIKAT DENGAN TEROMPET DAN LIMA MALAIKAT MENARI
Malaikat Gabriel membawa saya ke tempat lain di Surga di mana saya melihat lima malaikat yang menari dengan sukacita. Saya juga melihat tujuh malaikat dengan terompet. Saya bertanya Malaikat Gabriel untuk bercerita tentang misi atau kerja dari para malaikat. Dia mengatakan kepada saya bahwa jika satu jiwa memberikan hidupnya kepada Yesus Kristus, maka tujuh malaikat akan meniup terompet mereka sebagai tanda bahwa satu jiwa bertobat. Lima malaikat akan menari dan seluruh Surga bersukacita. Juga jika jiwa tiba di Surga ketujuh malaikat akan meniup terompet mereka dan setiap malaikat di Surga akan merayakan bagi jiwa itu. (Lukas 15: 7). Ada sukacita besar di Surga atas satu jiwa yang bertobat. (Lukas 15:10).

SANG PEMENANG
Malaikat Gabriel membawa saya ke sebuah aula yang sangat besar. Dia memberiku pedang untuk diangkat. Ketika saya melakukan itu aku menemukan diriku di sebuah medan pertempuran. Saya melihat tak terhitung  banyaknya orang dirantai. Ada banyak setan yang menempatkan rantai pada orang-orang. Beberapa orang mengenakan persenjataan perang lengkap. Ditulis pada punggung mereka adalah kata-kata ‘SANG PEMENANG’. Mereka melawan setan untuk mengatur membebaskan orang-orang dirantai. Jika mereka memembebaskan siapa pun, orang itu akan berlari ke dalam sebuah ruangan yang disebut ‘TEMPAT RAHASIA YANG PALING TINGGI’.

Aku bertanya Malaikat Gabriel untuk menafsirkannya untuk saya. Dia berkata, “Penakluk adalah orang Kristen sejati (1 Yoh 5: 4-5). Dan mereka yang dirantai ke bawah adalah orang-orang berdosa. Setan tersebut ditugaskan dalam sebuah misi untuk mengambil orang-orang berdosa ke api neraka (1 Petrus 5:. 8 -9) Melawan setan yang bertanggung jawab atas orang berdosa yang berarti ‘memberitakan Injil kepada orang-orang berdosa dan berdoa untuk mereka’. Ruang mereka berlari ke tempat aman adalah YESUS KRISTUS . (Matius 11:.. 28-30). Dan itulah mengapa disebut ‘TEMPAT RAHASIA YANG PALING TINGGI’ (Mazmur 91: 1) “.  Anda harus berdoa keras agar Tuhan akan membebaskan Anda dari setan yang dalam  misi membawa Anda ke dalam lubang api neraka.

PENGUDUSAN 
Malaikat Gabriel membawa saya ke tempat lain yang indah di Surga, dihiasi dengan emas murni. Tanahnya adalah kaca transparan. Ada banyak bunga-bunga indah, dan batu mulia. Saya melihat emas diperbaiki. Saya  bilang Malaikat Gabriell bahwa saya ingin menyentuh emas yang telah diperbaiki. Dia membawa saya di pundaknya sehingga saya bisa menyentuh mereka. Aku memohon dengan Malaikat Gabriel bahwa saya tidak ingin meninggalkan tempat itu. Aku menangis karena tempat ini begitu indah. (Wahyu 21: 18-19) Malaikat Gabriel berkata, “Tidak, Anda memiliki banyak hal untuk dilihat di sini dan itu sangat penting supaya Anda melihatnya.”
“Tolong saya tidak ingin menjalani kehidupan duniawi. Lakukan sesuatu untuk hal itu,” saya memohon pada Malaikat Gabriel. Dia berkata, “Senayon, mari kita pergi.” Kemudian kami meninggalkan dan pergi ke kolam renang dari darah Yesus Kristus. Malaikat Gabriel bertanya, “Senayon, kau ingat tempat ini?” Saya menjawab, “Ya. Saya melihat kolam ini dari darah selama pertemuan pertama saya dengan Yesus Kristus.” Malaikat Gabriel berkata, “Ya, Anda benar.” Kami berdiri di sana selama lebih dari lima menit tapi dia tidak mengucapkan satu kata pun kepada saya. Tiba-tiba, saya melihat cahaya biru murni. Ini membawa saya ke kolam renang di mana tangan tak terlihat mulai mencuci saya benar-benar dalam genangan darah. Itu menyakiti saya dan saya menangis. Aku memohon Malaikat Gabriel untuk membawa saya keluar tapi ia hanya berlutut mengatakan, “Kemuliaan bagi Allah dari kekal sampai kekal, Raja segala raja dan Tuhan yang mengagumkan!” (Mazmur 95: 1-6)
Lihatlah! Saya melihat tubuh duniawi saya di tempat tidur. Sesuatu yang gelap bergegas keluar dari tubuh saya. Saya terkejut bahwa hal seperti itu adalah dalam diriku (Mazmur 51: 12-15). Ketika tangan tak terlihat sudah mencuci saya, cahaya murni membawa saya keluar dari genangan darah (Mazmur 51: 8-11). Lihatlah! Aku mendengar suara yang nyaring. Kedengarannya seperti guntur mengatakan, “Sekarang kamu akan ingat apa yang kamu lihat di sini dan kamu akan hidup seperti yang Aku inginkan, kamu tidak lagi seorang manusia biasa karena Aku telah menguduskan kamu.” Suara itu mulai berbicara kepada saya tentang saudara yang melatih saya di jalan Tuhan, yang namanya IJAWJAW EAMON MARK. Tuhan berkata banyak hal tentang dirinya – bahwa Ia akan memenuhi perjanjian-Nya kepadanya dan Dia telah memberinya pakaian kesempurnaan. Suara itu mengatakan kepada saya banyak hal tentang banyak orang. Aku bertanya Malaikat Gabriel, “Tolong, saya ingin melihat orang yang suaranya saya dengar.” Malaikat Gabriel menjawab, “Saya tidak memiliki kekuatan untuk membawa Anda ke sana, tapi ikuti saya.”
Kami meninggalkan tempat itu.
TAKHTA BAPA
Malaikat Gabriel membawa saya kembali kepada Yesus Kristus. Dia menjelaskan kepada Yesus Kristus bahwa saya ingin melihat Bapa dan saya akhirnya menyadari bahwa itu adalah Bapa yang berbicara kepada saya dalam genangan darah. Yesus tersenyum dan memegang tangan saya dan berkata, “Apakah kamu ingin melihat Bapa?” Saya menjawab, “Ya.”

Dalam perjalanan untuk melihat Bapa, kami melewati sebuah ruang di mana ada banyak malaikat. Mereka tiba-tiba berlutut dan berkata, “KEMULIAAN BAGI ALLAH!” (Mazmur 84:11). Ketika kami meninggalkan aula, lihatlah, saya melihat cahaya yang kuat di singgasana. Itu adalah cahaya seperti api yang membakar. Meskipun kami bermil-mil dari tahta, saya merasa seperti saya ingin jatuh. Saya tidak punya kekuatan untuk berjalan menuju tahta lagi. Aku memohon Tuhan berkata, “Tolong bawa saya kembali.” Yesus berkata, “Itu adalah Bapa. Tidakkah kau ingin melihatnya lagi?” Aku berkata, “Ya, tolong, tolong, saya ingin mati. Saya tidak bisa bernapas lagi.” Yesus tersenyum dan membawa saya kembali ke Malaikat Gabriel.

BUKU DIHADAPAN MALAIKAT
Malaikat Gabriel membawa saya ke sebuah ruangan besar di mana ada sekelompok malaikat. Beberapa menulis nama dan beberapa menghapus nama dari buku-buku. Saya diberi kesempatan untuk mengunjungi empat dari para malaikat. Saya bertanya Malaikat Gabriel untuk menjelaskan semuanya kepada saya dan dia tersenyum. Lalu malaikat pertama yang saya ajak bicara adalah salah satu yang bertanggung jawab atas Kitab Kehidupan. Malaikat Gabriel berkata, “Buku ini adalah buku yang berisi nama-nama orang-orang Kristen yang baru dilahirkan kembali dan juga nama-nama orang Kristen sejati dan orang-orang diselamatkan.” (Wahyu 3: 5).

Saya memintanya untuk menceritakan alasan mengapa malaikat itu menghapus beberapa nama dan menulis nama lain. Dia menjawab, “Mereka murtad.” (Wahyu 2: 4-5). Aku berkata, “Apakah maksudmu, nama mereka akan dihapus selamanya dari Kitab Kehidupan?” Dia tersenyum dan berkata, “Tidak. Ini adalah kitab suci dan tidak boleh berisi nama-nama orang-orang berdosa.” Aku berkata, “Katakan padaku di mana nama-nama yang dihapus malaikat akan ditulis?”

Dia membawa saya ke malaikat lain yang juga menulis dan menghapus beberapa nama. Malaikat Gabriel berkata, “Ini adalah buku murtad. Ini berisi nama-nama orang-orang yang berpaling dari Tuhan. Alasan malaikat itu menghapus beberapa nama karena, untuk setiap orang murtad yang datang kembali kepada Tuhan, namanya akan ditulis lagi ke Buku Kehidupan. (Wahyu 20:15).” Nama-nama yang ia tulis nama-nama orang murtad (Yeremia 3:22).
Lalu ia membawa saya ke malaikat lain yang bekerja sangat keras. Namun, ia hanya menulis nama, tidak menghapus mereka. Malaikat Gabriel berkata, “Buku ini berisi nama-nama mereka yang berakhir di api neraka setiap hari. Hal ini disebut ‘Buku Hukuman Allah.'” Malaikat Gabriel mengatakan kepada saya, “Nama-nama itu hanya akan tertulis jika orang berdosa mati tanpa Yesus Kristus dalam hidup mereka. “(Wahyu 20:12). Kemudian kami meninggalkan tempat itu.
Malaikat Gabriel membawa saya ke malaikat lain yang hanya menulis nama tetapi tidak menghapus mereka. Malaikat Gabriel berkata, “Buku ini berisi nama-nama mereka yang membayar persepuluhan mereka.” (Maleakhi 3: 8-12) Malaikat yang menulis nama-nama berteriak, “Dia telah membayar dia telah membayar!!” dan segera saya melihat seorang malaikat datang ke sana. Dia membuka sebuah ruangan yang indah dan di ruangan itu banyak benda emas berharga dalam sebuah kotak. Malaikat itu memasuki ruangan, mengambil salah satu benda emas berharga dan pergi. Aku bertanya Malaikat Gabriel menceritakan apa yang ada di dalam kotak yang malaikat ambil. Malaikat Gabriel berkata, “Ya. Ini adalah berkat besar dari Tuhan kepada siapa pun yang membayar persepuluhan dengan setia.” (Obaja 1:15). Kemudian kami meninggalkan tempat itu.
5 MENIT LAGI
Malaikat Gabriel membawa saya ke ruang di mana ada banyak malaikat berkata, “Tuhan ini saatnya. Biarkan kami datang.” Aku melihat Tuhan menangis seperti bayi berkata, “Mari kita beri mereka LIMA MENIT LAGI!” Setelah Malaikat Gabriel yang menunjukkan persiapan pengangkatan. Semuanya siap di Surga dan Yesus sedang menunggu lampu hijau dari Bapa (2 Tesalonika 5: 2-6). Kemudian Malaikat Gabriel membawa saya ke ruang lain di mana ada banyak pakaian yang indah. Itu dihiasi dengan indah, bagus, dan emas mulia. Aku bertanya Malaikat Gabriel, “Siapakah pemilik dari pakaian yang indah ini?” Dia menjawab, “Ini adalah pakaian orang Kristen yang akan dipakai untuk Pernikahan Anak Domba.” (Wahyu 19: 7-9)

Aku bertanya Malaikat Gabriel untuk menunjukkan pakaian saya. Dia menunjuk ke salah satu pakaian dan berkata, “Pakaian ini milik Anda.” Aku sangat bersemangat dan berkata dalam diri saya, “Saya tidak akan pergi ke api neraka.” dan Sesungguhnya saya mendengar suara yang nyaring, “SESUNGGUHNYA AKU DATANG SEGERA: PEGANGLAH APA YANG ADA PADAMU SUPAYA TIDAK   SESEORANGPUN MENGAMBIL MAHKOTAMU” (Wahyu 3:11). Aku takut ketika aku mendengar suara itu karena itu hanya berarti “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! ” (1 Korintus 10:12) (1 Korintus 9: 24-27) Kemudian kami meninggalkan tempat itu.
KUNJUNGAN MALAIKAT URIEL
Malaikat Gabriel membawa saya ke sebuah rumah yang sangat indah. Ketika kami tiba di sana kami duduk di kursi. Tiba-tiba saya mendengar pemberitahuan besar di Surga dan malaikat berlutut dan berkata: “Maha Suci Allah, Engkau layak menerima segala kemuliaan. AMIN!” Malaikat mengatakan kepada saya untuk melihat. Lihatlah! Saya melihat seorang malaikat berjalan dan berteriak, “MENANG! MENANG! MENANG!” Malaikat itu berlari kepada Yesus berkata, “DIA BERHASIL! DIA BERHASIL!” Saya melihat seorang pria datang ke Kerajaan Allah. Para malaikat bergegas mendekatinya untuk membawanya ke dalam karena dia sudah lelah. Setidaknya ia berhasil! Malaikat Gabriel berkata, “Malaikat itu berteriak ‘MENANG’ adalah Malaikat Pelindung pria itu yang baru masuk surga.” Semua surga bersukacita hanya karena orang itu akhirnya berhasil. Malaikat Gabriel keluar dari ruangan dan berkata, “Senayon, Anda dipersilahkan.” dan ia menyerahkan saya ke Malaikat Uriel untuk menunjukkan beberapa hal lain di Surga.

Dan Malaikat Uriel membawa saya ke suatu tempat dan berkata, “LIHAT. LIHAT.” Saya melihat Kerajaan Setan. Setan memberikan setan perintah untuk menyerang orang-orang Kristen karena satu orang yang berhasil sampai ke Surga. Iblis berkata, “Jangan biarkan siapa pun melarikan diri atas perangkap dan penemuan kami. Kita harus memenangkan jiwa mereka!” Saya melihat setan, berjalan dengan kecepatan penuh, karena satu jiwa masuk surga.

Dan Malaikat Uriel membawa saya ke suatu tempat dan berkata, “Lihatlah bumi.” Saya melihat bumi tampak begitu sangat kecil dan kotor, seperti tempat sampah (sampah). Tiba-tiba banyak anak panah mulai turun di bumi. Aku melihat seorang lelaki tua yang menerima beberapa anak panah. Beberapa panah hanya jatuh pada orang lain di Bumi. Sekali lagi, saya melihat api datang atas bumi, tetapi orang tua tersebut menghentikan api dengan mengirimkan kembali ke tempat asalnya. Saya menanyai Malaikat Uriel, “Mohon jelaskan ini ke saya karena itu adalah misteri.” Malaikat Uriel mengatakan, “Orang tua yang Anda lihat adalah Yesus Kristus, dan beberapa anak panah yang ia terima ke dalam tubuhnya adalah panah yang Iblis kirim terhadap anak-anak Allah (Mazmur 91: 1-7). Yang lain yang jatuh pada Bumi adalah panah yang dikirim iblis melawan orang berdosa (Mazmur 92: 7) … dan api yang kamu lihat adalah rencana jahat dari Iblis untuk menghancurkan bumi, tetapi Kristus tidak pernah mengizinkan hal itu terjadi “(Yesaya 60: 1-2)
MALAIKAT DENGAN LAPORAN KEJAHATAN
Malaikat Uriel membawa saya ke tempat di mana saya melihat banyak malaikat memberikan laporan kejahat an kepada Tuhan. Malaikat pertama yang datang berkata kepada Tuhan, “Akhirnya. Ia kehilangan jiwanya. Aku memperingatkan dia tapi dia tidak pernah mendengarkan aku.” (Markus 08:36). Malaikat kedua berkata kepada Tuhan, “Tuhan, orang itu telah melakukan perzinahan. Aku memperingatkan dia untuk tidak melakukan itu, tetapi dia membiarkan Iblis untuk memperbudak hatinya.” Tuhan meminta malaikat itu, “Apakah kamu mengatakan kepadanya untuk mengaku?” Malaikat itu menjawab, “Ya, tapi setiap kali dia ingin mengakui wanita yang melakukan perzinahan dengan dia muncul dan dia tidak bisa mengakui lagi.” Tuhan berkata, “Terus menyuruhnya untuk mengakui dan meninggalkan (dosa-dosanya) dan dia akan diselamatkan.” (Amsal 28:13) Malaikat itu berkata, “Baik Tuhan.” dan dia pergi.
Malaikat ketiga yang datang adalah malaikat pelindung dari Pastor W. F Kumuyi. Malaikat itu berkata kepada Tuhan, “Tuhan, Iblis telah mengirimkan beberapa anggota jahat untuk Deeper Christian Life Ministry (Gereja Pastor WF Kumuyi ini) Apa yang harus aku lakukan?” Tuhan menjawab, “Katakan Kumuyi, hamba-Ku, untuk berdoa dan Aku akan memberinya kemenangan.” Malaikat itu berkata, “Baik Tuhan.” Ia pergi (1Tesalonika 5:17). Banyak malaikat datang ke sana. Hal yang paling umum yang mereka katakan adalah, “Akhirnya, ia kehilangan jiwanya.” atau “Akhirnya, dia kehilangan jiwanya.”
RUMAH PENDETA E. A. ADEBOYE
Ketika malaikat yang memberi laporan tentang Pastor WF Kumuyi pergi, saya bertanya kepada Tuhan jika Pastor E.A Adeboye adalah hamba-Nya atau tidak. Tuhan berkata, “Ya Pastor Adeboye adalah hamba-Ku dan Aku adalah pendiri The Redeemed Christian Church of God. Lihatlah rumah itu.” Saya melihat sebuah rumah yang sangat besar di Surga. Tuhan berkata, “Ini adalah rumah Pastor Adeboye, hamba-Ku.” Saya berteriak, “Ini rumah besar! Apakah Engkau yakin ia akan memasukinya?” Tuhan berkata,“Ya jika ia terus melakukan kehendak Aku dan melakukan pekerjaan untuk Kerajaan-Ku.” (Matius 28: 19-20).
Saya bertanya kepada Tuhan untuk menunjukkan rumah saya sendiri. Tuhan tersenyum dan berkata, “Lihatlah itu anak-Ku.” Saya melihat sebuah rumah kecil yang indah. Tuhan mengatakan kepada saya itu milik saya. Aku tertawa dan berkata, “Tapi saya tidak pernah membayar persepuluhan apapun.” Tuhan tersenyum dan berkata,“Ini bukan hanya persepuluhan yang membangun rumah kamu di sini, tapi, ketika kamu memberitahu orang-orang tentang Aku, itu adalah hadiah juga untuk membangun rumah kamu, dan juga ketika kamu memenangkan jiwa bagi Aku itu adalah pahala yang besar untuk membangun rumah kamu. Juga, ketika kamu berdoa untuk orang-orang, itu adalah pahala yang besar lain bagi kamu untuk membangun rumah kamu. ketika kamu berbuat baik kepada orang lain itu adalah salah satu imbalan besar yang membangun rumah kamu di sini. Jika umat-Ku ingin memiliki rumah di sini, mereka harus mematuhi apa yang baru saja Aku jelaskan kepada kamu. Jadi, kamu memiliki rumah ini hanya karena kamu mengambil lebih banyak waktu untuk berdoa bagi orang lain terutama kelompok-Ku yang Aku didirikan. Kelompok Sang Pemenang, dan juga karena kamu memberitahu orang tentang Aku dan kamu telah memenangkan jiwa-jiwa bagi Aku.” (Markus 1:15)
Malaikat Uriel membawa saya kembali ke Malaikat Gabriel yang menunjukkan bagaimana (besar) kesaksian-kesaksian ini akan berada di dunia. Dia mengatakan kepada saya banyak hal tentang diri saya pribadi. Malaikat Gabriel membawa saya ke ruang yang sangat besar dan lihatlah, saya melihat banyak malaikat bernyanyi memuji kepada Tuhan. Mereka bermain banyak instrumen untuk memuliakan nama Allah Yang Mahatinggi. Saya bergabung dengan mereka dalam memuji Tuhan. Lagu itu begitu merdu. Suara-suara malaikat yang begitu indah. Tidak ada rasa malu dalam Surga. Para malaikat menari. Beberapa yang terbang tiba-tiba berlutut dan mulai berkata, “Kemuliaan bagi Allah!” (Wahyu 5: 9-14) Aku sangat senang berada di tengah-tengah mereka dan saya inginkan untuk berada di sana selamanya, memuji Raja Kemuliaan (Wahyu 4:11). Kami pergi. Malaikat Gabriel membawa saya kembali kepada Yesus Kristus. Yesus berkata kepada saya, “Anak-Ku, katakan pada-Ku, apa yang ingin kamu lihat di sini atau apa yang kamu ingin Aku tunjukkan?” Saya menjawab, “Yesus Kristus, Engkau tahu yang harus dilakukan karena Engkau tahu semua yang perlu saya lihat di sini.” Dia menatapku dan tersenyum berkata, “Anak-Ku, mari.”
BUAH ROH KUDUS
Tuhan membawa saya ke tempat di Surga di mana ada layar yang sangat besar. Di atasnya ditulis sembilan buah Roh Kudus. Tuhan berkata,”Sembilan buah Anda harus lengkap. Kalau saja hanya satu yang hilang, orang tersebut tidak bisa masuk kerajaan-Ku karena standar Aku untuk surga tetap selamanya.” ( Galatia 5: 22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. )
PENGANGKATAN 
Kemunculan Kristus di udara untuk menyambut milik-Nya sendiri ke dalam kemuliaan adalah harapan tertinggi semua orang percaya yang bersungguh-sungguh. Sudah pasti bahwa siapa pun yang tidak terangkat ketika Kristus kembali akan “dipisahkan” (Matius 24: 42-44).

Tuhan berkata, “Anak-Ku, mari Aku tunjukkan bagaimana pengangkatan terjadi. Lihatlah dengan sangat baik.” Lihatlah! Saya melihat sebuah gereja yang sangat besar di Bumi. Lebih dari 3 juta orang yang hadir di gereja. Itu seolah-olah mereka mengadakan rapat. Dalam sekejap mata pengangkatan berlangsung dan hanya 3 murid diangkat. Semua yang lain tertinggal! (Markus 13: 30-37).

Aku melihat pendiri gereja, dia juga tertinggal dan ia berlutut dan berkata, “Oh Tuhan, aku memiliki 200 paroki dan aku tidak pernah mengkhotbahkan kebenaran, tetapi sekarang aku tertinggal, maafkan aku.” Tuhan berkata, “Sudah terlambat untuk kamu. (Anda dapat masuk surga) hanya jika kamu dapat bertahan dan menolak untuk mengambil tanda binatang.” (Wahyu 13: 16-18) (Wahyu 19:20).

Jika Anda seorang pendeta atau pelayan yang tidak pernah mengajarkan kebenaran, ingat bahwa Anda tidak bisa membela diri di hadapan Allah (1 Petrus 5: 2-4). Saya juga melihat sebuah sekolah di mana kepala sekolah sedang berbicara kepada para siswa. Tiba-tiba, hanya kepala sekolah yang diangkat dan para siswa tertinggal (1 Petrus 4: 7). Saya melihat seorang guru yang sedang mengajar beberapa siswa. Tiba-tiba, hanya 3 siswa diangkat, guru dan siswa lainnya tertinggal. (2 Petrus 3: 9-14)

Saya melihat seorang wanita hamil yang sedang dalam perjalanan pulang. Kehamilannya menghilang karena bayi itu diangkat tetapi wanita tertinggal (Matius 24: 40-51). Ada kesedihan yang besar di seluruh dunia (Matius 25: 31-46). Banyak orang Kristen yang tertinggal karena sikap mereka terhadap dosa melalui penemuan berdosa manusia (Mazmur 106: 39-40) … Tuhan berkata, “Itu adalah bagaimana pengangkatan akan berlangsung. Saatnya untuk kembali ke Bumi. SIAPA YANG BERTELINGA, HENDAKLAH DIA MENDENGARKAN APA YANG DIKATAKAN ROH KEPADA JEMAAT-JEMAAT. BERJAGA-JAGA DAN BERDOA! ” Lalu Tuhan mengirimkan saya kembali!

SELESAI.

DOA PENGAMPUNAN 
Jika Anda siap untuk memberikan hidup Anda kepada Yesus Kristus berdoalah doa berikut:
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu. Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!. Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali! Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!  Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! (Mazmur 51) Tulis nama saya ke dalam Kitab Kehidupan. Dan biarlah ada sukacita di Surga atas keselamatan jiwa saya DALAM NAMA YESUS KRISTUS saya berdoa. AMEN.

Tolong doakan saya karena saya menghadapi banyak tantangan dari Iblis! Terima kasih!

SELESAI.

8 Kesamaan orang sukses

1. PASSION
Kerjakan segala sesuatu dengan gairah dan kecintaan yang positif.
2. KERJA KERAS
Pekerjaan itu harus menggairahkan dan menyenangkan. Memberikan yang terbaik dengan bekerja secara maksimal.
3. JADILAH YANG TERBAIK DALAM SATU HAL
Mereka yang sukses, selalu menjadi yang terbaik didalam satu hal bukan dibanyak hal.
4.FOKUS
Buku Malcolm Gladwell “Outlies” untuk menjadi seseorang yang benar-benar ahli disuatu bidang minimal orang tersebut harus fokus berlatih pada satu bidang itu selama kurang lebih 1000 jam.
“Whenever you want to achieve something, keep your eyes open, concentrate and make sure you know exactly what it is you want. No one can hit their target with their eyes closed” (Paulo Coelho)
5. PUSH
Memaksa diri untuk tetap konstan mengejar cita-cita.
6. MELAYANI
Tidak ada satu orangpun yang sukses tanpa menukar suatu nilai dari dalam dirinya.
7. IDE
People with ideas will change the worlds.

image

8.PANTANG MENYERAH
“Sucess is a science. If you have the condition, you get the result” (Oscar Wild).
Perjalanan menuju kesuksesan akan selalu melewati banyak ketidak nyamanan dan kegagalan. Tapi perlu diketahui kesuksesan yang lahir dari perilaku pantang menyerah akan menghasilkan karya yang luar biasa.

(By:  Richard St. John)

Buat Kamu yang Punya IPK Rendah, Jangan Bersedih. Ada Peluang Sukses Buat Kamu kok.

R

ajin belajar biar bisa jadi Pegawai Negeri. IPK harus tinggi dan CUMLAUDE. Lulus 3,5 tahun. Jadi Mahasiswa berprestasi. Teruss… hmmm kuliah keluar negeri pake beasiswa, pulangnya ngembangin daerah bla nla bla”

Nggak ada yang salah memang bagi sebagian besar orang. Itu bahkan mimpi sebagian besar mahasiswa. Tapi banyak juga segitu kerasnya berusaha, segitu kerasnya juga nilai menampar pipi kiri dan kanan. Nggak jarang bahkan orang yang tadinya pinter disekolah eh tiba-tiba pas kuliah… IPK nya dibawah 3. Acakadul bin amburadul malah… lebih banyak lagi yang saat sekolah dulu pas-pasan eh pas dibangku kuliah tambah pas-pasan deh. Ehm… kalau gitu coretan diatas nggak usah dipake lahh buat yang ngerasa demikian pasnya… ahaaa… Kadang orang-orang yang IPKnya mundur dibangku kuliah lebih BERPOTENSI menjadi MILYADER ketimbang mereka yang punya IPK selangit. Lah no… kenapa? Kok bisa gitu? Ada beberapa kemungkinan:

1. Mereka yang punya otak dibawah B ini biasanya sebelum wisuda udah biasa berwirausaha. Buat mereka nilai dari dosen itu yang penting lulus. Kalau nggak lulus, kan bisa ngulang. Yang penting cari duit cari dan dicari. Akhirnya setelah wisuda mereka sudah bisa mapan dan bahkan mempekerjakan orang lain, punya karyawan, akhirnya jadi bisnismen la yaw…
2. Frustasi punya IPK 2 (Kadang kurang kadang lebih). Orang kayak gini udah nggak punya harapan buat bekerja jadi ABDI NEGARA alias PNS. Akhirnya mereka mutusin buat mulai usaha. Usahanya nggak besar sih diawal. Mulai dari jual motor (kadang), jual barang yang bisa jadi duit, atau bahkan minjem di bank buat modal usaha. Orang pinter nganggep orang semacam ini nggak berhasil soalnya orang semacam ini nggak jadi PNS. Nah… tahun berganti tahu. Rezeki Allah… siapa yang sangka… ternyata orang semacam ini mulai punya yang namanya anak buah alias karyawan. Bisnisnya mulai maju. Padahal berawal dari bisnis kecil. Tapi ni orang uletnya luar biasa…. Akhirnya orang-orang semacam ini bahkan yang bisa jadi bos dari orang-orang pintar tadi. Nah lo…. makanya jangan suka hina orang bodoh ya… kwakwkakk
3. Kalau yang dua diatas tadi berwirausaha, orang yang berotak dibawah B ini lebih memilih bergabung di perusahaan yang gajinya besar dan tidak terlalu mengandalkan kemampuan berfikir diawal tes (Silakan cari di google gaji besar bukan PN). Finally… orang type ke-3 inu kerja siang malam buat ngumpulin duit buat modal buka usaha. Bertahun-tahun akhirnya duit ngumpul dan mulai bisnis. Dikepalanya kalau jadi PN itu ribet dan nggak bebas. Kalau berwirausaha kayak gini, kan bebas waktu mau tidur dan bangun jam berapa nggak ada atasan yang atau peraturan kantor yang menekan. Akhirnya dia berbisnis dengan sepenuh hati. Rezeki Allah yang menentukan. Didalam suatu hadits disebutkan bahwa 9 dari 10 pintu rezeki itu adalah melalui jalur perniagaan. Nah… berwirausaha ini juga bentuk dari perniagaan. Panjang cerita… teman-teman seangkatan kuliah atau sekolah orang dalam kelompok 3 ini, sebagian besar menjadi PNS, bahkan lanjut kuliah diluar negeri, sebagian yang lain menjadi karyawan, sebagian kecil tidak bekerja, sebagian kecil yang lain sibuk cari kerja. Nah sedangkan dia? Sibuk ngitung duit dan ekspansi perusahaan serta rekruitmen karyawannya. Sibuk juga jalan-jalan ke Eropa, Amerika, Asia, Australia, dst deh…
4. Memang nggak niat dari awal jadi PNS.

K

ayaknya PNS itu capek ya. Enakan kayak syahrini aja… Bisa liburan tiap waktu ke Eropa… Jadi nggak apa-apa deh IPK pas-pasan yang penting wisuda. Biar aja temen-temen gue sibuk belajar. Sekarang bolehlah kalian pintar. Nanti ujung-ujungnya kalian yang bakal kerja sama gue. Ngembangin perusahaan gue. Gue jadi bos ajalah.
Nah ada yang kayak gitu? Ada. Ada. Beneran ada. Nggak bohong deh… Beneran…
Orang type 4 ini juga ngelakuin berbagai macam cara buat berbisnis yang menghasilkan uang dan benar-benar sukses dibidangnya. Tidak jarang mereka mempekerjakan teman-teman seangkatannya dan orang-orang pintar yang IPKnya SELANGIT itu.

Jadi buat kamu-kamu, Elu-elu yang punya otak pas-pasan bahkan kadang kurang, jangan berkecil hati. Masih ada harapan untuk sukses kok. Kesuksesan kan tidak diukur dari diterima atau tidaknya orang jadi PNS cuy… haahaa… Siapa tahu kamu adalah salah satu dari 4 golongan diatas. Buat golongan ke-5 dan seterusnya komen aja siapa tahu ada yang mau nambah 😆 Dan sekali lagi… nggak mesti punya IPK tinggu buat sukses. Yang terpenting adalah: kemauan, keuletan, usaha, doa, pantang menyerah dan jangan takut gagal serta serahkan semuanya pada yang Memberi Kehidupan.

Merah kuning orange

Ada rindu bersama senja
Terperangkap didalam diam
Seberapa kuatkah musim gugur menahanmu disana?
Kau ada bersama pepohonan yang berubah warna menjadi merah, kuning, orange….
Bersama setumpuk harapan sore ini…
Dibawah keheningan waktu
Aku memutuskan untuk mencintai karena itu adalah cara paling efektif untuk tetap tersenyum…
Walau jarak ribuan mil tak terbendung aku kan tetap bersama rindu ini…
Tunggulah aku disana… sebentar saja
Karena aku sedang berjalan kearahmu
Walau terdengar sangat lambat bukan?
Mei ini… Aku tahu…
Musim gugur akan bertahan dan memanjakanmu disana..
Dan aku akan memperkuat langkahku….

Classic

image

image

image

It was in my grad day on March 2015.